Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Ade Safri Bilang Kasus Saham Gorengan PIPA Masuki Babak Baru, 2 Tersangka Sudah Dilimpahkan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Ade Safri Bilang Kasus Saham Gorengan PIPA Masuki Babak Baru, 2 Tersangka Sudah Dilimpahkan

R. Izra
Last updated: September 17, 2026 7:17 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak.
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak.
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak kasih update terbaru kasus saham gorengan PIPA. Ade Safri bilang dua tersangka sudah dilimpahkan.

Kasus dugaan saham gorengan PT Multi Makmur Lemindo (MML) dengan kode saham PIPA masuk babak baru. Bareskrim Polri segera melimpahkan dua tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap atau P-21.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, tahap II berupa penyerahan tersangka dan barang bukti akan dilakukan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.

Bacaaja: Pertamina NRE Ekspansi ke Luar Negeri, Borong Saham Perusahaan EBT di Filipina
Bacaaja: Investor Muda Andy Hakim Usul MBG IPO di BEI, Biar Ritel Unyu Bisa Ikut Punya Sahamnya

“Perkara tersebut telah dinyatakan lengkap untuk dua orang tersangka,” kata Ade Safri, Selasa (15/9/2026).

Dua tersangka tersebut yakni DA, mantan financial advisor PT MML, dan BH, eks staf Unit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan Tercatat 2 Divisi Penilaian Perusahaan 3 PT Bursa Efek Indonesia (BEI).

Sementara satu tersangka lainnya, RE, yang merupakan project manager PT MML dalam proses Initial Public Offering (IPO) atau Penawaran Umum Perdana, masih dalam tahap pemenuhan petunjuk dari JPU.

Perusahaan tak layak bisa IPO

Kasus ini bermula dari dugaan manipulasi dalam proses penawaran umum perdana saham atau IPO PT MML.

Bareskrim menduga perusahaan tersebut sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk melantai di Bursa Efek Indonesia. Namun, proses menuju IPO diduga dibuat seolah-olah memenuhi persyaratan.

DA disebut berperan sebagai financial advisor yang ditunjuk oleh Junaedi, mantan Direktur Utama PT MML yang kini telah menjadi terpidana.

Keduanya diduga membuat laporan keuangan perusahaan yang berisi informasi material yang tidak sesuai fakta. Tujuannya diduga untuk meningkatkan nilai aset perusahaan agar bisa melakukan IPO dan tercatat di BEI.

Dugaan permainan tidak berhenti pada laporan keuangan. DA juga disebut meminta bantuan Mugi Bayu Pratama, mantan Kanit Evaluasi dan Pemantauan Divisi Penilai Perusahaan 1 BEI, agar proses review IPO dipermudah.

Salah satunya dengan meminta bocoran pertanyaan evaluasi. BH kemudian disebut memberikan kisi-kisi pertanyaan tersebut kepada Mugi Bayu Pratama untuk diteruskan kepada DA.

Menurut penyidik, BH mengetahui adanya kepentingan pihak tertentu di balik permintaan tersebut. Padahal, pemberian bocoran pertanyaan evaluasi merupakan tindakan yang dilarang berdasarkan aturan dan SOP BEI.

Bareskrim menduga PT MML sejatinya tidak layak melakukan IPO karena tidak memenuhi ketentuan yang dipersyaratkan.

Atas dugaan perbuatannya, para tersangka dijerat dengan sejumlah pasal dalam UU Pasar Modal, KUHP, serta UU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Kini, dua tersangka yang berkasnya telah dinyatakan lengkap akan segera menghadapi proses persidangan.

Kasus ini pun menjadi sorotan karena menyangkut dugaan manipulasi laporan keuangan dan proses evaluasi IPO yang seharusnya menjadi salah satu pintu penting untuk menjaga kualitas perusahaan yang masuk bursa. (*)

You Might Also Like

Misteri Glamping Belum Usai, Hasil Labfor Ditunggu Publik

Aduh.. Pria di Kulon Progo Dilaporkan Lecehkan Sejumlah Laki-laki

Nggak Perlu Panik, Nyanyi Indonesia Raya Itu Gratis Kok!

Bupati Brebes Digugat Mantan Bakal Calon Wakil Bupati

Vonis Fantastis Najib Razak, 165 Tahun Tapi Jalan 15, Kok Bisa?

TAGGED:beiipokejaksaanpipasaham gorengan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article CEGAH KORUPSI--Delegasi Kejari Kota Semarang memberi edukasi pencegahan korupsi atau penyimpangan saat FGD di RSWN, Rabu (16/9/2026). (ist) Kejari Semarang Minta RSWN Perketat Pengawasan Cegah Pungli hingga Gratifikasi
Next Article BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul) Dosen Cabul UIN Walisongo Semarang Kini ‘Bebas Tugas’

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SOLIDARITAS EKOLOGIS - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Semarang menggelar aksi penanaman 350 bibit mangrove di Pantai Tirang, Semarang, Sabtu (31/10/2026).

PMKRI Semarang Tanam 350 Mangrove di Pantai Tirang: Solidaritas Ekologis Harus Ada Aksi Nyata!

Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi.

MA Batalkan Suket, Budi Arie Projo Tegaskan Gibran Gak akan Mundur

Kalah di Perak, Kota Semarang Harus Puas Jadi Runner-up Xiangqi Porprov 2026

Agustina Minta Semua Suara Warga Didengar: Jangan Cuma yang Paling Keras!

Jangan Abaikan! Ini 5 Perubahan Payudara Kena Kanker

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Kekerasan Perempuan dan Anak di Jateng Masih Tinggi

September 30, 2026
KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Abah Khan Kiai Cabul Semarang Diseret ke Pengadilan, Sidang Digelar Tertutup

Juli 21, 2026
TANGKAP KURIR SABU - Petugas dari Bareskrim Polri mencegat bus penumpang di Tol Pekalongan, untuk menangkap kurir sabu yang membawa kiriman 100 gram sabu-sabu. (ist)
Hukum

Bareskrim Mendadak Cegat Bus di Tol Pekalongan Bikin Kaget Penumpang, Ternyata Incar Kurir Sabu 100 Gram

Agustus 2, 2026
Hukum

Yaqut Tahanan Rumah, MAKI Ngegas: Kok Bisa Beda Sama Lukas?

Maret 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Ade Safri Bilang Kasus Saham Gorengan PIPA Masuki Babak Baru, 2 Tersangka Sudah Dilimpahkan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?