Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jakarta Semarang Makin Dekat, Kereta Jadi Andalan Banyak Orang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Fokus

Jakarta Semarang Makin Dekat, Kereta Jadi Andalan Banyak Orang

Menariknya, jalur Jakarta-Semarang masih menjadi rute paling sibuk dengan frekuensi perjalanan tertinggi. Setiap hari ada 21 perjalanan kereta yang menghubungkan ibu kota dengan Kota Lumpia tersebut.

Nugroho P.
Last updated: Juni 12, 2026 9:46 pm
By Nugroho P.
5 Min Read
Share
ilustrasi kereta api
ilustrasi kereta api
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Semarang semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kota tujuan yang paling mudah dijangkau lewat transportasi kereta api. Dari berbagai daerah di Pulau Jawa, kota ini terhubung dengan puluhan perjalanan kereta setiap hari.

Menariknya, jalur Jakarta-Semarang masih menjadi rute paling sibuk dengan frekuensi perjalanan tertinggi. Setiap hari ada 21 perjalanan kereta yang menghubungkan ibu kota dengan Kota Lumpia tersebut.

Jumlah itu menjadi bagian dari total 58 perjalanan kereta api yang melayani rute menuju Semarang dari berbagai kota di Pulau Jawa. Angka tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi rel untuk bepergian ke kota ini.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, mengatakan Semarang memiliki posisi strategis di jalur pantai utara Jawa. Letak geografis itu membuat akses menuju kota ini semakin mudah dari berbagai arah.

Menurutnya, konektivitas kereta api menuju Semarang saat ini tergolong sangat baik. Masyarakat dari wilayah barat hingga timur Pulau Jawa memiliki banyak pilihan perjalanan setiap harinya.

“Semarang memiliki konektivitas yang sangat baik melalui transportasi kereta api,” kata Luqman dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, warga yang berangkat dari Jakarta, Surabaya, Solo, Purwokerto, hingga Banyuwangi dapat dengan mudah menemukan jadwal perjalanan yang sesuai kebutuhan.

Setelah Jakarta yang memiliki 21 perjalanan per hari, Surabaya berada di posisi berikutnya dengan 15 perjalanan menuju Semarang.

Sementara itu, Solo menyumbang delapan perjalanan setiap hari. Disusul Purwokerto dengan lima perjalanan dan Malang sebanyak empat perjalanan.

Dari Bandung tersedia tiga perjalanan harian menuju Semarang. Sedangkan Jember dan Ketapang masing-masing memiliki satu layanan perjalanan.

Pilihan kereta yang tersedia juga cukup beragam. Dari Jakarta dan sekitarnya, masyarakat bisa menggunakan KA Argo Muria, KA Argo Sindoro, hingga KA Argo Merbabu.

Bagi penumpang dari Surabaya, tersedia sejumlah kereta favorit seperti KA Anggrek, KA Sembrani, dan KA Anjasmoro yang rutin melayani perjalanan menuju Semarang.

Sementara masyarakat yang berada di ujung timur Pulau Jawa dapat memanfaatkan KA Blambangan Ekspres untuk menuju ibu kota Jawa Tengah tersebut.

Untuk wilayah selatan Jawa Tengah dan sekitarnya, layanan KA Joglosemarkerto serta KA Kamandaka menjadi pilihan yang cukup diminati.

Banyaknya jadwal keberangkatan dan kedatangan membuat masyarakat lebih leluasa mengatur agenda perjalanan mereka.

Luqman menyebut fleksibilitas jadwal menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan transportasi kereta api saat ini.

Dengan pilihan waktu yang beragam, penumpang dapat berangkat pagi hari menuju Semarang, menikmati berbagai destinasi wisata, lalu kembali ke kota asal pada malam harinya.

Kondisi tersebut dinilai sangat membantu wisatawan yang ingin melakukan perjalanan singkat tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan untuk menginap.

Daya tarik Semarang sendiri memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kota ini menawarkan kombinasi wisata sejarah, kuliner, budaya, hingga destinasi modern yang menarik minat wisatawan.

