Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, Lagi-lagi Dipicu Kendaraan Mogok di Tengah Rel
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, Lagi-lagi Dipicu Kendaraan Mogok di Tengah Rel

R. Izra
Last updated: April 29, 2026 9:24 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Ilustrasi truk boks tertemper kereta. (wahyu/grafis)
Ilustrasi truk boks tertemper kereta. (wahyu/grafis)
SHARE

BACAAJA, BLITAR – Drama kecelakaan di perlintasan kereta terjadi lagi. Bangkai kereta di Bekasi belum selesai dievakuasi, eh kecelakaan yang melibatkan kereta api kembali terjadi.

Kali ini bener-bener bikin geleng kepala. Sebuah truk nekat nerobos perlintasan, eh malah mogok di tengah rel dan akhirnya ketabrak KA 408 Dhoho relasi Kertosono–Malang, Selasa (28/4/2026) malam.

Kejadiannya sekitar pukul 21.35 WIB, di jalur antara Stasiun Blitar dan Garum. Padahal nih, perlintasannya resmi dan dijaga petugas. Tapi ya itu, tetap aja ada yang nekat.

Bacaaja: Kronologi Lengkap Kecelakaan Kereta di Bekasi: Libatkan 3 KA, Berawal dari Taksi Mogok
Bacaaja: Imbas Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 2 Kereta dari Semarang Tujuan Jakarta Batal Berangkat

Menurut Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, situasinya sebenarnya udah warning banget. Sirene udah bunyi, petugas juga siap nutup palang. Tapi si truk malah lanjut jalan.

“Pas sirene sudah bunyi, truk tetap melintas. Nah pas di tengah, malah mogok dan posisinya nggak sejajar rel, jadi ngeblok jalur kereta,” jelas Tohari.

Petugas jaga langsung gercep kasih semboyan 3 alias tanda darurat biar kereta berhenti. Sayangnya, jarak kereta udah terlalu dekat.

Dan, tabrakan nggak bisa dihindari. Imbasnya, lokomotif KA Dhoho sempat mengalami gangguan teknis di bagian kran. Kereta pun berhenti sementara di lokasi. Untungnya, masinis dan asistennya selamat.

Evakuasi langsung dikebut. Sekitar pukul 22.00 WIB, truk berhasil disingkirkan dan jalur bisa dipakai lagi. Nggak lama, sekitar 35 menit kemudian, lokomotif juga berhasil diperbaiki.

Kereta akhirnya jalan lagi, tapi mundur ke Stasiun Blitar dengan kecepatan terbatas, dikawal petugas sebagai pengaman.

KAI pun kembali ngingetin hal yang sebenarnya basic banget: jangan nekat di perlintasan!

“Masih ada aja yang nerobos padahal peringatan sudah jelas. Ini bukan tempat ambil risiko,” tegas Tohari.

Intinya simple, kalau sirene bunyi setop sebelum pertlintasan kereta. Jangan maksa, jangan nekat. Karena sekali salah ambil keputusan, dampaknya bisa fatal banget. (*)

You Might Also Like

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Indonesia Gabung Dewan Keamanan Trump Bayar Rp16,9 Triliun? Nurut Banget Sama Amerika

Awas!! Purbalingga Punya Pabrik Pencetak ‘Tukang Sodok’ Handal

Jejak Dwi Hartono di Semarang: Jebolan Fakultas Kedokteran, Residivis Ijazah Palsu, Kini Dinonaktifkan UGM

KPK Endus Pungli pada SPMB

TAGGED:blitarheadlineka dhohokecelakaan keretarel keretatruktruk mogok
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sejumlah kendaraan melintasi portal yang dipasang di Jalan Prof Hamka, Ngaliyan, Semarang. Portal 3,4 Meter Bikin Sopir Truk Ngeri Lewat Silayur, Jalanan Jadi Lebih Tertib
Next Article Bagimana Krisis Iklim Mengganggu Hubungan Keluarga

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pasar Maling Naik Kelas, Disiapkan Jadi Tempat Nongkrong

Misteri Glamping Posong Terjawab, ‘Silent Killer’ Jadi Penyebab

Tak Lagi Rata Semua, Duit Dapur MBG Kini Disetel

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun, Momen Menata Harapan Baru

SAMPAIKAN TUNTUTAN - Peserta aksi massa memanjat gerbang kantor Gubernuran Jateng, di Semarang, Senin (13/6/2026). Massa menyampaikan 5 tuntutan rakyat, serta menyorot peran TNI-Polri yang banyak menduduki jabatan sipil, sebagai bagian dari gejala militerisme. (dul)

Ribuan Mahasiswa Semarang Raya Kepung Gubernuran, Sampaikan Panca Tuntutan Rakyat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi meninjau kawasan terdampak longsor di Jepara, Selasa (13/1/2026). (ist)
Info

Walhi Ungkap Akar Masalah Banjir Jateng, Tata Ruang Semrawut Banget

Januari 20, 2026
Silfester Matuina (kiri) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Hukum

Edan! Kejagung Sampai Sekarang Gak Mampu Eksekusi Silfester Matutina

Desember 31, 2025
Iko Juliant Junior, mahasiswa FH Unnes, meninggal dalam kondisi tak wajar.
Daerah

Polisi Ubah TKP Kecelakaan, IKA FH Unnes Ungkap Kejanggalan Kematian Iko Juliant

September 2, 2025
PDIP lagi pasang formasi “Turtle Defense” di awal, tapi siap berubah jadi “Full Blitz Attack” kalau lawan lengah. Dan kembalinya Hasto itu bukan sekadar ganti Sekjen, tapi langkah pertama buat nyusun “Operation Comeback 2029.”
Politik

Kader Banteng Tetap Serahkan Koin Patungan meski Hasto Sudah Bebas, Untuk Apa?

Agustus 16, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kecelakaan Kereta Api Kembali Terjadi, Lagi-lagi Dipicu Kendaraan Mogok di Tengah Rel
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?