Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jaga Harga Sembako, Pemprov Gelar Ratusan Pasar Murah
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Jaga Harga Sembako, Pemprov Gelar Ratusan Pasar Murah

Harga cabai mulai bikin kening berkerut, minyak goreng pelan-pelan merayap naik. Tapi sebelum emak-emak update status “harga makin sadis”, Pemprov Jateng sudah ancang-ancang. Total 308 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) bakal digelar sampai Maret 2026. Misinya satu: bikin harga tetap waras jelang Ramadan dan Lebaran.

T. Budianto
Last updated: Februari 14, 2026 11:07 am
By T. Budianto
3 Min Read
Share
KUNJUNGI GPM: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau Gerakan Pangan Murah di Halaman Kantor TVRI Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, DEMAK- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya menjaga stabilitas harga bahan pokok penting. Sebanyak 308 kali Gerakan Pangan Murah (GPM) dijadwalkan digelar di seluruh kabupaten/kota hingga Maret 2026.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memastikan, agenda itu sudah terjadwal rapi. “Jadi kami sudah punya jadwal untuk kegiatan gerakan pangan murah ini,” katanya saat meninjau GPM di Halaman Kantor TVRI Jawa Tengah, Jumat (13/2/2026).

Program ini memang bagian dari agenda nasional. Di Jateng, pembukaannya digelar di Pucang Gading, Mranggen, Demak, wilayah perbatasan dengan Kota Semarang. Lokasi ini dipilih karena pergerakan harga di daerah penyangga kota biasanya lebih cepat terasa.

Baca juga: Cabai Naik 98%, Bkin Dompet Pedas! TPID Jateng Gelar Operasi Pasar

Secara umum, stok pangan strategis di Jawa Tengah masih surplus. Tapi awal Februari ini mulai ada komoditas yang harganya naik jelang Ramadan. Yang paling bikin deg-degan? Cabai.

Harganya naik sekitar 35,7 persen dari Harga Acuan Pembelian (HAP), tembus Rp77.800 per kilogram. Nyaris sentuh Rp80 ribu. Selain itu, harga Minyak Kita naik jadi Rp16.300/liter (di atas HET Rp15.700), daging kerbau beku Rp110.000/kg (naik 38,4 persen dari HPP Rp80.000) dan jagung untuk peternak ayam petelur Rp6.250/kg (naik 7,4 persen dari HPP Rp5.500).

Penetrasi Pasar

“Ada kenaikan tapi belum signifikan, kecuali cabai yang hampir mendekati Rp80 ribu. JTAB sudah kita perintahkan penetrasi harga di seluruh pasar,” jelas Luthfi.

Karena itu, GPM jadi jurus utama untuk nahan harga supaya nggak keburu “liar”. Dalam GPM di Pucang Gading saja, ada sebelas pelaku usaha yang ikut terlibat, mulai dari Bulog, RNI, PPI, JTAB, UMKM binaan DKP Jateng, Gapoktan Catur Tani Demak, Poktan Mudo Manunggal Roso, CV Futago Farm, sampai pelaku usaha ayam dan pangan lainnya.

Selain pasar murah, Satgas Pangan Jateng juga turun tangan melakukan penyisiran distribusi. Targetnya jelas: cegah spekulan yang coba main harga dari hulu sampai hilir. “Harus kita sisir, mulai dari hilirisasi petani, distributor, sampai tempat penjualan dan konsumen,” tegasnya.

Baca juga: Jaga Stabilitas Harga, DPRD Jateng Minta Operasi Pasar Dipercepat Jelang Ramadan

Di lapangan, respons warga langsung terasa. Nuraini, warga Pucang Gading, mengaku terbantu banget. Apalagi harga cabai di GPM cuma Rp65 ribu per kilogram, beda jauh dengan harga pasar yang hampir Rp100 ribu. “Ini ada beras, telur, cabai. Cabai ini jauh lebih murah. Minyak juga lebih murah,” katanya sambil menunjukkan belanjaannya.

Jelang Ramadan, yang biasanya bikin panas bukan cuma omongan tetangga, tapi juga harga cabai. Kali ini, sebelum harga makin pedas, pemerintah pilih turun tangan. Soalnya kalau cabai sudah tembus Rp100 ribu, yang nangis bukan cuma dapur… tapi juga timeline media sosial.  (tebe)

You Might Also Like

Luthfi: Mahasiswa Jangan Cuma Jago Kritik, Paham Masalah, Bikin Konsep, Kawal Sampai Beres!

Revisi UU BUMN: DPR Sepakat BUMN Harus Transparan & Bebas Rangkap Jabatan

Jateng Gaspol Kejar Swasembada, Target 10 Juta Ton Lebih

Jaga Stabilitas Layanan Digital, PLN Icon Plus Inspeksi Jalur Backbone SUTT Purworejo

Mahasiswa Jangan Cuma Rapat: Taj Yasin Ajak Turun Tangan Beresin Masalah Sosial

TAGGED:ahmad luthfiharga cabaipemprov jatengramadan 2026
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pengumuman penarikan album 'Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" milik penyanyi cilik Gandhi Sehat. Baru Rilis Langsung Hilang! Album Cita-citaku (Ga Jadi Polisi) Mendadak Ditarik, Ada Apa?
Next Article Gerak Sunyi Nawal Yasin Bikin PAUD Jateng Naik Kelas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TITIK GEMPA--BMKG merilis titik lokasi gempa di Banjarnegara, Jateng. (ist)

Hari Ini Banjarnegara Diguncang Gempa, BMKG Sebut Dampak Sesar Aktif

Macan Kumbang Batang Dirawat Tim Dokter, Dipantau 24 Jam

Pemprov Bagikan Ratusan Kursi Roda Adaptif, Buka Jalan untuk Penyandang Disabilitas

34 Hoaks Terdeteksi di Semarang, Pemkot: Jangan Sampai Kejar Viral Malah Kena Masalah

Hari Pramuka di Wonoplumbon Jadi Ajang Anak SD-SMP Belajar Kompak

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Dicari! Mahasiswa yang Berani Ngulik & Ngulti Kebijakan Pemprov

April 19, 2026
Ekonomi

Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

Oktober 21, 2025
Info

Cari Hotel Halal? Pemprov Jateng Siapkan Label

Januari 6, 2026
Sirkular

Jateng Genjot Industri Hijau: Panel Surya & Gas Alam Jadi Andalan Transisi Energi

Oktober 2, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jaga Harga Sembako, Pemprov Gelar Ratusan Pasar Murah
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?