Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ini Cara Luthfi Bikin Solar Ngalir di SPBUN Jongor
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Ini Cara Luthfi Bikin Solar Ngalir di SPBUN Jongor

Kalau solar buat melaut macet, yang ikut berhenti bukan cuma mesin kapal, tapi juga dapur para nelayan. Itulah yang sempat terjadi di SPBUN Pelabuhan Jongor, Kota Tegal.

T. Budianto
Last updated: Juni 23, 2026 4:23 pm
By T. Budianto
4 Min Read
Share
ANTRE SOLAR: Sejumlah nelayan tengah mengantre solar di SPBUN Jongor, Kota Tegal, Senin (22/6/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BAACAAJA, TEGAL– Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi memastikan operasional Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di Pelabuhan Jongor, Kota Tegal kembali berjalan normal. Hal itu disampaikan usai meninjau langsung fasilitas tersebut, Senin (22/6/2026).

Tak sekadar melihat kondisi lapangan, Luthfi juga duduk bersama nelayan dan pengelola SPBUN membahas berbagai persoalan yang masih membelit. Mulai dari distribusi BBM, proses perizinan yang belum rampung, hingga masalah pendangkalan alur pelayaran yang selama ini bikin aktivitas melaut kurang maksimal.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jateng, Riswanto mengungkapkan, SPBUN Jongor sempat berhenti beroperasi sekitar tiga bulan karena terbentur persoalan sertifikasi.

Menurutnya, campur tangan Gubernur menjadi titik balik sehingga SPBUN bisa kembali melayani nelayan meski proses administrasi masih dalam masa transisi. “Pak Gubernur mendesak pemerintah pusat agar SPBUN ini tetap bisa beroperasi meskipun statusnya masih transisi,” ujar Riswanto.

Baca juga: Luthfi Pastikan Urus Izin Kapal Nelayan Gratis

Ia menjelaskan, hambatan utama saat ini adalah proses aktivasi Online Single Submission (OSS) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sertifikat standar menjadi syarat utama agar izin operasional SPBUN bisa diterbitkan secara penuh.

Berkat dukungan Pemprov Jateng dan rekomendasi Pemkot Tegal, Pertamina akhirnya memberikan izin operasional sementara hingga Oktober 2026. Meski begitu, pengelola tetap diwajibkan menuntaskan seluruh persyaratan sertifikasi sesuai ketentuan.

Pendangkalan Sungai

Di luar persoalan BBM, nelayan juga menyampaikan keluhan mengenai pendangkalan sejumlah alur sungai yang menjadi akses keluar masuk kapal. Beberapa titik yang disorot antara lain Sungai Kaligung atau Kalibacin, Kali Kemiri, dan Kali Sibelis yang berada di luar kawasan kolam Pelabuhan Perikanan Nusantara.

Menanggapi hal itu, Ahmad Luthfi meminta seluruh instansi terkait bergerak bersama agar persoalan tersebut segera dituntaskan. Menurutnya, kebutuhan dasar nelayan tidak boleh terhambat hanya karena proses birokrasi ataupun persoalan teknis di lapangan. “Harus clear. Kita tidak mau akses yang dibutuhkan nelayan ini terganggu. Izinnya harus dipenuhi sesuai standar,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, Endi Faiz Effendi menjelaskan, kapasitas kolam pelabuhan saat ini sudah jauh dari ideal. Sekitar 1.200 kapal aktif memanfaatkan pelabuhan, padahal daya tampungnya hanya sekitar 600 kapal.

Baca juga: Ribuan Nelayan Pati Demo Turun ke Jalan, Tuntut Harga Solar Turun: Melaut Makin Berat!

Kondisi itu diperparah oleh keberadaan 18 bangkai kapal yang masih berada di kolam pelabuhan akibat insiden kebakaran beberapa waktu lalu. Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp150 juta untuk mengangkat lima bangkai kapal terlebih dahulu, sedangkan sisanya akan dilakukan secara bertahap pada tahun berikutnya. “Harapannya dengan penarikan bangkai kapal ini kapasitas kolam pelabuhan bisa meningkat dan aktivitas nelayan menjadi lebih lancar,” kata Endi.

