Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kejati Jateng Gaspol Lacak Aset Korupsi Kakao yang Libatkan Dosen UGM
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Kejati Jateng Gaspol Lacak Aset Korupsi Kakao yang Libatkan Dosen UGM

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah tengah mengusut serius kasus dugaan korupsi pengadaan biji kakao fiktif senilai Rp7 miliar dalam proyek Cocoa Teaching and Learning Industry (CTLI) UGM tahun 2019. Saat ini, proses pemberkasan kasus telah hampir rampung dan akan segera dilimpahkan ke pengadilan. Selain fokus pada aspek hukum, jaksa juga membentuk tim khusus untuk menelusuri aset demi memulihkan kerugian negara.

baniabbasy
Last updated: Agustus 26, 2025 9:48 pm
By baniabbasy
2 Min Read
Share
Aspidsus Kejati Jateng, Lukas Alexander menjelaskan penyidikan kasus korupsi pengadaan biji kakao yang melibatkan dosen UGM. Foto: bae
Aspidsus Kejati Jateng, Lukas Alexander menjelaskan penyidikan kasus korupsi pengadaan biji kakao yang melibatkan dosen UGM. Foto: bae
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah (Kejati Jateng) makin serius ngebongkar kasus dugaan korupsi pengadaan biji kakao fiktif senilai Rp7 miliar. Nggak cuma berkas yang lagi dipersiapin buat dilempar ke pengadilan, tapi jaksa juga udah gaspol buat ngejar aset para tersangka.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Lukas Alexander, bilang kalau sekarang kasus ini udah tahap pemberkasan dan nggak lama lagi segera dilimpahkan ke pengadilan.

Tapi yang lebih penting, ada tim khusus yang diturunkan buat tracking aset biar duit negara bisa balik.

“Sekarang ada tim yang lagi jalan untuk penelusuran aset ya. Karena kita dituntut bukan hanya menyerahkan namun bagaimana mengembalikan kerugian negara,” kata Lukas, Selasa (26/8/2025).

Lukas juga nyebutin, sampai sekarang udah ada 20 lebih saksi yang dipanggil. Bahkan pihak UGM juga terbilang kooperatif, nyediain data dan dokumen yang dibutuhin penyidik.

“Saksi sudah 20-an orang. Pihak UGM kooperatif jika kita butuh data, bahan dan informasi dan dokumen, diberikan,” tegasnya.

Kasus ini bermula dari proyek pengadaan biji kakao buat Cocoa Teaching and Learning Industry (CTLI) UGM tahun 2019. Proyek itu kerjasama antara PUI (Pengembangan Usaha dan Inkubasi) UGM dengan PT Pagilaran, yang mayoritas sahamnya punya UGM.

Sekarang ada tiga tersangka yang udah dipasangin status: RG, mantan Direktur Utama PT Pagilaran; HY, Kasubdit Inkubasi PUI UGM; dan HU, dosen UGM yang juga Direktur PUI.

Jaksa menduga, kerugian negara paling banyak dinikmati RG. Sementara HU dianggap lalai karena langsung nge-ACC pembayaran Rp7,4 miliar pada 23 Desember 2019 tanpa ngecek dokumen pengadaan kakao. (bae)

You Might Also Like

Rawit Lagi “Pedas”, Pemprov Gelontor Tiga Ton ke 15 Daerah

Geger! Polisi di Maluku Diduga Terlibat Pemerasan Kasus Limbah Berbahaya

Purbaya Bilang Anggaran MBG akan Dipangkas hingga Kurang dari Rp200 Triliun, Beneran Pak?

Banjir Kembali Terjang Mangkang Kulon

Gratis, Pelajar SMP Semarang Bisa Adu Skill Free Fire di K-RUSH

TAGGED:headlinekejaksaan tinggi jawa tengahKorupsi Biji kakao
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Legislatif DPP PDI Perjuangan Bambang 'Pacul' Wuryanto salam komando dengan Plt Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Fx. Hadi Rudyatmo. Foto: dok Bambang Pacul: Pindah Partai? Nggak Kampret! Selalu PDIP, Tetap PDIP!
Next Article Foto illustrasi kereta petani pedagang di China yang bisa diduplikasi di Indonesia. Foto: dok/Djoko S. Kereta Petani–Pedagang: Jalan Tengah Membangun Ekonomi Desa dan Menekan Urbanisasi

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi jenazah korban.
Info

Lagi Glamping, Satu Keluarga Tewas di Posong Temanggung

Mei 28, 2026
SIM B1 Umum palsu yang dipakai Gilang, sopir Po Cahaya Trans yang lakalantas di Semarang. Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Buntut Lakalantas Bus Cahaya Trans Tewaskan 16 Penumpang, Polisi Bongkar Pembuat SIM Palsu

Februari 18, 2026
Hukum

Drama Mencekam di Purbalingga, Pasutri Lansia Tewas Jadi Korban Keponakan Sendiri

Oktober 1, 2025
Politik

PDIP Kasih Instruksi Tegas, MBG Bukan Ladang Cuan, Jangan Main-Main!

Februari 28, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kejati Jateng Gaspol Lacak Aset Korupsi Kakao yang Libatkan Dosen UGM
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?