Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Gak Kerja Apa-apa Dapat Fee Rp450 Juta, Kontraktor Temannya Sudewo
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Gak Kerja Apa-apa Dapat Fee Rp450 Juta, Kontraktor Temannya Sudewo

R. Izra
Last updated: Juli 21, 2026 3:06 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
SIDANG KORUPSI--Saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/7/2026), mengungkap adanya kontraktor yang dapat fee meski tak kerja. (bae)
SIDANG KORUPSI--Saksi sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/7/2026), mengungkap adanya kontraktor yang dapat fee meski tak kerja. (bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Enak banget ya. Ternyata ada kontraktor yang mendapat fee Rp450 juta dari proyek jalur kereta api, meski faktanya tak ikut mengerjakan proyek tersebut.

Kontraktor itu bernama Nur Widayat yang disebut sebagai kenalan Bupati Sudewo saat masih menjadi anggota Komisi V DPR RI.

Direktur PT Surya Kencana Baru, Syawal Hidayat menjelaskan, dulu ia pernah mendapat paket pekerjaan Jalur Ganda Mojokerto–Sepanjang (JGMS) 1.

Bacaaja: Sudewo Pengin Jadi Bupati Pati Lagi, Minta Doa Pendukung
Bacaaja: Sidang Sudewo Tetap Jalan, Pendukung Boleh Demo Asal Kalem

Proyek JGMS 1 awalnya dikerjakan perusahaan Syawal bersama PT Eka Surya Alam. Namun belakangan Nur Widayat dari PT Mataram Inti Konstruksi ikut dimasukkan dalam pembagian proyek.

Sesuai kesepakatan, komposisi pembagian kerjanya PT Eka Surya Alam 60 persen, PT Surya Kencana Baru 40 persen, dan PT Mataram Inti Konstruksi 10 persen.

Namun dalam prosesnya, PT Mataram Inti Konstruksi tidak berkontribusi apa pun. Dia tidak kerja sama sekali.

“Tidak, tidak mengerjakan,” ujar Syawal saat bersaksi di sidang korupsi terdakwa Sudewo di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (20/7/2026).

Meski begitu, Syawal tetap harus membagi keuntungan dengan Nur. “Saya beri bagian fee keuntungan, Rp450 juta,” bebernya.

Menurut Syawal, uang itu diberikan karena dia mengikuti arahan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Surabaya.

“Kalau enggak mengakomodir Nur Widayat, enggak dapat, karena saya orang lokal,” katanya.

Kesaksian itu diperkuat Helmi Setiawan, mantan staf PPK BTP Surabaya. Ia mengaku mendapat arahan agar Nur Widayat diakomodasi dalam proyek.

“Pak Harno menyampaikan untuk mengakomodir Pak Nur Widayat, dia orangnya Pak Sudewo anggota Komisi V,” kata Helmi. (bae)

You Might Also Like

Fokus Benahi Infrastruktur, Pemkot Gercep Respons Aduan

Duit Seret, Semangat Tetep Ngegas

Prabowo Maunya Petugas Haji Mayoritas Dikasih ke TNI-Polri Saja

Tanggul Sungai Plumbon Jebol, Huntara Disiapkan

Golkar Dukung Pilkada Lewat DPRD, Sepakat Usulan Cak Imin

TAGGED:DPR RIfeegak kerjaheadlinekontraktorkorupsi djkaproyek jalur kereta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PASPOR INDONESIA - Pemerintah menaikkan tarif pengajuan pelepasan kewarganegaraan Indonesia menjadi Rp5 juta atau naik lima kali lipat. Fix Gak Betah? 8.000-an Orang Lepas Status WNI, Singapura Jadi Tujuan Utama
Next Article 2016 Called, and We Picked Up Immediately: Nostalgia dan Kerinduan yang Palsu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PB Ismapeti Pilih Turun ke Panti Demi Gizi Tepat Sasaran

Ribuan Atlet Muda Siap Adu Gengsi di POPDA

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK Pasang Alarm buat Proyek Kipas Kopdes

Ilustrasi desa tertinggal di Jateng, tak mempunyai akses jalan yang layak dilintasi.

Tak Ada Lagi Desa Sangat Tertinggal di Jateng, Tapi Rob dan Akses Masih Jadi PR

Odong-odong di Cilacap Minggir, Wisata Jadi Jalur Baru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Parrotfish atau ikan kakatua, penghasil pasir laut.
Tumbuh

Kamu Tahu Gak? Pasir di Pantai Itu dari Kotoran Ikan, Begini Faktanya

Desember 5, 2025
Info

Dana Dipangkas 80 Persen, LPM Missi UIN Walisongo Tetap Berkarya

April 1, 2026
Fokus

WFH Perlu Indikator Jelas, Pengawasan ASN Jadi Kunci

April 8, 2026
MASSA RICUH--Massa pendukung Bupati Pati nonaktif, Sudewo, melembari kayu dan barang sekenanya ke depan pintu masuk pengadilan, Senin (29/6/2026). (bae)
Hukum

Pengadilan Tipikor Semarang Rusuh, Massa Pendukung Sudewo Jebol Gerbang

Juni 29, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Gak Kerja Apa-apa Dapat Fee Rp450 Juta, Kontraktor Temannya Sudewo
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?