Ke depan, Pemprov memastikan akan terus mengawal berbagai persoalan yang dihadapi nelayan. Mulai dari penyelesaian legalitas SPBUN, normalisasi alur pelayaran, hingga penataan kawasan pelabuhan agar kapasitas dan pelayanannya semakin memadai.

Rencana pengembangan kawasan pelabuhan juga ikut dibahas dalam pertemuan tersebut. Seluruh proses akan dilakukan melalui koordinasi lintas instansi agar pembangunan berjalan sesuai aturan tanpa menghambat aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.

Di laut, nelayan sudah cukup berjibaku melawan ombak. Jangan sampai di darat mereka masih harus melawan gelombang yang lebih besar: tumpukan berkas dan birokrasi yang tak kunjung berlabuh. (tebe)

You Might Also Like

Kemiskinan Jateng Turun Jadi 9,48 Persen, Wagub Minta OPD Tak Bekerja Sektoral

Bawa Tumbler, Respati Launching Kran Air Siap Minum ‘Toya Wening’ di Pasar Gede Solo

Viral Insiden Motor Terbakar, Pertamina Akhirnya Tutup SPBU Sriwijaya Semarang: Evaluasi!

Bukan Kaleng-Kaleng! Ini 5 Atlet Indonesia Paling Ngebut di 2025

BGN Bekukan Operasional SPPG Karangturi, Buntut 707 Siswa-Guru SMKN 6 Semarang Keracunan

TAGGED:headlinenelayan jatengpemkab tegalpemprov jatengspbun jongor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Rizky Darmawan Pilih Bertahan: Saatnya Bawa PSIS Pulang ke Super League
Next Article Jateng Juara Sertifikasi Tanah Wakaf, Mohammad Saleh: Jangan Berhenti Sebelum Tuntas

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BERI SEMARANGAT - Kapolda Jateng Irjen Ribut Hari Wibowo berjabat tangan dengan ibu pasien anak penderita CTEV di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, Senin (21/9/2026).

Kapolda Jateng Ribut Temui Orang Tua Bayi CTEV di Karanganyar, Suntikkan Semangat Jalani Terapi

MENUJU GP MANDALIKA - Menjelang gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, PT Pertamina (Persero) bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggelar Watch Party AustrianGP 2026 di JNM Bloc, Minggu (20/9/2026).

Watch Party MotoGP di Jogja, Antusiasme Menuju Mandalika 2026 Makin Panas

Uang Bertanda Tangan Purbaya Mulai Diburu Kolektor

Seniman senior Yogyakarta Susilo Nugroho, yang dikenal luas lewat karakter ikonik Den Baguse Ngarsa.

Den Baguse Ngarsa Berpulang, Dunia Seni-Budaya Jogja Kehilangan Salah Satu Cahaya Terangnya

Jepang Kekurangan Tenaga Sopir

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Skandal ijazah palsu, dan plagiarisme tidak hanya terjadi di Indonesia. Bahkan di belahan dunia, saat ini juga nyaris dipenuhi dengan banyaknya pejabat negara yang terlibat dalam skandal ijazah palsu. Foto: ilustrasi
Unik

Deretan Skandal Ijazah Palsu Pejabat di Belahan Dunia

Juli 19, 2025
SPOT WISATA - Gang Baru di Pecinan, Kranggan, Semarang, menjadi salah satu daya tarik wisata di Kota Lumpia. (dul)
Plesir

Dari Gang Baru Pecinan ke Desa Wisata, Mimpi Besar Kranggan yang Beranjak Jadi Nyata

Juni 12, 2026
Warga Aceh kibarkan bendera putih, mereka nyerah bantuan seret.
Info

Pemerintah Keras Kepala Tak Mau Tetapin Status Bencana Nasional, Muhammadiyah Menggugat!

Desember 19, 2025
Info

47 Pejabat Pemkot Semarang Geser Posisi

Juli 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ini Cara Luthfi Bikin Solar Ngalir di SPBUN Jongor
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?