Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Atasi RTLH, Jateng Pilih Gotong Royong
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Atasi RTLH, Jateng Pilih Gotong Royong

Di saat harga bahan bangunan makin bikin tarik napas panjang, masih banyak warga yang tiap malam tidur di rumah dengan atap bocor, dinding rapuh, sampai lantai seadanya. Di Jateng, urusan rumah layak huni ternyata nggak cuma dibebankan ke pemerintah. Baznas, ASN, sampai warga diajak patungan tenaga dan kepedulian buat bikin “rumah nyaman” nggak cuma jadi mimpi.

T. Budianto
Last updated: Mei 14, 2026 5:58 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANTUAN RTLH: Wagub Jateng, Taj Yasin didampingi Ketua Baznas Jateng, KH Ahmad Darodji secara simbolis menyerahkan bantuan RTLH 2026 senilai Rp2,1 miliar, Kamis, (14/5/2026). (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Pemprov Jateng lagi ngebut ngajak banyak pihak buat urusan yang sering dianggap sepele tapi sebenarnya krusial: rumah yang layak buat ditinggali.

Lewat semangat gotong royong, Pemprov kolaborasi bareng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng buat bantu perbaikan Rumah Tak Layak Huni (RTLH). Tahun 2026 ini, ada 111 rumah warga yang bakal direhab dengan total bantuan lebih dari Rp2,1 miliar.

Wagub Jateng, Taj Yasin Maimoen bilang, program RTLH bukan cuma perkara semen, bata, atau genteng baru. Menurutnya, rumah yang layak itu juga soal harga diri dan harapan hidup warga.

Baca juga: Diterjang Angin, Rumah Warga Siap Diperbaiki Lewat RTLH

“Kalau ada masalah, duduk bareng-bareng, langsung bantu. Ini yang penting,” kata Gus Yasin. Ia menilai, kenyamanan hidup nggak lahir cuma dari bangunan bagus, tapi juga dari lingkungan yang masih punya rasa peduli.

Makanya, ia ngajak budaya gotong royong jangan sampai hilang. Sebab kebutuhan rumah layak di Jawa Tengah masih besar banget dan nggak mungkin ditangani sendirian lewat APBD. Mulai dari pemerintah daerah, CSR perusahaan, Baznas, sampai masyarakat disebut harus ikut turun tangan.

Data yang dipaparkan juga bikin geleng kepala. Awal 2025, backlog perumahan di Jateng masih tembus 1,3 juta unit. Sampai akhir 2025 memang sudah tertangani sekitar 274 ribu unit, tapi sisanya masih lebih dari 1 juta rumah.

Masih Panjang

Masuk Triwulan I tahun 2026, ada tambahan penanganan 6.798 unit RTLH. Artinya, perjuangan buat bikin warga punya rumah layak masih panjang. Gus Yasin juga kasih apresiasi buat ASN muslim di lingkungan Pemprov Jateng yang rutin menyalurkan zakat lewat Baznas. Dana itu kemudian diputar lagi buat program sosial, termasuk rehab rumah warga kurang mampu.

Salah satu penerima bantuan, Rohmiyati (54), warga Getasan, Kabupaten Semarang, jadi bukti kalau bantuan rumah kadang lebih menenangkan daripada sekadar janji.

Selama ini ia tinggal di rumah yang kondisinya memprihatinkan. Di tengah ekonomi yang pas-pasan, Rohmiyati juga harus merawat suaminya yang mengalami gagal ginjal dan harus cuci darah dua kali seminggu.

Baca juga: Puluhan Rumah di Sragen Mulai Dibedah, Bupati Turun Langsung Pantau Proyek Desa Bebas RTLH

Kerja serabutan yang ia jalani jelas belum cukup buat renovasi rumah. Karena itu, kabar rumahnya bakal diperbaiki jadi hal yang paling ia syukuri tahun ini. “Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ucap Rohmiyati.

Buat Rohmiyati, rumah baru nanti bukan cuma soal tembok yang lebih kokoh atau atap yang nggak bocor lagi. Tapi juga tentang rasa tenang buat bertahan hidup.

Di tengah zaman ketika orang gampang pamer rumah estetik di media sosial, masih ada warga yang cuma berharap rumahnya sekadar aman saat hujan datang. Dan kadang, gotong royong adalah “arsitek” terakhir yang masih mau mengetuk pintu mereka. (tebe)

You Might Also Like

Cegah Banjir, Gus Yasin Ajak Warga Rajin Bikin Biopori

Gemes Maksimal! Puluhan ‘Calon Haji Cilik’ Ini Bikin Suasana Manasik Jadi Super Seru

Pemprov-Lanal Semarang Sepakat Jaga Perairan

KUR-nya Buat Rakyat, Duitnya Buat Mantri

Novel Baswedan Semprot Sidang Militer Kasus Andrie Yunus: Orang Tidak Kompeten!

TAGGED:backlog jatengBaznas jatengheadlinepemprov jatengrtlh
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article DIALEK SEMARANGAN - Dialek Semarangan bukan sekadar logat bahasa, tapi merupakan identitas. Dialek Semarangan Bertahan di Tengah Gempuran Bahasa Jaksel dan Slang TikTok
Next Article Jateng Siap “Kunci” Lahan Pertanian Lewat Perda

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Agustina Dorong Sport Tourism Jadi Mesin Ekonomi Daerah

Bukan Sekadar Makam Tua, Kiai Jungke Diyakini Bisa Hidupkan Perekonomian Kampung

Waduk Wadaslintang Viral! Konten Peserta Festival STEKOM Tembus 500 Ribu Views

Ketua Pengarah Pelaksana Soekarno Run SOC 2026, Aria Bima, memaparkan prediksi perputaran uang dari event yang ia helat, Minggu (28/6/2026). (bae)

Soekarno Run Dongkrak Ekonomi Solo, Perputaran Uang Ditaksir Tembus Rp5 Miliar

DAPAT MOBIL--Pelari asal Boyolali, Fikri (berkacamata hitam) menerima hadiah mobil listrik secara simbolis di panggung Soekarno Run SOC 2026. (rng)

Doa Orang Tua Antar Fikri Pelari Boyolali Boyong Mobil Listrik di Soekarno Run 2026

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Jateng Masih Laku Keras di Mata Investor

Oktober 21, 2025
Info

Beda Nasib Ormawa Fakultas UIN Semarang dan UIN Jogja

April 4, 2026
Sepak Bola

Main di Kandang, Serasa Tandang: Jafri Sastra Kecewa Berat

Januari 18, 2026
Skandal ijazah palsu, dan plagiarisme tidak hanya terjadi di Indonesia. Bahkan di belahan dunia, saat ini juga nyaris dipenuhi dengan banyaknya pejabat negara yang terlibat dalam skandal ijazah palsu. Foto: ilustrasi
Unik

Deretan Skandal Ijazah Palsu Pejabat di Belahan Dunia

Juli 19, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Atasi RTLH, Jateng Pilih Gotong Royong
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?