Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lima Karyawan Ajak Duel Bos Suara Merdeka di Pengadilan, Gegara Perkara Ini
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Lima Karyawan Ajak Duel Bos Suara Merdeka di Pengadilan, Gegara Perkara Ini

R. Izra
Last updated: Juli 10, 2026 7:26 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
GUGAT PERUSAHAAN--Kuasa hukum 5 karyawan Suara Merdeka sedang mendaftarkan gugatan di pengadilan, Jumat (10/7/2026). (bae)
GUGAT PERUSAHAAN--Kuasa hukum 5 karyawan Suara Merdeka sedang mendaftarkan gugatan di pengadilan, Jumat (10/7/2026). (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Lima karyawan Suara Merdeka akhirnya memilih duel ke meja hijau. Mereka resmi menggugat PT Suara Merdeka Press ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Semarang, Jumat (10/7/2026).

Lima pekerja itu adalah Sumarlan, Wahid, Rendra, Arif, dan Aris. Gugatan diajukan setelah upaya damai lewat bipartit dan tripartit yang mereka tempuh mentok.

Kuasa hukum para pekerja, Amadela Andra Dynalaida dari LBH Semarang, bilang gugatan itu didaftarkan sebagai perselisihan hak.

Bacaaja: Pulang Malam Bawa Lelah, Berangkat Sore Bawa Doa: Marlan Terus Ngantor Meski 8 Bulan Tak Digaji
Bacaaja: Pekerja Media Suara Merdeka Kecewa, Tawaran Solusi Disnaker Dianggap Nggak Adil

Hak-hak pekerja yang ditagih berupa tunggakan gaji beserta dendanya hingga kekurangan THR dan dendanya.

Kalau dihitung-hitung, nominal yang ditagih lumayan banyak. Hak yang belum dipenuhi untuk masing-masing pekerja rata-rata tembus lebih dari Rp300 juta.

Secara total, nilai gugatan lima pekerja terhadap perusahaan Suara Merdeka itu mencapai miliaran. “Total hak yang ditagih Rp1,5 miliar,” tegas Amadela.

Salah satu penggugat, Sumarlan, bilang langkah menggugat perusahaan sendiri jelas bukan keputusan enteng. Tapi kondisi yang mereka hadapi membuat pilihan itu terasa tak bisa ditunda lagi.

“Dengan terpaksa kami harus melakukan perlawanan kepada perusahaan kami sendiri,” kata Sumarlan.

Menurut dia, masalah paling bikin sesak adalah urusan gaji. Dalam beberapa tahun terakhir, pembayaran upah disebut makin tidak menentu. Gaji dicicil, nilainya tak utuh, dan waktu pembayarannya tak jelas.

Sumarlan mengaku gaji yang ia terima per bulan hanya sekitar Rp1,4 juta. Itu pun tidak turun sekaligus, melainkan dicicil beberapa kali. Transfer terakhir yang masuk ke rekeningnya bahkan cuma sekitar Rp600 ribuan.

Yang lebih bikin heran, uang yang ia terima pada Juni 2026 ternyata adalah bayaran untuk kerja Juni 2025. Artinya, ada jeda setahun antara pekerjaan yang sudah dilakukan dengan upah yang baru masuk ke rekening.

“Sementara gaji bulan Juli 2025 sampai Juni 2026 belum turun sama sekali,” keluhnya.

Meski begitu, para pekerja tetap masuk kerja. Mereka tetap menjalankan tugas, meski upah yang seharusnya jadi hak malah seret entah ke mana.

Selama proses perjuangan ini, lima pekerja Suara Merdeka didampingi LBH Semarang, Serikat Pekerja Lintas Media (SPLM) Jawa Tengah, dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang.

Terpisah, kuasa hukum Suara Merdeka, Daryanto, belum merespon saat dikonfirmasi terkait gugatan tersebut.

Namun sebelumnya Daryanto sudah menegaskan pihak perusahaan siap apabila sengketa tersebut berlanjut ke Pengadilan Hubungan Industrial.

“Setelah terakhir mediasi di Disnaker Kota Semarang gagal, kuasa hukum 5 pekerja itu lantang akan ajukan gugatan ke PHI, kami tunggu gugatan itu tapi sampai dua bulan lebih kok gugatan itu belum muncul,” ujarnya.

Daryanto mengkritik tindakan lima perkerja yang mempersoalkan masalah ketenagakerjaannya di tengah kondisi perusahaan yang sedang tidak baik-baik saja.

“Mereka bikin perselisihan hak, tapi mereka tahu persis kondisi kritis tempat mereka bekerja. Istilah jawa ‘diperespun gak keluar santannya’,” kata Daryanto. (bae)

You Might Also Like

Rowo Jombor Disiapkan Jadi Destinasi Ekowisata Tahunan, Gibran Tebar 50 Ribu Benih Ikan

Tinggal Tiga Laga, PSIS Ditinggal Pelatih

3.200 Warga Mengungsi, Dampak 450 Rumah Ludes Terbakar di Penjaringan Jakarta Utara

Respati Dorong Gekrafs Jadi Motor Ekonomi Kreatif Solo, Bukan Organisasi Seremonial

Plat Merah Masih Ngegas Saat Lebaran? Agustina: Santai, Itu Lagi Dinas Bukan Jalan-Jalan

TAGGED:ajak duel bosheadlinekaryawan suara merdekapengadilan hubungan industrialphi semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Statistik Berpihak ke La Furia Roja
Next Article Jaksa melintas di lobi kantor Kejati Jateng. (bae) Polda Jateng Larang Pengelola SPPG Polri Hadiri Panggilan Kejaksaan, Kejati: Ya Monggo, tapi . . .

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Baru Dibuka Lima Hari, Jembatan Serayu Malah Bikin Celaka

Total Empat Kepala Daerah Kena OTT Sepanjang Tahun Ini

Pikap Koperasi Merah Putih Masuk Selokan di Banyumas Hingga Terguling

Bediding Belum Pergi, Jawa Tengah Masih Menggigil Hingga Dua Bulan Lagi

Jaksa melintas di lobi kantor Kejati Jateng. (bae)

Polda Jateng Larang Pengelola SPPG Polri Hadiri Panggilan Kejaksaan, Kejati: Ya Monggo, tapi . . .

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Pengunjung Semarang Zoo Keluhkan Matinya Halte BRT

April 6, 2026
Info

Semarang Punya Banyak Seniman Hebat, Jangan Sampai Namanya Tinggal Cerita

Juli 1, 2026
Daerah

Dari TPS ke Taman: Karangsaru Nggak Mau Lagi Bau

Januari 29, 2026
Wali Kota Solo Respati Ardi meresmikan Gedung Pagelaran GKJ Danakusuman Surakarta, Jumat (6/2/2026).
Info

Ajak Tempat Ibadah Gandeng Anak Muda, Respati: Pembinaan Karakter Masa Depan

Februari 7, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lima Karyawan Ajak Duel Bos Suara Merdeka di Pengadilan, Gegara Perkara Ini
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?