Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Dari Jasa Bersih-bersih Lewat Aplikasi, Mbak Dwi Punya Segudang Cerita
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Kerjo Aneh-aneh

Dari Jasa Bersih-bersih Lewat Aplikasi, Mbak Dwi Punya Segudang Cerita

R. Izra
Last updated: Januari 13, 2026 2:55 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Penyedia jasa bersih-bersih rumah via aplikasi 'rewangono', Dwi Wulandari, punya segudang cerita.
Penyedia jasa bersih-bersih rumah via aplikasi 'rewangono', Dwi Wulandari, punya segudang cerita.
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kelihatannya simpel: datang, bersih-bersih, pulang. Tapi buat para pekerja jasa bersih-bersih berbasis aplikasi, realita di lapangan sering jauh dari kata mulus.

Di balik jam kerja yang fleksibel, ada cerita-cerita yang kadang bikin kaget, kadang bikin capek hati.

Itu yang dialami Dwi Wulandari, pekerja bersih-bersih via aplikasi ‘Rewangono’ (dapat diakses melalui website pembantusemarang.com) yang sehari-harinya keliling rumah warga di Semarang.

Bacaaja: Kata Mas Tri Sastra Nggak Bikin Kaya, tapi Kenapa Masih Banyak yang Bertahan?
Bacaaja: Sururi Profesor Mangrove Semarang: Wariskan Kelestarian Alam untuk Anak-Cucu

Menurutnya, tantangan terbesar justru datang dari kondisi rumah yang sering kali nggak sesuai ekspektasi.

Salah satu pengalaman yang paling nempel di ingatannya adalah saat harus membersihkan rumah dengan kotoran kucing di mana-mana. Bukan cuma satu dua titik, tapi nyaris di seluruh sudut rumah.

“Enggak tahu itu kotorannya berapa hari di situ. Berserakan di teras, kamar, meja makan, sampai dapur. Jujur aja, saya jadi kayak trauma,” cerita Mbak Dwi di podcast Kerjo Aneh-Aneh Bacaajadotco, tayang 15 Desember 2025.

Harus siap mental

Kondisi kayak gitu bikin kerjaan jauh lebih berat dari yang tertulis di aplikasi. Bukan cuma soal tenaga ekstra, tapi juga mental yang harus siap. Mbak Dwi mengaku, kalau salah strategi, tenaga bisa habis duluan sebelum pekerjaan kelar.

“Biasanya saya fokus ke bagian yang paling parah dulu. Soalnya kalau nggak, bisa drop di awal,” ujarnya.

Selain urusan kebersihan, urusan komunikasi dengan pemilik rumah juga punya cerita sendiri. Ada yang pengertian, tapi ada juga yang berharap rumah langsung kinclong total cuma dalam hitungan jam.

Padahal, waktu kerja tetap terbatas.

Di dunia kerja berbasis aplikasi, rating pelanggan jadi penentu hidup-mati order berikutnya. Mbak Dwi sadar betul soal itu. Mau secapek apa pun, ia tetap berusaha profesional.

“Kalau sampai dapat rating jelek, bisa lama nunggu order lagi,” katanya.

Pelan-pelan, pengalaman di lapangan bikin Mbak Dwi makin lihai. Sekali masuk rumah, ia sudah bisa membaca kondisi, menentukan prioritas, dan mengatur tenaga biar tetap kuat sampai selesai.

Belajar dari rumah orang

Sebagai pekerja lepas, Mbak Dwi juga sadar risikonya. Nggak ada cuti, nggak ada jaminan kesehatan. Tapi dari pekerjaan ini, ia justru dapat pelajaran hidup yang nggak ia duga.

Dari rumah ke rumah, ia melihat berbagai sisi kehidupan orang lain—yang rapi, yang berantakan, yang kelihatan baik-baik saja, sampai yang menyimpan masalah sendiri.

“Kadang dari rumah orang, saya jadi sadar, tiap orang punya masalahnya masing-masing,” ucapnya pelan.

Buat Mbak Dwi, kerja bersih-bersih lewat aplikasi bukan cita-cita sejak kecil. Tapi dari situ, ia belajar bertahan. Datang, bekerja, beresin tugas, lalu pulang.

Nggak selalu nyaman. Nggak selalu ringan. Tapi cukup buat bikin hidup terus jalan. (dul)

You Might Also Like

Perusuh Berperawakan Kecil Ditangkapi Polisi, Demo Panas Jilid Dua di Semarang

Turunan Gombel Lama Ditutup April-November, Jalan Bakal Diperbaiki Total

Begal Sadis Halmahera Memang Gak Ada Kapoknya, Dito Sudah 4 Kali Masuk Penjara

Dipulangin, 327 Pelaku Demo Rusuh Semarang Merengek dalam Pelukan Orangtua

Kawasan Atas Berubah Jadi Hutan Beton, Warga Semarang Khawatir Tambah Sering Kebanjiran

TAGGED:aplikasidwi wulandarijasa bersih-bersihkerjo aneh anehlakon lokalrewangonoSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Bangun Perumahan Hijau, Pemprov Gandeng Swasta
Next Article Iran Bikin Starlink Gelap, Jammer Rusia Jadi Senjata Sunyi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

TEMBAK - Ilustrasi penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek/pistol.

Joget Berujung Letusan, Cafe Palembang Mendadak Jadi Lokasi Mencekam

Fotokopi KTP Mendadak Bikin Deg-degan, Bisa Dipidana?

Kabinet Prabowo Tumbang Bergiliran, Rumah Sakit Jadi Tempat Singgah Mendadak

Bukan Cuma Nama, Jurusan Teknik Kini Ikut Ganti Wajah Resmi

Rendang Terbang ke Makkah, Auto Jadi Obat Rindu Jamaah Haji

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Ketahuan Curang UTBK, Alat Tersembunyi Bikin Geger Kampus Semarang

April 22, 2026
Kerjo Aneh-aneh

Cerita Ayu dan Ana Merias Mereka yang Tak Lagi Bernapas

Oktober 12, 2025
Warga yang membungkus air warna warni buat gebyuran Bustaman. Minggu (15/02/2026). (dul)
Unik

Gebyuran Bustaman 2026: Ragam Tradisi Unik Sambut Ramadan di Semarang

Februari 15, 2026
Tangkapan layar dari CCTV memperlihatkan genangan air menutupi jalan di Banyumanik, Kota Semarang, Sabtu (14/03/2026). (ist)
Unik

Semarang Diguyur Hujan Lebat, Banyumanik Diterjang Banjir

Maret 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Dari Jasa Bersih-bersih Lewat Aplikasi, Mbak Dwi Punya Segudang Cerita
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?