Data Badan Pusat Statistik Kota Semarang menunjukkan jumlah wisatawan yang datang ke kota tersebut sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 4.750.237 orang.

Di periode yang sama, data KAI mencatat jumlah pelanggan kereta api yang berangkat maupun tiba di stasiun wilayah Kota Semarang mencapai 2.469.967 orang.

Artinya, lebih dari separuh wisatawan yang datang ke Semarang menggunakan kereta api sebagai moda transportasi utama mereka.

Angka tersebut sekaligus menunjukkan betapa pentingnya peran kereta api dalam mendukung sektor pariwisata sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

Luqman menilai kemudahan akses menjadi salah satu faktor yang membuat kunjungan wisata ke Semarang terus bertumbuh.

Menurutnya, masyarakat kini semakin mempertimbangkan kenyamanan dan efisiensi saat memilih moda transportasi untuk berlibur maupun melakukan perjalanan bisnis.

Kereta api masih menjadi pilihan favorit karena menawarkan perjalanan yang nyaman, tepat waktu, dan memiliki akses yang dekat dengan pusat aktivitas masyarakat.

Menjelang musim libur sekolah, KAI juga menghadirkan kabar menarik bagi calon penumpang. Perusahaan memberikan diskon sebesar 30 persen untuk perjalanan KA Ekonomi Komersial.

Program promo tersebut berlaku untuk keberangkatan mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026, bertepatan dengan periode liburan sekolah yang biasanya dibarengi peningkatan mobilitas masyarakat.

KAI berharap potongan harga tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk merencanakan perjalanan keluarga dengan biaya yang lebih terjangkau.

Dengan konektivitas yang semakin kuat, pilihan jadwal yang melimpah, serta dukungan promo tiket, Semarang diprediksi akan tetap menjadi salah satu destinasi favorit yang ramai dikunjungi melalui jalur kereta api sepanjang musim liburan tahun ini. (*)

You Might Also Like

Walhi Soroti Tata Ruang Kota yang Bikin Ngaliyan Porak-Poranda

Serunya Mudik Naik Kereta Sekalian Berburu Uang Baru, Ada di Stasiun Tawang dan Poncol

Raungan Suara Klakson Tak Terdengar, Detik-Detik Kecelakaan Kereta Api Harina di Kaligawe

Alasan Ortu Pilih SD Swasta Meski Harus Bayar Puluhan Juta

Stop Ngabuburit di Rel! KAI Daop 4 Semarang: Itu Zona Merah

TAGGED:jakarta semarangkereta api
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ribuan Pil Diamankan, Dua Titik Bikin Polisi Bergerak Cepat
Next Article Langit Jogja Bikin Heboh, Cahaya Oranye Ternyata Belum Tentu Meteor

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PHK Jangan Panik, Ini Jurus Pemprov Bikin Buruh Lebih Aman

Luthfi: Jangan Cuma Jadi Tukang Kritik, Mahasiswa Juga Harus Ikut Bangun Daerah

SAKSI SIDANG--Pegawai fungsional Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Ana Devi (berkerudung) meninggalkan sidang usai bersaksi dan berdebat dengan terdakwa Sudewo, Senin (27/7/2026). (bae)

Sidang Bupati Pati Nonaktif Panas, Sudewo Muntab Merasa ‘Ditantang’ Pegawai KPK

JALIN MOU--Unwahas dan Govokasi Maxwell menjalin kerja sama. (ist)

Unwahas Gandeng Maxwell, Mahasiswa Dibekali Skill Biar Siap Kerja

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Fokus

Hiburan Makin Ngegas, Tapi Pajak Bikin Deg-degan

Mei 2, 2026
Info

Libur Paskah dan Long Weekend, Kereta Daop 4 Diserbu 139 Ribu Penumpang

April 6, 2026
Ekonomi

Stasiun Comal Comeback: Baru Buka, 106 Penumpang Langsung Gas!

April 27, 2026
Fokus

Exit Tol Ngaliyan: Dulu Digadang Jadi Solusi, Sekarang Hilang

April 15, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jakarta Semarang Makin Dekat, Kereta Jadi Andalan Banyak Orang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?