Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pengunjung Semarang Zoo Keluhkan Matinya Halte BRT
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pengunjung Semarang Zoo Keluhkan Matinya Halte BRT

Niatnya sih mau liburan santai ke kebun binatang naik BRT biar praktis. Tapi kenyataannya? Turun malah jauh, lanjut jalan kaki, kadang kehujanan, kadang kepanasan. Halte depan bonbin yang harusnya jadi solusi, sekarang justru “ghosting”.

T. Budianto
Last updated: April 6, 2026 8:47 am
By T. Budianto
2 Min Read
Share
MANGKRAK: Halte BRT di depan Semarang Zoo mangkrak alias tak berfungsi, Minggu, (5/4/2026). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Pengunjung Semarang Zoo ngeluh soal halte BRT Trans Semarang di depan lokasi. Halte yang seharusnya memudahkan akses, kini justru gak berfungsi.

Mega (24), warga Pedurungan bilang, kondisi ini bikin perjalanan jadi ribet. Terutama buat yang mengandalkan transportasi umum. “Kondisi kadang panas, kadang hujan. Kalau yang naik bis BRT itu agak susah,” katanya, Minggu (5/4/2026).

Menurutnya, penumpang BRT sekarang harus turun di Terminal Mangkang. Dari situ, mereka masih harus jalan kaki dan menyeberang ke kebun binatang.

Baca juga: Semarang Zoo Bidik 60 Ribu Pengunjung Selama Libur Lebaran

“Harus turun di terminal, gak ada yang turun langsung ke Semarang Zoo sini lho. Harusnya kan ada ya,” sambungnya.

Dia berharap halte di depan bonbin bisa difungsikan lagi. Atau minimal ada titik berhenti yang lebih dekat. “Harapannya ya titik berhenti BRT itu ada yang di depan sini. Jadi gak kepanasan, kalau hujan juga gak kehujanan, lebih cepat,” ujarnya.

Makin Nyaman

Di sisi lain, pengunjung lain tetap mengapresiasi kondisi dalam Semarang Zoo yang makin nyaman. Farida (22) memilih datang setelah libur Lebaran biar suasananya lebih sepi. “Kalau pas liburan kemarin takutnya terlalu rame,” ucapnya.

Dia mengaku ini kunjungan keduanya setelah ada perbaikan. Suasananya dinilai lebih asri dan adem buat keluarga. “Baru kedua ini. Lebih bagus dan asri, sejuk tempatnya,” kata Ilik, sapaan akrabnya.

Baca juga: Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi

Meski begitu, dia berharap pengelola terus berbenah. Termasuk soal akses transportasi yang dinilai masih jadi PR. “Ada perbaikan terus. Ya harapnya bisa seperti kota lain. Biar warga sini juga enak, nggak perlu jauh-jauh,” ujarnya.

Bonbin-nya makin nyaman, tapi aksesnya ngajak “petualangan”. Mau lihat hewan? Siap-siap dulu jadi pejuang transportasi. (bae)

You Might Also Like

April Gas Ke Tanah Suci, Jadwal Haji 2026 Sudah Turun

Kejati Jateng Tegaskan Tak Geledah SPPG: Cuma Pendataan Aja

Malam Panjang di Mangkang: Banjir Datang, Pantura Ikut Tersendat

Sekali Jalan Angkut 800 Ton: KA Brumbung Cargo Resmi Jalan

Terungkap! Alasan Prabowo Pecat Dadan Hindayana dari Kepala MBG, soal SOP Disorot

TAGGED:brthalte brtpemkot semarangsemarang zoo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ASN Disuruh Naik Transportasi Umum, Tapi Fasilitasnya Belum Siap
Next Article Trans Semarang Udah Lumayan, tapi Halte Perlu Diperbanyak

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ebola Kongo Tembus 5.000 Kasus, Wabah Makin Gawat

SEGEL RUSUN--Satpol PP menyegel kamar di Rusun Kudu, Kota Semarang, Rabu (19/8/2026). (ist)

Puluhan Rusun Kudu Semarang Disegel, Satpol PP: Penghuni Gak Mau Bayar

Mobil polisi keluar dari area PN Semarang sesaat setelah pengungkapan kasus sabu di pengadilan, Selasa (18/8/2026) sore. (bae)

Polisi Sebut ‘Salam Tempel’ Sabu di PN Semarang Sudah Lama Direncanakan

ILUSTRASI KEBAKARAN: Petugas pemadam kebakaran Pemkab Jepara berupaya melakukan pemadaman api di pabrik bahan baku tas dan sepatu PT Chengqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah yang terbakar, Sabtu (17/1/2026). (Damkar Jepara)

Rp33,4 Miliar Hangus Jadi Abu, Estimasi Kerugian 447 Kasus Kebakaran di Jateng

POLISI - Ilustrasi anggota Polri (polisi).

Kelakuan! Dua Oknum Polisi Nyaris Dihajar Massa, Ketahuan Peras Warga Gresik dengan Dalih Judol

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Cat Pink, Bunga, dan Protes yang Berakhir di Pos Satpam: Pembukaan ARTJOG 2026 Ricuh

Juni 20, 2026
Mobil Calya ringsek setelah terlibat kecelakaan beruntun di Tol Semarang-Solo, Jumat (3//4/2026) dini hari.
Info

Calya Picu Tabrakan Beruntun 5 Kendaraan di Tol Semarang-Solo, 1 Korban Tewas

April 3, 2026
Sepak Bola

Nilai Pasar Timnas Indonesia vs China: Siapa Lebih Mahal?

Mei 24, 2025
COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme.
Info

COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

Februari 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pengunjung Semarang Zoo Keluhkan Matinya Halte BRT
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?