Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Prambanan Siap Diserbu 35 Ribu Umat!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Plesir

Prambanan Siap Diserbu 35 Ribu Umat!

Catat tanggalnya: 18 Maret 2026. Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah bakal tumplek blek di Candi Prambanan buat gelaran Tawur Agung Kesanga Nasional. Sehari sebelum Nyepi, suasana sakral bakal ketemu kreativitas ogoh-ogoh khas Jawa Tengah. Diprediksi, 30-35 ribu orang hadir.

T. Budianto
Last updated: Februari 26, 2026 5:43 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
TAWUR AGUNG: Prosesi Tawur Agung Kesanga dalam rangka Hari Raya Nyepi di pelataran Candi Prambanan, beberapa waktu lalu. Rangkaian prosesi yang dilaksanakan merupakan bagian dari perayaan Nyepi tahun baru Saka. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Upacara Tawur Agung Kesanga Nasional 2026 dijadwalkan berlangsung Rabu (18/3/2026) di pelataran Wisnu Mandala, Kompleks Prambanan yang berada di perbatasan Jateng-DIY (Klaten-Sleman).  Sehari setelahnya, Kamis (19/3/2026), umat Hindu memasuki Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Baca juga: Tol Klaten-Prambanan Resmi Dibuka, Bupati Dorong Lonjakan Wisatawan

Ketua Panitia Tawur Agung Nasional 2026, Bibit Hariadi menyebut, rangkaian kegiatan sudah dimulai sejak 8 Maret 2026. Puncaknya tetap di Prambanan, lokasi yang dinilai punya nilai historis dan spiritual kuat.

Selain ritual sakral, ada sentuhan kreatif anak muda Jateng lewat pawai sekitar enam ogoh-ogoh. “Ini karya generasi muda Jawa Tengah. Kreativitas lokal yang juga jadi daya tarik wisata,” kata Bibit usai audiensi dengan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, Kamis (26/2/2026).

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, panitia memperkirakan 30 ribu hingga 35 ribu orang bakal hadir. Nggak cuma dari Jawa Tengah, tapi juga dari Jawa Timur, Lampung, sampai Bali.

Magnet Wisata

Skalanya yang besar bikin Tawur Agung nggak cuma dimaknai sebagai ritual spiritual, tapi juga magnet pariwisata dan etalase budaya daerah. Lokasi di perbatasan DIY-Jateng pun dianggap strategis untuk memperluas dampak ekonomi.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Jawa Tengah, Tri Wahono menegaskan, Tawur Agung di Prambanan bukan ingin “mem-Bali-kan” Jawa Tengah. “Kita tidak pernah mengangkat konsep Bali. Jawa Tengah punya tradisi sendiri,” ujarnya.

Gunungan, ikon budaya Jawa, bakal kembali dihadirkan dalam prosesi. Nilai wilujengan khas Jawa pun jadi warna tersendiri. Berkah gunungan nantinya akan dibagikan bersama sebagai simbol kebersamaan.

Baca juga: Kemenpar Dorong Shiva Festival Naik Level Nasional

Tahun ini, perayaan Nyepi mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga.” Pesannya jelas: persaudaraan universal, toleransi, dan tanggung jawab menjaga bumi.

Gubernur Ahmad Luthfi memastikan dukungan penuh dari Pemprov Jateng. Ia menekankan empat hal krusial: kesakralan ritual, ketertiban acara, keamanan peserta, dan kelestarian kawasan cagar budaya.

“Pemprov Jateng mendukung pelaksanaan Tawur Agung Nasional, dengan tetap menjaga kesakralan, ketertiban, keamanan, dan kelestarian kawasan Prambanan,” tegasnya. Bahkan saat ditanya soal kehadiran, jawabannya singkat tapi pasti. “Nggih, saya datang nanti.”

Tawur Agung di Prambanan tahun ini bukan cuma soal ritual sebelum heningnya Nyepi. Ini tentang bagaimana tradisi lokal naik panggung nasional, tanpa kehilangan jati diri. Jadi, sebelum Bali identik dengan ogoh-ogoh, jangan lupa: Jateng juga punya cerita. (tebe)

You Might Also Like

Demi Sebotol Congyang, Aksi Brutal Begal Sadis di Halmahera Semarang Terungkap

Widodo C Putro Resmi Latih Mahesa Jenar

KPK Sentil Program MBG: Dominasi BGN Rawan Konflik, Potensi Korupsi Terbuka Lebar!

Biksu Thudong Disambut Hangat di Genuk

Ribuan Media Cetak Tutup, DPR Desak Pemerintah Lindungi Nasib Jurnalis

TAGGED:headlinepemprov jatengphdi jatengtawur agung prambanan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Tiga Poin Harga Mati, PSIS Janji All Out di Batakan
Next Article Kemenhub RI: 38,7 Juta Pemudik Masuk ke Jateng

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Goa Kreo Bukan Cuma Monyet, Ada Jejak Sunan Kalijaga yang Masih Dijaga

Pakar: Insentif Kendaraan Listrik Jangan Cuma Parkir di Kota

Jangan Sampai Pesantren Jadi Tempat Takut Pulang

DAMPINGI KORBAN--Kuasa hukum korban, Sukarman (kiri) menjelaskam kasus dugaan penganiayaan petinggi HIPMI Jateng. (ist)

Korban Penganiayaan Petinggi HIPMI Jateng Buka Suara di Hadapan Penyidik Polda

TANGANI BANJIR--Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin menyampaikan strategi tangani banjir rob saat Rembug Pembangunan Jateng di Pendopo Kabupaten Grobogan, Jumat (29/5/2026). (bae)

Ogah Nanggung Beban Sendirian, Pemkot Semarang Ajak Daerah Lain Kompak Atasi Banjir-Rob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi dari AI sejumlah anak jadi korban keracunan makanan.
Info

Runyam! Siswa Korban Keracunan MBG di Pamekasan Diminta Bikin Video Muntah karena Kekenyangan

September 19, 2025
Unik

Renovasi Sekolah Gagal, Anggaran Dialihkan Demi Penuhi Permintaan Suami Wali Kota

Juli 10, 2025
Plesir

Cap Go Meh di Semarang: Bukan Sekadar Barongsai, Tapi Panggung Harmoni Warga Jateng

Maret 14, 2026
Ekonomi

Siap-Siap, Kemenhub Bilang 24 Desember Bakal Jadi Hari Paling Ramai Se-Indonesia

Desember 6, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Prambanan Siap Diserbu 35 Ribu Umat!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?