Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban

R. Izra
Last updated: Mei 23, 2026 10:52 am
By R. Izra
3 Min Read
Share
PEMERIKSAAN HEWAN - Petugas kesehatan hewan memeriksa calon hewan kurban.
PEMERIKSAAN HEWAN - Petugas kesehatan hewan memeriksa calon hewan kurban.
SHARE
BACAAJA, SEMARANG – Menjelang Iduladha 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai memperketat pemeriksaan hewan kurban di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual ke masyarakat benar-benar sehat, aman, dan layak dikonsumsi.

Lewat Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, Pemprov Jateng mulai melakukan pemeriksaan kesehatan ternak, vaksinasi, pemberian vitamin, hingga pengawasan lalu lintas hewan yang keluar masuk wilayah Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares mengatakan pihaknya juga menjalankan layanan kesehatan hewan keliling atau healing untuk mempermudah pemeriksaan langsung di lapangan.

Bacaaja: Kisah Ganjar Banyubiru: dari Jagal Jadi Peternak Sapi Jumbo, Dilirik Presiden untuk Kurban
Bacaaja: Ternak Sehat, Peternak Sejahtera: Mohammad Saleh Dukung ‘Healing’ Hewan Gratis di Jateng

“Program ini mencakup pemeriksaan lalu lintas ternak, pemeriksaan kesehatan, vaksinasi, dan pemberian vitamin,” ujarnya saat menghadiri Jambore Inseminator dan Kontes Ternak Piala Gubernur Jateng 2026 di Kompleks Tarubudaya Jateng, Jumat (22/5/2026).

Menurut Frans, sapaan akrabnya, pengawasan diperketat karena pemerintah ingin mencegah hewan sakit beredar saat Iduladha nanti.

Beberapa penyakit yang jadi perhatian di antaranya penyakit zoonosis dan temuan cacing hati yang sering muncul menjelang musim kurban.

Selain memeriksa hewan, pemerintah juga mulai memberikan edukasi kepada pedagang dan masyarakat soal ciri-ciri hewan kurban yang sehat.

Tak cuma itu, juru sembelih halal juga diberi pelatihan dan uji kompetensi supaya proses penyembelihan sesuai syariat Islam sekaligus memenuhi standar kesehatan.

“Pengawasan lalu lintas ternak dan penerjunan petugas kesehatan hewan terus ditingkatkan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit,” katanya.

Stok hewan kurban Jateng aman

Pemprov Jateng memastikan stok hewan kurban tahun ini masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan proyeksi 2026, populasi ternak di Jawa Tengah mencapai lebih dari 6,4 juta ekor. Jumlah itu terdiri dari sekitar 1,3 juta sapi, 1,4 juta domba, dan 3,5 juta kambing.

Kebutuhan hewan kurban masyarakat sendiri diperkirakan hanya sekitar 10 persen dari total populasi ternak yang ada.

Selain menjadi daerah penyangga peternakan nasional, produksi peternakan Jawa Tengah juga terus meningkat. Tahun 2026, produksi daging diproyeksikan mencapai 942 ribu ton, produksi telur 917 ribu ton, dan susu sekitar 76 ribu ton.

Frans mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari peran para peternak dan inseminator yang membantu pelayanan reproduksi ternak di lapangan.

Saat ini, Jawa Tengah memiliki 766 inseminator yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Sementara itu, Sekda Jateng Sumarno mengapresiasi peran peternak dan inseminator dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya sektor peternakan.

Di sela acara, perhatian pengunjung juga sempat tertuju pada domba jumbo bernama Bruno milik Aditya Bayu Purnomo yang jadi juara pertama kategori Domba Jantan Poel dengan bobot mencapai 152 kilogram.

Menurut Adit, merawat ternak bukan cuma soal pakan, tapi juga ketelatenan dan perhatian penuh.

“Kuncinya dipelihara dengan kasih sayang,” ujarnya. (dul)

You Might Also Like

Wisatawan Jateng Udah Lumayan, Tembus 53 Juta, tapi…

Kecelakaan Beruntun Exit Tol Bawen, Truk Hantam 10 Kendaraan di Lampu Merah

Unwahas Terima 4.663 Maba, dari Timor Leste hingga Thailand

Tega! Anak Bakar Rumah Orang Tua di Pati, Cuma Gara-gara Hal Ini

Pemprov Mulai Ngitung “Luka” Pascabanjir

TAGGED:healinghewan kurbanjatengpemeriksaan hewan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi? Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PEMERIKSAAN HEWAN - Petugas kesehatan hewan memeriksa calon hewan kurban.

Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban

RUTINITAS MUSIMAN: Sampai kapan banjir dan longsor di Kota Semarang dianggap sebagai rutinitas musiman yang “wajar” terjadi?

Banjir Datang Lagi, Mangkang Kebanjiran Lagi: Warga sampai Hafal Polanya

PETINGGI PARPOL - Sekretaris DPD PDIP Jateng, Sumanto. (fhm)

Ketua DPRD Jateng Ungkap PR Besar Demokrasi Indonesia: Bukan Sekadar soal Pemilu

PASAR JUMAT - Keramaian Pasar Jumat di Semarang Zoo jelang malam hari, Jumat (22/5/2026). (dul)

Pasar Jumat Semarang Zoo Tempat Healing Murah Warga, Jajanan Lengkap Harga Bersahabat

SIAP TAMPIL--Pelawak Jarwo Kwat pada Jumat (22/5/2026), menjelaskan kesan-kesannya jelang penampilannya di pertunjukan teater Keraton Siluman. (bae)

Gladi Resik Keraton Siluman, Jarwo Kwat Akui Main Teater Lebih Ribet tapi Lebih Seru

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

HukumInfo

Pengadaan IFP Digitalisasi Pembelajaran Sekolah: Kejaksaan Periksa Sekda Provinsi Jateng

Maret 16, 2026
Info

Gunung Andong Libur Selama Ramadan

Februari 17, 2026
Pengendara melintas ke arah Jalan Gombel Baru yang dibikin dua arah setelah Jalan Gombel Lama ditutup mulai Senin (20/4/2026). (dul)
Info

Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

April 20, 2026
Kondisi pascabanjir wilayah di Desa Hotagodang , Batangtoru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu (30/11/2025).
Info

Mengerikan! Korban Tewas Banjir Sumatera Tembus 442 Orang

Desember 1, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Jelang Iduladha, Pemprov Jateng Waspadai Cacing Hati hingga Penyakit Menular Hewan Kurban
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?