Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Abaikan Klakson Masinis, Pengendara Sepeda Motor Tertemper Kereta Sangkuriang
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Abaikan Klakson Masinis, Pengendara Sepeda Motor Tertemper Kereta Sangkuriang

R. Izra
Last updated: Mei 14, 2026 4:38 pm
By R. Izra
2 Min Read
Share
KERETA TERTEMPER SEPEDA MOTOR - Tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor di Jember. Pemotor disebut mengabaikan peringatan klakson dari masinis. (Instagram @railfanssindo)
KERETA TERTEMPER SEPEDA MOTOR - Tabrakan antara kereta api dengan sepeda motor di Jember. Pemotor disebut mengabaikan peringatan klakson dari masinis. (Instagram @railfanssindo)
SHARE

BACAAJA, JEMBER – Insiden kereta tertemper motor kembali terjadi. Kali ini melibatkan Kereta Api Sangkuriang relasi Ketapang-Bandung di wilayah Jember, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di jalur antara Kotok (KTK) dan Arjasa (AJ), tepatnya di perlintasan sebidang JPL 168 km 205+5/6.

Akibat kejadian tersebut, KA Sangkuriang sempat berhenti luar biasa di lokasi untuk dilakukan pemeriksaan sarana sebelum akhirnya kembali melanjutkan perjalanan sekitar pukul 17.04 WIB.

Bacaaja: Cerita Musa, Penyelamat Nyawa di Tepi Rel Kereta
Bacaaja: Ketika Disiplin Diabaikan, Wajar Bila Tragedi Berulang di Perlintasan Kereta

Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan masinis sebenarnya sudah memberikan semboyan 35 atau sinyal peringatan berupa klakson panjang berkali-kali sebelum kejadian.

“Masinis KA Sangkuriang sebelumnya telah memberikan semboyan 35 atau isyarat peringatan secara berulang kali, tetapi karena jarak yang sudah terlalu dekat maka kejadian temperan tidak dapat dihindarkan,” jelas Cahyo.

Diduga, pengendara motor tetap nekat melintas meski kereta sudah mendekat dan klakson sudah dibunyikan keras.

Beruntung, seluruh penumpang dan petugas kereta dipastikan selamat dalam insiden tersebut.

Cahyo juga kembali mengingatkan masyarakat supaya nggak asal menerobos perlintasan kereta. Soalnya, kereta api punya jarak pengereman yang panjang dan nggak bisa berhenti mendadak kayak kendaraan biasa.

“Selalu berhenti sejenak ketika hendak melewati perlintasan sebidang. Jangan mempertaruhkan nyawa hanya karena terburu-buru,” katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Surabaya, Alfaviega Septian Pravangasta mengaku menyayangkan kejadian tersebut.

Menurutnya, perlintasan itu sebenarnya sudah dilengkapi palang pintu dan pos penjagaan yang dibangun lewat proyek peningkatan jalur KA Jember-Kalisat.

Masalahnya, sampai sekarang belum ada petugas yang berjaga untuk mengoperasikan palang pintu tersebut.

“Pada perlintasan tersebut sebenarnya telah dilengkapi dengan palang pintu dan pos jaga,” jelas Alfaviega.

Pihak DJKA juga mengaku sudah mengirim surat ke Dinas Perhubungan Jember sejak 8 April 2026 agar menyediakan petugas penjaga perlintasan.

Masyarakat pun kembali diingatkan buat selalu berhenti, tengok kanan-kiri, dan memastikan kondisi aman sebelum melintasi rel kereta. Karena sekali lengah, risikonya bisa fatal. (*)

You Might Also Like

Dukun Iskandar Kambuh Lagi: Pasutri di Pemalang Jadi Korban Kopi Beracun

Ya Ampun.. Sekolah Negeri Disegel, Anak-Anak Belajar di Tenda

Daging Ikan Sapu-sapu Dimakan Boleh Nggak Sih? Ini Jawaban Jujurnya Banget

Modal Haram, Mimpi Tumbang: Duit Jalan, Kursi Bupati Nggak Nyampe

Kamu Tahu Gak? Pasir di Pantai Itu dari Kotoran Ikan, Begini Faktanya

TAGGED:headlinejemberka sangkuriangkecelakaan keretapemotor tertemper keretasepeda motor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Nama Perusahaan Dipasang Kurban, Eh Hukumnya Malah Bikin Bingung Banyak Orang
Next Article DIALEK SEMARANGAN - Dialek Semarangan bukan sekadar logat bahasa, tapi merupakan identitas. Dialek Semarangan Bertahan di Tengah Gempuran Bahasa Jaksel dan Slang TikTok

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Waisak Belum Mulai, Borobudur Sudah Full Booking

Ibu-Ibu Pegang Pisau Kurban, Ternyata Hukumnya Bikin Banyak Kaget

Jangan Ikut Bikin Panas, Pesan Ahmad Luthfi ke Banser

Jateng Siap “Kunci” Lahan Pertanian Lewat Perda

Atasi RTLH, Jateng Pilih Gotong Royong

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi terpidana berada di dalam sel penjara.
Hukum

Hukuman Pidana Kerja Sosial Mulai Berlaku Januari 2026, Gimana Sih Ketentuannya?

Desember 29, 2025
Info

BNPB Siap Normalisasi Kali Juwana

Januari 16, 2026
Warga Sragen bergotong royong bangun rumah sasaran program RTLH. Foto: dok.
Daerah

Puluhan Rumah di Sragen Mulai Dibedah, Bupati Turun Langsung Pantau Proyek Desa Bebas RTLH

September 2, 2025
Ilustrasi petugas pemadam kebakaran (Damkar) berupaya memadamkan api.
Unik

Tragedi Kebakaran Warung Kelontong di Semarang, Tewaskan Lansia 94 Tahun

Maret 1, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Abaikan Klakson Masinis, Pengendara Sepeda Motor Tertemper Kereta Sangkuriang
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?