BACAAJA, SEMARANG — Perbaikan jalan di Jalan Gombel langsung bikin arus lalu lintas tersendat. Dari arah Semarang bawah, antrean kendaraan sudah mengular bahkan sebelum flyover dan terus memanjang masuk kawasan Gombel.
Di lapangan, kendaraan cuma bisa jalan pelan. Motor terlihat selip-selip cari celah, sementara mobil harus stop-and-go. Bahkan, lampu kendaraan sudah banyak yang menyala meski belum malam—tanda macetnya lumayan lama.
Menjelang sore, kondisi sedikit lebih rapi tapi tetap padat. Traffic cone dipasang memanjang, bikin lajur jadi sempit dan kendaraan harus gantian lewat.
Bacaaja: Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan
Bacaaja: Turunan Gombel Lama Ditutup April-November, Jalan Bakal Diperbaiki Total
Alhasil, arus memang tetap jalan, tapi kecepatannya rendah banget. Nggak macet total, tapi ya bikin pegel di jalan.
Lubna (23), mahasiswa Universitas Diponegoro, bilang bakal ubah rutinitas biar nggak kejebak macet.
“Kayaknya harus berangkat lebih awal atau cari jalur lain,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Hal serupa juga dirasain Suparman (47). Menurutnya, kepadatan di hari pertama sudah cukup terasa.
“Padat banget dibanding biasanya. Semoga ke depan bisa lebih rapi pengaturannya,” katanya.
Perbaikan ini memang penting. Kondisi jalan sebelumnya berlubang dan cukup bahaya, apalagi di jalur turunan seperti Gombel. Tapi di sisi lain, dampaknya ke lalu lintas juga nggak kecil.
Buat kamu yang sering lewat sini, siapin strategi ya:
- Berangkat lebih awal
- Cari jalur alternatif
- Tetap sabar di jalan
Karena selama perbaikan belum selesai, macet di Gombel kayaknya masih bakal jadi menu harian. (*)

