Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: 707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ini Gejala yang Dirasakan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ini Gejala yang Dirasakan

R. Izra
Last updated: Agustus 1, 2026 11:39 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
PERIKSA SISA MAKANAN - Petugas memeriksa sisa MBG yang diduga jadi pemicu keracunan siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jumat (31/7/2026).
PERIKSA SISA MAKANAN - Petugas memeriksa sisa MBG yang diduga jadi pemicu keracunan siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jumat (31/7/2026).
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Sebanyak 707 siswa dan guru SMK Negeri 6 Semarang mengalami gejala mual, pusing, dan diare yang diduga akibat keracunan pangan pada Jumat (31/7/2026).

Mayoritas korban ditangani langsung di sekolah, sementara sembilan orang harus dirujuk ke fasilitas kesehatan untuk menjalani observasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, mengatakan laporan pertama diterima sekitar pukul 10.30 WIB. Setelah itu, tim kesehatan langsung memberikan pelayanan medis sekaligus melakukan penyelidikan epidemiologi.

Berdasarkan pendataan sementara, korban terdiri dari 693 siswa dan 14 guru. Dari total tersebut, 698 orang mendapat penanganan di lokasi, sedangkan 9 orang dirujuk ke Puskesmas Halmahera, RSUD KRMT Wongsonegoro, RST Bhakti Wira Tamtama, dan Puskesmas Bangetayu.

“Fokus kami saat ini memastikan seluruh siswa maupun guru yang mengalami gejala memperoleh pelayanan kesehatan sesuai kebutuhannya. Secara bersamaan, tim juga melakukan penyelidikan epidemiologi serta pengambilan sampel makanan dan spesimen korban untuk diperiksa di laboratorium sebagai bagian dari penelusuran penyebab kejadian,” ujar Hakam.

Selain menangani para korban, Dinkes juga mengaktifkan Tim Gerak Cepat (TGC) untuk menelusuri penyebab dugaan keracunan. Tim mengambil sampel makanan, sisa pangan, serta spesimen dari para korban untuk diperiksa di laboratorium.

Hakam menegaskan hingga kini penyebab pasti kejadian belum bisa dipastikan. Dinkes masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum menyimpulkan sumber dugaan keracunan tersebut.

“Kami belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian sebelum seluruh proses pemeriksaan laboratorium selesai. Karena itu, kami mengimbau masyarakat tidak berspekulasi dan menunggu hasil pemeriksaan yang sedang berjalan,” katanya.

Selama proses penyelidikan berlangsung, Dinkes berkoordinasi dengan pihak SMKN 6 Semarang, penyelenggara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Semarang Timur (Karangturi), Yayasan Putra Maju Mapan Mandiri, serta instansi terkait. (bae)

You Might Also Like

Operasi Patuh 2026 Dimulai

Perjanjian Kemitraan ICA-CEPA Diteken; Kanada Siap Hapus 90,5% Tarif Impor Produk Indonesia

Muktamar NU Disorot, Dugaan Politik Uang Mencuat

Tak Mau Kalah dari Game Online, Xiangqi Kudus Bidik Pelajar

Sambut Ramadan dan MTQ Nasional, Pemkot Bagikan 20 Ribu Alquran

TAGGED:guruheadlinekeracunan MBGsiswasmkn 6 semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla yang akrab disapa JK (tengah). (dul) Ancaman Kekeringan Mengintai, JK Kerahkan PMI Genjot Distribusi Air Bersih
Next Article Maestro senil lukis Indonesia, Nasirun. BREAKING NEWS: Maestro Seni Lukis Nasirun Meninggal Dunia di Yogyakarta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

Ilustrasi anak terdampak kabut asap karhutla.

Asap Karhutla Bukan Cuma Bikin Sesak Napas, FK UI: Dampaknya Bisa Hantui Anak hingga Dewasa

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada awak media seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Ar-Ridho, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2026). (Dok Setwapres)

MA Batalkan Suket Penyetaraan Ijazah, Gibran Tak Layak Jadi Wapres? Denny Indrayana: Mundur!

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Jateng, Jumat (30/10/2026). (dul)

Gus Yasin Respons Polemik Penggeledehan Ponpes Putri di Sukoharjo: Anak-anak Kami Dampingi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas I Semarang (tengah) menerima Remisi Khusus Hari Raya Imlek, Selasa (17/2/2026). Foto: Dok. Lapas Semarang.
HukumInfo

Warga Binaan Lapas Semarang Terima Remisi Khusus Imlek

Februari 17, 2026
Ketua DPP PDIP Puan Maharani.
Politik

Jokowi Dorong Relawan Menangkan Prabowo-Gibran Dua Periode, Puan: Pemilu Masih Jauh

September 23, 2025
Pendidikan

Ratusan SD di Kudus Tanpa Kepsek, Guru Diajak Naik Level

Mei 5, 2026
Info

Anak Badan Hangat Dikira Bahaya, Ternyata Tubuh Lagi Sibuk Bertahan

Mei 18, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: 707 Siswa dan Guru SMKN 6 Semarang Keracunan MBG, Ini Gejala yang Dirasakan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?