Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Manfaatkan Lahan SAE, Lapas Purwodadi Dorong Ketahanan Pangan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Manfaatkan Lahan SAE, Lapas Purwodadi Dorong Ketahanan Pangan

Dari lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) warga binaan Lapas Purwodadi diajak belajar bertani, membangun kedisiplinan, sekaligus menyiapkan bekal untuk hidup mandiri setelah bebas sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

T. Budianto
Last updated: September 30, 2026 10:02 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
TANAM BENIH: Sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Purwodadi menanam benih kembang kol di lahan SAE, Selasa, (29/9/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, GROBOGAN- Belajar bertani ternyata bisa menjadi bagian dari perjalanan memperbaiki diri. Di Lapas Kelas IIB Purwodadi, warga binaan kini punya aktivitas produktif lewat penanaman kembang kol di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).

Bukan sekadar mengisi waktu, kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang diharapkan bisa memberikan keterampilan nyata bagi warga binaan.

Penanaman kembang kol tersebut dilaksanakan pada Selasa (29/9/2026). Warga binaan terlibat langsung dalam proses penanaman dengan pendampingan dan pengawasan petugas Lapas Purwodadi.

Baca juga: Lapas Purwodadi Usul Pelatihan Khusus Anti-Narkoba

Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto mengatakan, kegiatan pertanian menjadi salah satu upaya lembaganya dalam mengembangkan pembinaan kemandirian. Selain itu, kegiatan ini sebagai bentuk dukungan program ketahanan pangan yang tengah digelorakan pemerintah.

“Kegiatan seperti ini memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan secara langsung. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk hidup mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat,” ujar Erik.

Proses Budidaya

Melalui kegiatan ini, lanjutnya, WBP mendapat kesempatan belajar mengenal proses budidaya tanaman sekaligus memanfaatkan lahan yang tersedia agar lebih produktif.

Selain berpotensi menghasilkan tanaman bernilai ekonomi, aktivitas pertanian juga memberikan pengalaman praktis yang bisa dikembangkan menjadi keterampilan setelah warga binaan kembali ke masyarakat.

Lapas Purwodadi berencana terus mengoptimalkan lahan SAE melalui berbagai kegiatan pertanian dan ketahanan pangan. Program tersebut diharapkan bisa memberikan ruang bagi warga binaan untuk belajar, bekerja sama, dan mengembangkan kemampuan yang memiliki manfaat ekonomi.

Baca juga: Kangkung sampai Telur Lapas Purwodadi Diserbu Warga

Sebab, proses pembinaan bukan hanya soal menjalani masa hukuman, tetapi juga menyiapkan diri agar bisa kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Karena memperbaiki diri memang tidak selalu dimulai dari langkah besar. Kadang, cukup dari keberanian menanam sesuatu, merawatnya dengan sabar, dan belajar bahwa masa depan juga perlu diusahakan, bukan cuma ditunggu. (tebe)

You Might Also Like

Vonis Tipis Kasus MHS Bikin Pertanyaan Keadilan Makin Nyaring

OTT Cilacap: Uang Diduga Hasil Peras Rp610 Juta Disiapkan Jadi “THR Pejabat”

AKBP Basuki Minta Dihukum Ringan, Manfaatkan Celah di KUHP Baru

Istri Gus Yazid Ungkap Fakta Mencengangkan: Dia Lebih Pilih Setia kepada Jenderal Widi

Rantis Brimob Angkut 74 Kg Emas dari Sentul dan Rumah Jampidsus Dijaga Ketat TNI, Saling Berkaitan?

TAGGED:ketahanan panganlapas purwodadiwarga binaan pemasyarakatan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Satu OPD, Satu Desa: Kiat Jateng Atasi Kemiskinan
Next Article Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Masih Tinggi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Presiden ke-2 Republik Indonesia (RI), Soeharto.

Sidang Gugatan Gelar Pahlawan Soeharto! Gemas Bongkar Kembali Catatan HAM hingga Dugaan Korupsi

Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Masih Tinggi

Manfaatkan Lahan SAE, Lapas Purwodadi Dorong Ketahanan Pangan

Satu OPD, Satu Desa: Kiat Jateng Atasi Kemiskinan

Seratus Anggota Pagar Nusa Dikukuhkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kejaksaan Agung dalami kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kemendikbudristek. Kasus ini menyeret mantan Mendikbud Nadiem dan pejabat lain, dengan kerugian negara mencapai Rp1,98 triliun. Foto: dok.
Hukum

Nadiem Buka Suara, Bikin Ikut Sedih Nih.. Penjara Jadi Cermin Diri Panjang

April 15, 2026
BANTAH TERIMA--Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nurhidayat membantah menerima uang di kasus TPPU BUMD Cilacap. Ia mengatakan itu di sidang Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (10/6/2026). (bae)
Hukum

Dituding Kebagian Uang Korupsi Rp2 M, Ketua DPRD Cilacap: Enggak!

Juni 11, 2026
SIDANG TPPU--Dua terdakwa TPPU BUMD Cilacap diambil sumpah saat diperiksa di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (1/6/2026). (ist)
Hukum

Nama Wamentan Sudaryono Ikut Disebut di Sidang TPPU BUMD Cilacap

Juli 1, 2026
Hukum

Sekda Cilacap Ngeles, Korupsi Rp237 M Dibilang Cuma Masalah Administrasi

Oktober 8, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Manfaatkan Lahan SAE, Lapas Purwodadi Dorong Ketahanan Pangan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?