Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi

Kalau dulu ke kebun binatang identik sama “naik gajah biar keren”, sekarang ceritanya beda. Di Semarang Zoo, gajah resmi turun jabatan, bukan lagi kendaraan wisata.

T. Budianto
Last updated: Februari 6, 2026 6:24 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
GAJAH SEMARANG ZOO: Gajah koleksi Semarang Zoo sedang beraktivitas dengan pawangnya, belum lama ini. Terhitung 1 Januari 2026, pemerintah pusat menerbitkan aturan baru yang melarang atraksi menunggang gajah di seluruh kebun binatang di Indonesia. (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Semarang Zoo resmi menghentikan atraksi gajah tunggang. Mulai awal 2026, pengunjung sudah nggak bisa lagi naik di punggung gajah. Bukan karena gajah capek kerja, tapi karena ada aturan baru dari pemerintah pusat yang wajib dipatuhi.

Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso menegaskan aturan tersebut berlaku nasional untuk semua kebun binatang dan lembaga konservasi, baik yang berbayar maupun gratis.

Baca juga: Stok Harimau Benggala Menipis, Semarang Zoo Incar Harimau Sumatera

“Aturannya sudah turun. Jadi mulai 1 Januari 2026, gajah tunggang kita hentikan,” kata Bimo, Kamis (5/2/2026). Menurutnya, kebijakan ini diambil demi kesejahteraan satwa. Gajah bukan properti hiburan, tapi makhluk hidup yang butuh perlakuan khusus dan berbasis ilmu konservasi.

“Gajah itu satwa besar yang sensitif. Nggak bisa diperlakukan sembarangan,” ujarnya. Meski atraksi tunggang dihapus, bukan berarti pengunjung kehilangan momen seru. Semarang Zoo justru menggeser konsep interaksi supaya lebih ramah satwa tapi tetap asik.

Aksi Edukasi

Sekarang, pengunjung bisa ikut kegiatan memberi makan gajah, foto bareng, melihat aktivitas harian, sampai ikut sesi edukasi tentang cara perawatan gajah dan perilakunya di alam. “Kita ganti dengan kegiatan yang aman buat gajah dan tetap menarik buat pengunjung,” jelas Bimo.

Ia menambahkan, Semarang Zoo berkomitmen penuh mengikuti regulasi dan prinsip konservasi modern. Menurutnya, pengelolaan satwa di era sekarang nggak bisa lagi cuma mengejar hiburan. “Harus pakai ilmu, bukan sekadar tontonan,” tegasnya.

Zaman boleh berubah, feed Instagram boleh tetap estetik. Tapi kalau hiburan bikin satwa jadi korban, mungkin yang harus turun bukan gajahnya, tapi egonya manusia. (bae)

You Might Also Like

GRIB Jaya Buka Suara soal Turun Saat Kerusuhan DPR

Wisata Petik Melon di Pagak Lagi Viral Banget, Pas Buat Isi Weekend

BGN Kembalikan Dana Rp 70 Triliun, Presiden dan Menkeu Beda Respons

Tol Jogja-Bawen Dikebut, Siap Bikin Waktu Tempuh Cuma Sejam!

Jelang Sidang Putusan, Bambang Raya Sakit

TAGGED:atraksi gajahheadlinepemkot semarangsemarang zoo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ekonomi Jateng Lagi Ngebut: Tumbuh 5,37 Persen
Next Article Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Sentra Bandeng Tambakrejo Naik Kelas, Agustina Soroti Jalan hingga Mesin Presto

Cegah Gangguan Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Sisir Area Runway

PIAGAM PENGHARGAAN: Kolase foto piagam penghargaan Kantor Advokat da. Kurator LDN Ernst yang diberikan Hukumonline dalam ajang pemeringkatan Top 100 Indonesian Law Firm 2026. (ist)

LDN Ernst Raih Dua Penghargaan, Diakui Law Firm Terbaik di Jateng

FOOD FESTIVAL - Pembeli sedang memesan cahkwe di food festival kawasan Pecinan Semarang, Jumat (25/9/2026). (dul)

Berburu Kuliner di Heritage Food Festival Pecinan Semarang, Pengunjung Soroti Tenant Halal dan Nonhalal

Anak bungsu pasangan Soekarno-Fatmawati, Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra (Guruh Soekarnoputra).

Profil Guruh Soekarnoputra, Jejak Sosok Politikus Marhaenis cum Seniman

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pakar pidana Universitas Agung Putra Semarang, Naufal Sebastian. (bae)
Info

Pakar Hukum: Korban Pohon Tumbang Pandanaran Bisa Tempuh Jalur Pidana dan Perdata

September 4, 2026
Hukum

Preman Sok Jago Tendag Wanita Hamil Sampai Kesakitan

Juni 4, 2026
Info

Posko Terpadu Lebaran Jateng Siap Pantau Jalur 24 Jam

Maret 14, 2026
Daerah

Hari Ketujuh Pencarian Longsor Cilacap Bawa Dua Temuan Baru

November 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Stop Naik Gajah! Semarang Zoo Bilang: Cukup Difoto, Jangan Ditunggangi
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?