Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OTT Bupati Pemalang, Luthfi: Sudah Diingatkan Berkali-kali, Kami Sangat Prihatin
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

OTT Bupati Pemalang, Luthfi: Sudah Diingatkan Berkali-kali, Kami Sangat Prihatin

Kasus dugaan korupsi yang kembali menjerat kepala daerah di Jawa Tengah membuat Gubernur Ahmad Luthfi angkat bicara. Ia mengaku prihatin sekaligus menyesalkan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

T. Budianto
Last updated: Juli 29, 2026 4:42 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menyampaikan keprihatinannya atas operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Menurut Luthfi, kabar tersebut menjadi pukulan karena selama ini Pemprov Jateng telah berupaya memperkuat pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan.

“Saya sebagai gubernur sangat prihatin sekali dan sangat menyesal sekali,” kata Luthfi saat ditemui di kantornya, Rabu (29/7/2026). Ia menjelaskan, berbagai langkah pencegahan telah dilakukan bersama KPK. Mulai dari retret kepala daerah, program koordinasi, supervisi, dan pencegahan korupsi (Korsupgah), hingga penandatanganan pakta integritas.

Baca juga: Jateng Juara Korupsi 2026! Lima Bupati Terjaring OTT KPK

Bahkan, menurutnya, peringatan kepada para kepala daerah juga terus disampaikan, termasuk setelah adanya kasus OTT sebelumnya. “Sudah sampai nyinyir kami sampaikan. Pasca adanya OTT juga sudah kami kumpulkan lagi, kasih peringatan lagi,” ujarnya.

Terkait dugaan jual beli jabatan dan gratifikasi yang menyeret Anom Widiyantoro, Luthfi mengaku masih menunggu penjelasan resmi dari KPK mengenai konstruksi perkara tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa di lingkungan Pemprov Jateng penerapan sistem meritokrasi tetap menjadi prinsip utama dalam pengisian jabatan.

Berdasarkan Kompetensi

Menurutnya, seluruh proses penempatan jabatan di lingkungan Pemprov, termasuk di BUMD dan BLUD, dilakukan berdasarkan kompetensi dan aturan yang berlaku.

“Jabatan itu adalah amanah. Saya juga ucapkan terima kasih kepada para Gubernur Jateng terdahulu yang sudah menciptakan namanya sistem meritokrasi. Kita tinggal meneruskan, kemudian saya tambahi no titip-titip, no jastip. Kalau ada, saya sendiri yang akan mendindak,” tegasnya.

Luthfi mengaku terus mengingatkan seluruh pejabat publik, baik kepala daerah maupun pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), agar menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum dan tidak menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi ataupun kelompok. Ia berharap kasus serupa tidak kembali terulang di Jateng.

Baca juga: OTT KPK ke-18 pada 2026: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Jadi Bupati Kelima di Jateng yang Ditangkap

Sementara terkait penunjukan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Luthfi mengatakan pemerintah provinsi masih menunggu proses lebih lanjut sesuai mekanisme yang berjalan.

Meski begitu, Pemprov Jateng telah menyiapkan tim pendamping untuk memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pemalang tetap berjalan normal. Pendampingan tersebut dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meski proses hukum sedang berlangsung.

Pakta integritas bisa ditandatangani, peringatan bisa diulang berkali-kali. Tapi kalau integritas hanya berhenti di atas kertas, yang bekerja paling cepat bukan lagi birokrasi, melainkan penyidik. (tebe)

You Might Also Like

Solo Siap Sambut Mudik! Respati Minta Semua Pihak Kompak Amankan Lebaran

Ngurus Kemiskinan Nggak Bisa Sendirian: Pemprov-Baznas Kompak Gas Bareng

Respati Kenang Ki Anom Suroto, Jingle ‘Solo Berseri’ Siap Jadi Soundtrack Kota Surakarta

Jejak Panjang Sugiri Sancoko, dari Dewan ke Jerat OTT

42 Hari Lagi Puasa! Muhammadiyah Putusin 1 Ramadan Jatuh pada Tanggal 18 Februari 2026

TAGGED:ahmad luthfibupati pemalangheadlineOTT KPKpemkab pemalangpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Sekda Jateng: “Komplain Warga Itu Vitamin, Bukan Ancaman”
Next Article Trans Jateng Nambah Jalur Lagi! Magelang-Temanggung Dulu, Pantura Menyusul

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Seharian Berhijab atau Helm, Kok Ketombe Muncul?

Mau Anak Jago Cari Solusi, Ini Trik dari Psikolog

MTQ di Semarang Bukan Cuma Soal Lomba, UMKM Ikut Cari Pasar

Ilustrasi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kasus Keracunan MBG di Karo Naik Penyidikan, Siapa bakal Jadi Tersangka?

Menag Dorong Indonesia Jadi Rujukan Penjurian MTQ Dunia

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

SAKSI SIDANG--Eks Kowad, Dian Putri Permatasari (kemeja putih) dicecar soal pembelian mobil saat menjadi saksi sidang TPPU BUMD Cilacap di pengadilan, Senin (22/6/2026). (bae)
Hukum

Kowad Cantik Diduga Dapat Jatah Alphard dari Letjen Widi, TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Juni 23, 2026
Tim penyidik sedang memeriksa pelimpahan kasus pengedit konten cabul dengan AI, Kamis (8/1/2026). (bae)
Hukum

Masih Ingat Chiko, Pengedit Konten Cabul Smanse? Bentar Lagi Dia Disidang

Januari 8, 2026
Sepak Bola

Tinggal Tiga Laga, PSIS Ditinggal Pelatih

April 15, 2026
Suasana pertemuan Kunjungan Kerja Komisi III DPR RI ke Kepulauan Riau dalam rangka kunjungan spesifik terkait RUU KUHAP. Foto: dok.
Hukum

RUU KUHAP Baru: Penegakan Hukum Lebih Manusiawi, Hak Tersangka dan Korban Diperkuat!

Agustus 25, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OTT Bupati Pemalang, Luthfi: Sudah Diingatkan Berkali-kali, Kami Sangat Prihatin
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?