Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
Reading: Kucing Bikin Mandul dan Keguguran? Begini Fakta Ilmiahnya, Bukan Sekadar Mitos
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
© 2025 Bacaaja.co
Tumbuh

Kucing Bikin Mandul dan Keguguran? Begini Fakta Ilmiahnya, Bukan Sekadar Mitos

R. Izra
Last updated: Januari 14, 2026 8:40 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Ilustrasi kucing peliharaan di dalam rumah.
Ilustrasi kucing peliharaan di dalam rumah.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Kucing sering jadi kambing hitam soal urusan punya momongan. Di masyarakat masih banyak yang percaya, kalau mau cepat punya anak, jangan pelihara kucing. Alasannya klasik: bulu kucing dianggap membawa penyakit yang bikin mandul.

Tapi, benarkah begitu? Jawabannya: nggak sesederhana itu. Bahkan cenderung keliru.

Dosen Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, Dr drh Leni Maylina, menegaskan bahwa memelihara kucing tidak menyebabkan kemandulan secara langsung.

Bacaaja: Vaksin Rabies Gratis di Solo! 1.100 Dosis Siap Lindungi Hewan & Warga
Bacaaja: Bumil Wajib Tahu! 6 Model Tunik Batik 2025 yang Bikin Kehamilan Tetap On Point 

“Isu yang sering beredar itu sebenarnya berkaitan dengan infeksi parasit Toxoplasma gondii, bukan karena kucingnya,” jelas Dr Leni, dikutip dari laman IPB University, Sabtu (10/1/2026).

Gak semua kucing bawa toksoplasma

Toxoplasma gondii adalah parasit super kecil yang cuma bisa dilihat lewat mikroskop. Tapi yang sering disalahpahami, tidak semua kucing terinfeksi parasit ini.

Bahkan, menurut berbagai penelitian, jumlah kucing yang membawa toksoplasma tergolong sangat rendah, apalagi kucing rumahan yang jarang keluar.

“Prevalensinya sangat kecil, terutama pada kucing yang dipelihara di dalam rumah,” ujar Dr Leni.

Kucing biasanya terinfeksi kalau makan daging mentah atau berburu tikus yang sudah membawa kista parasit.

Kalau itu terjadi, kucing bisa mengeluarkan parasit lewat kotorannya, dalam bentuk yang disebut ookista.

Tapi ada catatan penting. Kotoran kucing nggak langsung menular.

Ookista yang keluar dari kotoran kucing tidak langsung berbahaya. Ia butuh waktu sekitar 1–5 hari untuk berubah menjadi bentuk yang infektif.

Artinya, membersihkan litter box setiap hari itu kunci utama.

“Karena itu, kebersihan kandang dan kotoran kucing sangat penting,” jelasnya.

Menariknya lagi, kucing yang sudah pernah terinfeksi biasanya membentuk antibodi. Jadi kemungkinan menularkan lagi di kemudian hari justru semakin kecil.

Makanan yang lebih sering jadi biang masalah

Hal yang sering bikin kaget: sumber utama toksoplasmosis pada manusia bukan dari kucing, tapi dari makanan.

“Lebih dari 80 persen kasus toksoplasmosis pada manusia berasal dari makanan,” kata Dr Leni.

Yang paling berisiko antara lain:

  • Daging yang dimasak tidak matang
  • Sayur dan buah yang tidak dicuci bersih

Jadi kalau masih suka makan setengah matang atau malas cuci sayur, risikonya justru lebih besar dibanding sekadar pelihara kucing.

Toksoplasma bikin mandul? begini faktanya

Soal kemandulan, Dr Leni menegaskan tidak ada bukti ilmiah bahwa toksoplasmosis menyebabkan mandul secara langsung.

Namun, pada ibu hamil, infeksi toksoplasma memang bisa berbahaya, terutama di trimester awal, karena berisiko menyebabkan keguguran atau gangguan pada janin.

Namun, apakah lantas perempuan yang ingin hamil harus menjauh dari kucing? Jawabannya: nggak perlu.

