Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

R. Izra
Last updated: Oktober 23, 2026 5:20 pm
By R. Izra
1 Min Read
Share
Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)
Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu diduga dipicu aktivitas manusia.

Temuan yang mengarah pada aktivitas pembuatan arang menjadi salah satu indikasi awal yang masih perlu ditelusuri lebih lanjut.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, mengatakan dugaan awal kebakaran di Lawu mengarah pada faktor manusia.

Bacaaja: Alasan Pemkab Wonosobo Tetapkan Status Tanggap Darurat Karhutla di Gunung
Bacaaja: SumbingMencekam! Ratusan Pendaki Dievakuasi di Tengah Malam saat Gunung Sumbing Terbakar

Karena itu, penggunaan api di kawasan pegunungan perlu dibatasi untuk mencegah kejadian serupa.

“Dari dua kejadian gunung terbakar ini atau karhutla di Gunung Lawu sendiri, dugaan awal itu human error. Dugaan awal ya,” ujar Bergas dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026).

Menurut Bergas, aktivitas di kawasan gunung, baik oleh petani maupun pendaki, perlu dikendalikan, terutama terkait penggunaan api.

Risiko kebakaran tidak hanya berdampak pada kawasan hutan, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan bagi masyarakat.

“Harapannya bisa diminimalisir untuk tidak menggunakan api di atas karena resikonya sangat besar,” katanya.

Sementara itu, petugas gabungan masih melakukan pemadaman di Gunung Lawu dan Gunung Sumbing.

Penelusuran penyebab kebakaran tetap diperlukan agar dugaan awal tidak langsung dianggap sebagai kesimpulan akhir. (dul)

You Might Also Like

Laut Ngamuk di Musim yang Salah, Bukti Nyata Krisis Iklim

Komdigi Berulah, Jual Beli HP Bakal Kaya Motor Bekas

Warga Waswas Banjir Datang Lagi, Tanggul Sungai Jembawan 1 Ambrol Dihantam Arus Deras

Wah! Ada 458 Ribuan Pekerja Semarang Belum Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Nyanyi Dulu, Beban Hidup Belakangan: Puluhan Warga Pedurungan Adu Suara

TAGGED:BPBD jatenggunungkarhutlakebakaranpenggunaan api
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah. Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .
Next Article Diduga Tipu Rp 380 Juta Bermodus PMB, Kuasa Hukum Desak Penyidikan

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi babi hutan alias celeng.

Cerita Celeng Masuk Mimbar Masjid di Blora: Ditembak Mati, Dagingnya Dibuat Pesta Warga

Diduga Tipu Rp 380 Juta Bermodus PMB, Kuasa Hukum Desak Penyidikan

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). (dul)

BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla

CUCU PENDIRI NU - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Irfan Yusuf adalah cucu dari pendiri NU KH Hasyim Asy'ari. Ayah Gus Ifran, KH Yusuf Hasyim, adalah putra bungsu KH Hasyim Asy'ari dan Ny Nafiqah.

Menhaj Gus Irfan Angkat 2 Anak Jadi Tenaga Ahli, Akademisi: Ngono Ya Ngono, Neng Ojo Ngono, Gus . . .

PENGURAI MASSA: Tim pengurai massa dari kepolisian siaga di Simpang Lima Semarang untuk membubarkan paksa massa aksi, Kamis (22/10/2026) malam. (bae)

LBH: Tim Hukum dan Paramedis Jadi Korban Kekerasan Polisi saat Demo Semalam

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Daging Ikan Sapu-sapu Dimakan Boleh Nggak Sih? Ini Jawaban Jujurnya Banget

April 16, 2026
Ilustrasi perjalanan kereta api terganggung karena rel terendam banjir. (grafis/wahyu).
Info

Lima Ribuan Tiket Kereta Api Dikembalikan Imbas Banjir Pekalongan

Januari 19, 2026
Info

Sirine Ambulans Tak Digubris Konvoi Pesilat, Lansia Meninggal Dunia

Juni 22, 2026
Teknologi

Sering Pindah D ke N, Transmisi Matik Bisa Jebol?

Oktober 20, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: BPBD Jateng: Penggunaan Api di Gunung Perlu Dikendalikan untuk Cegah Karhutla
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?