BACAAJA, SEMARANG – Suara Mars MTQ tak hanya akan mengiringi pembukaan MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang. Ribuan warga bakal ikut bernyanyi langsung dari Simpang Lima, sementara ratusan ribu lainnya bergabung secara daring.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memecahkan rekor MURI dengan melibatkan sekitar 205 ribu peserta.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan, keterlibatan warga bermula dari keinginan Pemkot Semarang agar MTQ tidak hanya menjadi acara nasional, tetapi juga terasa sebagai milik masyarakat.
Bacaaja: Pawai MTQ Tampilkan Toleransi, Semarang Tegaskan Rumah bagi Semua
Bacaaja: Mobil Hias Kafilah MTQ Nasional di Semarang Pamerkan Budaya dari Berbagai Provinsi
“Kami kepengin ada sense of belonging dari seluruh masyarakat di Kota Semarang,” kata Agustina, Sabtu (12/9/2026).
Respons warga, menurutnya, justru lebih besar dari yang dibayangkan. Awalnya partisipasi direncanakan dilakukan secara daring. Namun, warga meminta bisa hadir langsung dan bernyanyi bersama di kawasan Simpang Lima.
“Di luar dugaannya bahwa mereka berharap bisa berada di tengah lapangan Simpang Lima,” ujarnya.
Pesertanya pun beragam. Tidak hanya pelajar, tetapi juga ASN, kelompok pengajian, guru madrasah diniyah hingga guru sekolah minggu.
“Mereka tidak lagi melihat MTQ ini sebagai sebuah kegiatan agama, tetapi sebagai perhelatan milik warga Kota Semarang,” tutur Agustina.
Antusiasme itu terlihat dari latihan yang dilakukan sejumlah sekolah. Agustina bahkan sempat menyaksikan latihan siswa SMP Dominico Savio.
“Wah, ini luar biasa deh. Terharu saya. Keren,” ucapnya.
Menariknya, sebagian peserta juga menyiapkan kebutuhan mereka secara mandiri, termasuk membawa bekal sendiri untuk mengikuti kegiatan.
“Yang mengharukan adalah mereka membawa bekal sendiri. Luar biasa. Gotong royong luar biasa,” katanya.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, penyanyian Mars MTQ akan menjadi salah satu bagian dari kemeriahan pembukaan MTQ sekaligus upaya mencatatkan rekor MURI.
“Besok malam, masyarakat bisa menikmati pembukaan MTQ. Di situ ada tarian kolosal, lalu ada Mars MTQ yang memecahkan rekor MURI,” kata Taj Yasin saat final meeting di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (11/9/2026).
Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab menjelaskan, sekitar 25 ribu peserta ditargetkan hadir langsung. Sementara 180 ribu lainnya mengikuti melalui Zoom dari sekolah maupun masyarakat umum.
“Rekor MURI terkait lagu Mars MTQ yang insyaallah akan dihadirkan secara offline 25.000, terus yang 180.000 itu melalui Zoom,” ujar Saiful.
Jika target tersebut tercapai, Mars MTQ bukan hanya menjadi pengiring pembukaan. Lagu itu juga bakal menjadi momen yang mempertemukan ratusan ribu warga dalam satu suara, baik dari Simpang Lima maupun dari berbagai daerah melalui layar. (dul)