Perempuan yang sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil tidak harus menyingkirkan kucing dari rumah. Yang penting adalah menjaga kebersihan.

Tips aman versi dokter:

  • Hindari kontak langsung dengan kotoran kucing
  • Pakai sarung tangan saat membersihkan litter box
  • Cuci tangan sebelum makan
  • Jangan memberi kucing daging mentah
  • Rutin periksa ke dokter hewan

“Jangan takut memelihara kucing. Yang penting kebersihan dan perawatan yang benar,” pungkas Dr Leni.

Jadi, kalau masih ada yang bilang kucing bikin mandul, mungkin yang perlu dicek bukan kucingnya—tapi fakta dan kebiasaan makannya. (*)

You Might Also Like

Bali Kehilangan Mahkota! Phu Quoc Pulau di Vietnam Dinobatkan Jadi yang Terindah di Asia

Waspadai Modus Ini! Propaganda Teror Menyebar dari Medsos ke Grup Privat

Mangrove Ditanam Bareng, Bengawan Donan Dijaga dari Abrasi

Agustina Gaspol Atasi Sampah Organik Lewat Program Gumregah

Bukan Paru-paru Dunia, Asia Tenggara Penyumbang Emisi Gas Rumah Kaca Terbesar

TAGGED:kegugurankemandulankucingmandultoksoplasmatoksoplasmosis
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Gubernur Jateng, Bupati Pati dan sejumlah pihak meninjau banjir Pati, Selasa (13/1/2026). *(ist) Banjir Pati Rendam 59 Desa, Pemprov Belum Tetapkan Darurat Bencana
Next Article Cara Terbaik Seorang Istri Memahami Suami yang Hobi Memancing

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Keseruan Meet & Greet Densus di SMAN 6 Semarang, Selasa (10/2/2026). Acara seperti ini menjadi langkah penting untuk sosialisasi pencegahan intoleransi dan radikalisme anak-anak di Jawa Tengah.

Bank BJB, Telkomsel, Larissa, hingga Uncle Bao Dukung Bacaaja ‘Meet & Greet Densus’ di SMAN 6 Semarang

Bukan Cuma Kolesterol: CKG Kini Urus Scabies sampai Kusta

Siswa SMAN 6 Semarang, Khansareta Prayunita menjelaskan kesannya ikut Meet & Greet Densus di sekolahnya, Selasa (10/2/2026). (bae)

Pengakuan Siswa SMAN 6 Semarang: Auto Melek Isu Radikalisme Usai Meet & Greet Densus

Mantan Bupati Purworejo, Agus Bastian (batik hijau) dan tiga orang lain bersaksi di sidang korupsi BPR Purworejo, Selasa (10/2/2026). (bae)

Mantan Bupati Purworejo Dicecar Soal BPR saat Jadi Saksi Sidang Korupsi di Semarang

COO bacaaja.co, Puji Utami, menyebut media punya kewajib mengedukasi pelajar agar tak terpapar radikalisme.

COO Bacaaja: Media Berperan Edukasi Pelajar, Cegah Mereka Tak Terpapar Terorisme

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi demonstrasi menolak 'White Supremacy'.
Tumbuh

Kulit Sawo Matang, Malah Tertarik Ideologi Ras Kulit Putih White Supremacy, Apa yang Salah?

Januari 8, 2026
Ilustrasi bencana banjir. (grafis/wahyu)
Tumbuh

Aceh Terancam Krisis Pangan hingga 3 Tahun ke Depan, Dampak Bencana

Desember 25, 2025
Ilustrasi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) batu bara [pixabay]
Tumbuh

Bencana di Mana-mana, Rencana Energi Indonesia Dinilai Nggak Nyambung

Desember 24, 2025
Ilustrasi Ibu Kota Nusantara (IKN)
Tumbuh

BRIN Sebut Ketersediaan Air di IKN Sangat Minim, Tanda Gak Layak Jadi Hunian?

Oktober 12, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kucing Bikin Mandul dan Keguguran? Begini Fakta Ilmiahnya, Bukan Sekadar Mitos
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?