Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Keren! Menekraf Dorong Wonosobo Jadi Pusat Ekonomi Kreatif
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Keren! Menekraf Dorong Wonosobo Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

R. Izra
Last updated: November 2, 2026 11:06 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
POTENSI EKONOMI - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengunjungi Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menekraf mendorong Desa Kadipaten jadi pusat ekonomi kreatif.
POTENSI EKONOMI - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengunjungi Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menekraf mendorong Desa Kadipaten jadi pusat ekonomi kreatif.
SHARE

BACAAJA, WONOSOBO – Banyak desa di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng), menyimpan potensi seni-budaya yang bisa dikembangkan jadi sumber penghasilan masyarakat setempat.

Melestarikan kesenian tradisional, buka cuma soal menjaga warisan budaya leluhur. Kesenian tradisional dan budaya lokal, bila dikemas dan dikembangkan secara tepat menjadi potensi wisata untuk meraup cuan.

Potensi inilah yang ingin dikembangkan Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya di Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Bacaaja: Wonosobo Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026, Pemkab Terbaik Turunkan Tingkat Kemiskinan

Desa tersebut didorong menjadi pusat ekonomi kreatif berbasis budaya. Kerajinan topeng, perlengkapan kuda lumping, hingga berbagai aksesori kesenian tradisional dinilai punya peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan.

Saat mengunjungi Desa Kadipaten pada Minggu (1/11/2026), Teuku Riefky melihat masyarakat setempat punya kepedulian tinggi terhadap pelestarian budaya sekaligus aktif mengembangkan kegiatan ekonomi kreatif.

Menurutnya, potensi tersebut perlu didorong melalui inovasi, kreativitas, dan pemanfaatan teknologi.

“Secara umum, masyarakatnya selain sangat menghargai budaya, juga sangat aktif mengembangkan ekonomi kreatif. Kita tahu budaya dan sejarah itu hulunya, kemudian hilirnya ketika disentuh inovasi, kreativitas, dan teknologi, akan meningkatkan ekonomi kreatif. Tujuannya agar akar budaya ini memiliki nilai ekonomi,” ujar Teuku Riefky.

Budaya Tradisional Bisa Naik Kelas

Pengembangan ekonomi kreatif di Desa Kadipaten diharapkan tidak berhenti pada upaya melestarikan kesenian tradisional.

Lebih dari itu, produk budaya lokal bisa dikembangkan menjadi peluang usaha yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan warga.

Bacaaja: Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!

Kerajinan topeng, perlengkapan kuda lumping, serta aksesori kesenian dapat dikemas lebih menarik agar punya daya saing di pasar yang lebih luas.

Inovasi juga dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas produk dan memperkuat strategi pemasaran. Dengan begitu, kesenian tradisional tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga berpeluang menjangkau konsumen dari berbagai daerah.

Bupati Wonosobo Dorong Pelaku Usaha Melek Digital

Dukungan terhadap ekonomi kreatif juga datang dari Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat. Afif mendorong para pelaku usaha kreatif agar tidak tertinggal perkembangan teknologi digital.

Media sosial dan kecerdasan buatan (AI) dinilai bisa dimanfaatkan untuk memperluas promosi sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

“Potensi yang ada terus kita edukasi agar bisa dikembangkan. Seiring berjalannya waktu, hari ini semua harus beradaptasi dengan media sosial dan harus dekat serta memahami AI. Harapannya, potensi itu akan menjadi industri kreatif di Wonosobo dan pada gilirannya mengangkat ekonomi di Wonosobo tercinta,” kata Afif.

Selain kerajinan dan kesenian tradisional, Wonosobo juga punya potensi lain yang bisa dikembangkan.

Mulai dari pariwisata, pertanian, hingga kuliner. Produk lokal seperti carica dan purwaceng juga berpeluang menjadi bagian dari kekuatan ekonomi kreatif daerah.

Harapannya, kekayaan budaya dan potensi lokal Wonosobo tidak hanya bertahan sebagai identitas daerah, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. (*)

You Might Also Like

Disnakertrans Jateng Siapkan Skema Serap Kembali Pekerja Korban PHK

Timur Tengah Lagi Panas, DPR: Haji 2026 Aman Nggak Nih?

Mekanisme Pemilihan Ketua Umum PBNU Berubah: dari Voting Muktamirin Menjadi Ditunjuk AHWA

Ngobrol Santai, Stadion Aman: Polisi, PSIS, dan Suporter Duduk Bareng

Super Air Jet Berbiaya Rendah Kini Terbang dari Ahmad Yani

TAGGED:budayabupati wonosobodesa kadipatenmenekrafpusat ekonomi kreatifTeuku Riefky Harsyawonosobo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ngawi Dapat Penghargaan Kedaulatan Pangan, Beras Jadi Andalan
Next Article Ilustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan bukti pelunasan pajak kendaraan. 12 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, Mana Saja? Berikut Daftar Lengkapnya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK) dan bukti pelunasan pajak kendaraan.

12 Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan November 2026, Mana Saja? Berikut Daftar Lengkapnya

POTENSI EKONOMI - Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya mengunjungi Desa Kadipaten, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Menekraf mendorong Desa Kadipaten jadi pusat ekonomi kreatif.

Keren! Menekraf Dorong Wonosobo Jadi Pusat Ekonomi Kreatif

Ngawi Dapat Penghargaan Kedaulatan Pangan, Beras Jadi Andalan

Tombak Pusaka Bukan Pajangan! Ngawi Punya Cara Merawat Ingatan Leluhur

Debut di Porprov, Atlet Muda Xiangqi Jateng Siap Naik Kelas

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)
Info

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

Oktober 23, 2026
Hukum

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 90 Ton Kratom

Februari 25, 2026
Sepak Bola

Esteban Vizcarra Siap Jadi Motor Lini Tengah PSIS

Desember 19, 2025
Info

Muktamar NU Digelar, Makam Gus Dur Buka 24 Jam

Agustus 24, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Keren! Menekraf Dorong Wonosobo Jadi Pusat Ekonomi Kreatif
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?