Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Luthfi Dampingi Mendag Sidak Pasar di Kudus, Pastikan Harga Sembako Stabil
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Luthfi Dampingi Mendag Sidak Pasar di Kudus, Pastikan Harga Sembako Stabil

Menjelang Idulfitri, ada dua hal yang biasanya bikin orang deg-degan: tiket mudik dan harga bahan pokok. Supaya dapur warga tetap aman jelang Lebaran, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bareng Menteri Perdagangan, Budi Santoso turun langsung ke pasar. Misinya sederhana, cek harga, ngobrol sama pedagang, dan memastikan stok pangan nggak bikin masyarakat ikut panik.

T. Budianto
Last updated: Maret 12, 2026 7:53 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
SIDAK PASAR: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi bersama Menteri Perdagangan, Budi Santoso berbincang dengan salah satu pedagang di Pasar Baru, Kudus saat sidak, Kamis (12/3/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, KUDUS- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi mendampingi Menteri Perdagangan, Budi Santoso melakukan sidak ke sejumah pasar tradisional di Kudus, Kamis (12/3/2026). Saat blusukan tersebut, keduanya didampingi Bupati Kudus Sam’ani Intakoris.

Salah satu pasar yang disasar adalah Pasar Baru Kudus. Rombongan berjalan menyusuri lorong pasar, berhenti di sejumlah lapak pedagang untuk mengecek harga bahan pokok. Dari daging, ayam, beras, minyak goreng hingga telur, semuanya dicek satu per satu.

“Harga dagingnya berapa, Bu?” tanya Mendag kepada salah satu pedagang. Rina, pedagang daging di pasar tersebut, mengatakan harga daging sapi dan kerbau saat ini masih berada di kisaran Rp140 ribu per kilogram. Meski masih tergolong stabil, ia mengaku stok daging sapi mulai agak sulit didapat. “Masih standar sih, tapi sekarang sapi agak susah,” ujarnya.

Baca juga: Cek Harga Bapokting Jelang Lebaran, Wali Kota Solo Ajak Warga Belanja ke Pasar Tradisional

Pedagang lain menyebut harga cabai rawit merah saat ini sekitar Rp30 ribu per kilogram. Sementara cabai rawit setan berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram.

Angka itu masih berada di bawah batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni sekitar Rp40 ribu hingga Rp57 ribu per kilogram.

Beberapa komoditas lain juga masih mengikuti harga acuan pemerintah. Di antaranya beras premium Rp14.900/kg, beras medium Rp13.500/kg, beras SPHP Rp12.500/kg, minyak goreng Minyakita Rp15.700 per liter, gula pasir Rp17.500/kg, serta telur ayam ras sekitar Rp30 ribu per kilogram.

Memastikan Harga

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemantauan langsung ini dilakukan untuk memastikan harga tetap stabil dan stok bahan pokok cukup menjelang Lebaran.

“Pemantauan ini kami lakukan supaya harga tetap terkendali dan pasokan cukup, sehingga masyarakat bisa berbelanja dengan tenang,” katanya. Ia menjelaskan pemerintah memantau perkembangan harga melalui sistem digital bernama SP2KP.

Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat memonitor harga bahan pokok setiap hari di sekitar 550 pasar yang tersebar di lebih dari 500 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Baca juga: Satgas Pangan Sidak, Harga Beras Naik Diam-Diam

Meski begitu, menurutnya pemantauan langsung tetap penting untuk melihat kondisi sebenarnya di lapangan. “Kami tetap harus turun ke pasar supaya tahu kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Budi juga menilai kehadiran pemerintah secara langsung bisa memberi efek psikologis bagi pedagang agar harga tetap stabil. “Kalau kami datang langsung, biasanya pedagang juga ikut menjaga harga supaya tetap terkendali,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menegaskan, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan harga di pasar tradisional. Jika terjadi lonjakan harga yang signifikan, pemerintah siap melakukan intervensi. “Kami akan intervensi kalau ada kenaikan harga bahan pokok,” tegasnya.

