Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Menziarahi Pesarean Panembahan Pragolapati di Cepoko Gunungpati
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Menziarahi Pesarean Panembahan Pragolapati di Cepoko Gunungpati

R. Izra
Last updated: September 17, 2026 7:36 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
PESAREAN SESEPUH--Pesarean Joyo Kusumo Panembahan Pragolapati berada di Kelurahan Cepoko, Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (16/9/2026). (bae)
PESAREAN SESEPUH--Pesarean Joyo Kusumo Panembahan Pragolapati berada di Kelurahan Cepoko, Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (16/9/2026). (bae)
SHARE

PEPOHONAN rindang menaungi kawasan pesarean di Kelurahan Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Suasananya tenang, jauh dari kesan ramai, dengan jalan berpaving yang mengarah ke kompleks makam.

Di salah satu sisi, berdiri sebuah bangunan bata merah yang sekilas menyerupai candi. Bentuknya bertingkat dengan ornamen di bagian atas dan dinding bata yang mengelilinginya. Namun bangunan ini bukan makam, melainkan pintu masuk menuju pesarean.

Tulisan nama “Pesarean Joyo Kusumo, Panembahan Pragolapati” terpampang di bagian tengah pintu tersebut. Dari sana, pengunjung bisa masuk ke area makam yang berada di balik bangunan gerbang.

Berbeda dengan gerbangnya, bangunan pesarean justru berbentuk rumah tradisional. Atap genteng tua terlihat bertingkat dan sudah ditumbuhi lumut di sejumlah bagian. Dindingnya didominasi warna putih, sementara rangka kayu dan penyangga teras dicat biru.

Bacaaja: Waduk Gajah Mungkur Mengering, Muncul Puluhan Makam Kuno
Bacaaja: Makam Bung Karno di Blitar Kini Bisa Diziarahi 24 Jam

Pintu masuk pesarean berupa pagar besi hitam. Di depannya terdapat teras berlantai keramik putih. Pepohonan di sekitar kawasan membuat suasananya teduh, sementara beberapa daun kering terlihat berserakan di lantai dan jalan.

Di bagian belakang dan samping pesarean, kawasan hijau masih cukup terasa. Pepohonan besar, tanaman pisang dan semak tumbuh di lereng sekitar makam, memperkuat kesan asri yang menjadi ciri kawasan Cepoko.

Pesarean ini dikenal masyarakat sebagai makam Panembahan Pragolapati, sosok yang dikaitkan dengan tokoh dari Pati. Keberadaannya juga menjadi bagian dari cerita sejarah dan tradisi masyarakat setempat.

Muhammad Asy’ari, warga yang menjaga makam, mengatakan nama sosok yang dimakamkan di tempat itu sempat memiliki beberapa penyebutan.

“Dulu waktu saya kecil, namanya Mbah Karto Kusumo. Kemudian ada peneliti yang menyebut Mbah Wiryo Kusumo. Terakhir dari keluarga Pati menyatakan namanya Wasis Joyo Kusumo,” ujar Asy’ari, Rabu (16/9/2026).

Menurut Asy’ari, kawasan makam juga mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Saat dia mulai tinggal di sekitar lokasi pada 2019, akses menuju makam masih berupa jalan setapak. Kini kawasan tersebut sudah memiliki jalan berpaving, talut, pelataran dan tempat parkir.

Sejumlah pembangunan itu, kata dia, turut melibatkan warga yang memiliki kaitan dengan Pati. Di kawasan pesarean juga terdapat musala dan sendang yang menjadi bagian dari lingkungan makam.

Pesarean tersebut tepatnya berlolasi di Jalan Joyo Kusumo, Cepoko, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Lokasinya dari jalan utama Gunungpati perlu masuk dan melewati jalan menurun hingga dekat persawahan.

Di kecamatan yang sama terdapat pesarean lain yang juga dikaitkan dengan tokoh Joyo Kusumo. (bae)

You Might Also Like

Bandara Ahmad Yani Semarang Siap Sambut Kafilah MTQ Nasional

Gamers Ngumpul, 121 Tim Serbu Turnamen Free Fire di Warmindo Mayoritas

Natael PMKRI Sebut Negara Lagi Gak Baik-baik Saja: Anggaran Jumbo, Hidup Rakyat Makin Berat

Jejak Sejarah Taman Lele Semarang: dari Kisah Perang Jawa hingga Jadi Kampung Wisata

Kenalan Sama Pak Sururi, Orang Biasa dengan Aksi Luar Biasa Jaga Pesisir Semarang

TAGGED:cepokogunungpatimakam joyo kusumopanembahan pragolapatipesarean joyo kusumoSemarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul) Dosen Cabul UIN Walisongo Semarang Kini ‘Bebas Tugas’
Next Article BLUSUKAN KE GUDANG - Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) blusukan ke gudang tembakau perwakilan pabrikan rokok di Temanggung, untuk memastikan tembakau petani terserap dengan harga layak, Rabu (16/9/2026). Blusukan ke Perwakilan Pabrik Rokok, Bupati Temanggung Ingin Pastikan Tembakau Petani Terserap

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Notaris Diawasi, Warga Dapat Kepastian Hukum

BLUSUKAN KE GUDANG - Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) blusukan ke gudang tembakau perwakilan pabrikan rokok di Temanggung, untuk memastikan tembakau petani terserap dengan harga layak, Rabu (16/9/2026).

Blusukan ke Perwakilan Pabrik Rokok, Bupati Temanggung Ingin Pastikan Tembakau Petani Terserap

PESAREAN SESEPUH--Pesarean Joyo Kusumo Panembahan Pragolapati berada di Kelurahan Cepoko, Gunungpati, Kota Semarang, Rabu (16/9/2026). (bae)

Menziarahi Pesarean Panembahan Pragolapati di Cepoko Gunungpati

BERPIHAK KEPADA KORBAN - Ketua Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA), Kurnia Muhajar, berkomitmen penanganan dugaan kasus kekerasan seksual di UIN Walisongo berpihak kepada korban. (dul)

Dosen Cabul UIN Walisongo Semarang Kini ‘Bebas Tugas’

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak.

Ade Safri Bilang Kasus Saham Gorengan PIPA Masuki Babak Baru, 2 Tersangka Sudah Dilimpahkan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

PENUMPANG KERETA--Penumpang KA Kaligung turun dari kereta usai menyelesaikan perjalanan di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)
Info

KAI Semarang Tambah Kapasitas KA Kaligung untuk Dukung MTQ Nasional

September 3, 2026
Dua begal sadis yang beraksi di Jl. Halmahera, Semarang, diringkus polisi.
Hukum

Tampang Duo Begal Sadis Halmahera Semarang, Eksekutor Ditangkap di Magelang

April 8, 2026
MAHASISWA MENGGUGAT - Mahasiswa yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Semarang berjalan kaki menuju gedung DPRD Jateng, menuntut evaluasi total dan penghentian program MBG, Rabu (17/6/2026). (dul)
Info

Tak Ada Pejabat Temui Massa Aksi, PMII Semarang: Mengecewakan! Kami Datang Bawa Kajian

Juni 17, 2026
ALIH FUNGSI LAHAN - Citra satelit menunjukkan adanya pembukaam lahan di kawasan BSB City. (google earth)
Fokus

Setop Jual Hulu Ngaliyan ke Pengembang, Amerta: Akar Masalah Banjir

Mei 22, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Menziarahi Pesarean Panembahan Pragolapati di Cepoko Gunungpati
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?