Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: OPM Pertanyakan Kapasitas Gibran Selesaikan Masalah Papua: Apa Kualifikasinya? Percuma!
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Unik

OPM Pertanyakan Kapasitas Gibran Selesaikan Masalah Papua: Apa Kualifikasinya? Percuma!

R. Izra
Last updated: Juli 9, 2025 3:24 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom.
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), Sebby Sambom.
SHARE
Highlights
  • headline 5

NARAKITA, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Wakil Presiden Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mengurus masalah Papua, dan berkantor di Bumi Cendrawasih.

Prabowo yang menugaskan Gibran menyelesaikan masalah Papua langsung mendapat respons negatif dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Juru Bicara OPM, Sebby Sambom, menyangsikan kapasitas Gibran untuk bisa menyelesaikan konflik di Papua.

“Apa kualifikasinya untuk selesaikan masalah di Papua? Tidak mungkin berhasil. Percuma,” cetus Sebby.

Sebby Sembom, menegaskan apa pun keputusan pemerintah pusat soal Papua akan berakhir percuma selama perundingan tidak dilakukan.

Menurutnya, dengan mengedepankan operasi militer, justru pemerintah Indonesi mendorong percepatan untu Papua merdeka.

“Agar benang kusut permasalahan di Papua terurai, apalagi yang terkait keamanan, pemerintah Indonesia harus berunding dengan perwakilan OPM. Jika tidak, masalah akan semakin rumit,” kata Sebby menegaskan.

Diketahui, Presiden Prabowo Subianto akan memberikan penugasan khusus kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk berkantor di Papua.

Hal tersebut diungkap Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra dalam acara Launching Laporan Tahunan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Tahun 2024, pada Rabu (2/7/2025).

Yusril mengungkap, ini merupakan yang pertama adanya penugasan khusus secara resmi dari Presiden kepada Wakil Presiden untuk penanganan masalah Papua.

Lanjutnya, kemungkinan besar akan ada kantor bagi Gibran di Papua selama menjalani penugasan khusus tersebut.

Sebelumnya, penugasan serupa pernah dilakukan Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kepada Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin.

Lewat Keputusan Presiden Nomor 20 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat, Ma’ruf Amin dipercaya memimpin tim tersebut sebagai Ketua Dewan Pengarah.

Pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul, Jamiluddin Ritonga, mengingatkan bahwa penugasan tersebut juga memiliki risiko politik yang perlu diperhitungkan.

Bila Gibran nantinya berhasil, maka Prabowo berpotensi dikenang sebagai bapak pembangunan dan penegak HAM di Papua.

Sebaliknya, jika gagal, kepercayaan masyarakat Papua terhadap pemerintah pusat bisa jadi runtuh.

Sekretariat Komnas HAM Papua memberikan sejumlah catatan kritis Gibran atas tugas ini.

Kepala Sekretariat Komnas HAM Papua Frits Ramandey menjelaskan penugasan terhadap Gibran bukan hal yang baru dan sudah dilakukan oleh Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.

Frits menyarankan agar Gibran terlebih dahulu mengevaluasi kinerja Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) yang telah dibentuk.

Frits menyarankan Gibran untuk membentuk tim yang diisi oleh para pakar untuk membantunya dalam menjalankan tugas percepatan pembangunan di Papua.

Menurutnya, para pakar ini harus berasal dari beragam disiplin ilmu, seperti sosial, kesehatan, pendidikan hingga agama.

Ia mengingatkan pemilihan tim percepatan pembangunan Papua tidak dilakukan demi kepentingan politis ataupun citra semata. (*)

You Might Also Like

Jateng Lagi Serius Garap Pariwisata

Timnas Indonesia Cetak Sejarah di Piala Dunia U17, Kalahkan Honduras

Mengapa Bupati dan Sekda Cilacap Dituntut Hukuman Berbeda? KPK Ungkap Alasannya

Timnas Garuda Tak Lagi Spesialis Runner-up

Lantai Kamar Mandi Bau Pesing Ternyata Takluk Pakai Krim Cukur

TAGGED:gibran ditugaskan urus papuaheadlineheadline 5juru bicara opmopm gibranopm ragukan kapasitas gibran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Ribuan Media Cetak Tutup, DPR Desak Pemerintah Lindungi Nasib Jurnalis
Next Article Empat saksi, termasuk pejabat Bapenda Binawan Febriarto diperiksa sebagai saksi sidang Mbak Ita di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (972025). (bae) Konser Denny Caknan di Kota Semarang Dibiayai Uang Dari Pungli

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Bahasa Indonesia di Jerman

PEDULI KESEHATAN PERSONEL - PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah secara rutin melaksanakan Daily Health Checking sebagai bagian dari perhatian perusahaan terhadap kondisi kesehatan personel.

PLN Icon Plus Tingkatkan Kesadaran Personel terhadap Kesehatan Diri melalui Daily Health Checking

Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan ayah dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi Bocorkan Isi Pembicaraan dengan Prabowo saat MK Putus Perkara Ijazah Gibran

TERDAKWA KORUPSI: Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq yang menjadi terdakwa korupsi, berjalan dengan mengenakan rompi tahanan, di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (8/10/2026). (bae)

Fadia Arafiq Gak Muluk-muluk Pengin Bebas, Cuma Berharap Dihukum Ringan

Ilustrasi markas operator judi online (judol).

Siapa Beking Markas Judol di Rumah Dinas TNI? Denpom Periksa 11 Orang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Pemkab Grobogan Gratiskan Pengobatan Korban Terduga Keracunan MBG

Januari 16, 2026
Hukum

Kasus Kucing Ditendang di Blora Gagal Damai, Lanjut Sidang!

April 7, 2026
Info

Google, Meta, TikTok Pesta Iklan, Media Lokal Kebagian Sisa

Juni 16, 2026
JALANI HUKUMAN--Warga binaan Lapas Perempuan Semarang beraktivitas di area blok Cut Nyak Dhien. (bae)
Hukum

Bupati Pekalongan Gak Diistimewakan, Fadia Arafiq Dipindah ke Lapas Semarang

Juli 19, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: OPM Pertanyakan Kapasitas Gibran Selesaikan Masalah Papua: Apa Kualifikasinya? Percuma!
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?