Setiap menjelang Lebaran, ceritanya hampir selalu sama: harga cabai mulai merangkak naik, warga mulai was-was, lalu pemerintah turun ke pasar. Bedanya sekarang ada aplikasi pemantau harga. Jadi kalau cabai tiba-tiba pedasnya bukan cuma di lidah tapi juga di dompet, setidaknya pemerintah bisa cepat tahu… sebelum saldo belanja warga benar-benar ikut ‘terbakar’. (tebe)

You Might Also Like

75 Persen Pembangkit Listrik PLN Berasal dari EBT pada 2034, Simak Rinciannya

Nawal Yasin Ajak Pesantren Hidupkan Lagi “DNA Literasi”

Dorong Ekonomi Lokal, Pansus RPJMD Serap Masukan dari Kota Pekalongan

Penerbangan Solo-Bandung & Solo-Surabaya Comeback

UPTD PPA Jangan Cuma Papan Nama: Wagub Minta Kepala Daerah Turun

TAGGED:ahmad luthfilebaran 2026mendagpemprov jatengsidak pasar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Eks-Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut langsung ditahan KPK setelah diperiksa sebagai tersangka, Kamis (12/3/2026). BREAKING NEWS: Gus Yaqut Resmi Ditahan KPK, Eks-Menag Pakai Rompi Orange
Next Article Belum Wisuda, Sudah Dilirik Industri: 90 Persen Alumni SMK di Jateng Langsung Kerja

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) alias polisi.

Siti Mawarni Meledak, Respons Polda Sumut Jadi Sorotan

Viral Dari Kampung, Siti Mawarni Bikin Bandar Narkoba Gerah

Lagu Siti Mawarni Viral Sumut Bikin Heboh, Liriknya Ngena Banget

Daycare Little Aresha di Kota Jogja. Tempat penitipan anak yang berubah menjadi camp penyiksaan balita.

Berkat Sang Mantan! Kisah Terbongkarnya Tragedi Mengerikan Daycare Little Aresha Jogja

[17.52, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen Unwahas Terbang ke China, Dalami AI untuk Ngajar BACAAJA, SEMARANG - Sejumlah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) terbang ke luar negeri. Mereka ikut pelatihan buat dalami kecerdasan buatan atau AI. Programnya bertajuk Artificial Intelligence Application Enhancement. Fokusnya jelas, gimana dosen bisa pakai AI biar pembelajaran makin relevan. Pelatihan digelar di Central China Normal University (CCNU) di Wuhan, China. Kampus ini dikenal kuat di riset pendidikan. Total ada 20 peserta yang ikut. Tiga di antaranya dari FAI Unwahas, yakni Ghufron Hamzah, Muhammad Ahsanul Husna, dan Nurul Azizah. Mereka gabung dengan tenaga pendidik lain di bawah naungan PWNU Jawa Tengah. Kegiatannya berlangsung selama tujuh hari, mulai 20 sampai 26 April 2026. Materi yang dikasih cukup komplet. Mulai dari integrasi teori dan teknologi, desain pembelajaran digital, sampai pemanfaatan platform kampus berbasis AI. Peserta juga diajak praktik langsung. Jadi bukan cuma denger materi, tapi sekalian nyobain sistem pembelajaran berbasis AI. Ghufron bilang, pelatihan ini penting buat dorong perubahan di dunia pendidikan. Terutama dari model konvensional ke sistem digital. “Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong ekosistem pendidikan agar mampu beradaptasi menuju sistem digital yang lebih efektif dan inovatif,” ujarnya. Ia menegaskan, transformasi digital sekarang sudah jadi kebutuhan. Apalagi perkembangan teknologi makin cepat, termasuk AI. Menurutnya, Unwahas juga sudah mulai berproses jadi kampus digital. Makanya pelatihan ini dinilai pas banget. “Harapannya bisa kami aplikasikan di kampus nantinya,” katanya. Pelatihan ini diisi para pakar AI dengan metode interaktif. Ada pemaparan materi, ada juga diskusi bareng peserta. Harapannya, sepulang dari China para dosen bisa langsung menerapkan ilmunya. Sekaligus ikut mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. *bae [17.53, 24/4/2026] Baihaqi Annizar - Jateng Today: Dosen FAI Unwahas dan peserta lain ikut pelatihan AI di Wuhan, China.

Dengar Wuhan Ingat Covid-19? Dosen Unwahas Terbang ke Sana Dalami AI untuk Ngajar

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Santri Kuliah Sampai Luar Negeri, Kenapa Enggak?

Februari 8, 2026
Ekonomi

Kalau Layanan Bisa Dikasih Rapor, Bank Jateng Dapat Nilai A Besar

Januari 6, 2026
Ekonomi

Usai Lebaran, Jateng Siap Gas Bangun Dry Port

Maret 17, 2026
Ekonomi

Batik Buatan Warga Lapas Bikin Agustina Angkat Topi

Desember 24, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Luthfi Dampingi Mendag Sidak Pasar di Kudus, Pastikan Harga Sembako Stabil
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?