Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Semeru Dua Kali Semburkan Awan Panas, Warga Diminta Siaga
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Semeru Dua Kali Semburkan Awan Panas, Warga Diminta Siaga

Nugroho P.
Last updated: November 5, 2026 11:42 am
By Nugroho P.
3 Min Read
Share
ilustrasi Gunung Semeru meletus.
SHARE

BACAAJA, LUMAJANG – Aktivitas Gunung Semeru kembali meningkat pada Kamis pagi, 5 November 2026. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu dua kali meluncurkan awan panas guguran ke arah Besuk Kobokan, dengan jarak luncur mencapai 3.500 meter dari puncak.

Dua kejadian tersebut tercatat pada pukul 06.33 WIB dan 08.43 WIB. Luncuran pertama mencapai sekitar 3 kilometer, sedangkan kejadian kedua melaju lebih jauh hingga 3,5 kilometer.

Meski sempat mengeluarkan awan panas, kondisi permukiman warga di sekitar Semeru dilaporkan masih aman. Petugas juga menyebut luncuran tersebut sudah berhenti dan belum menimbulkan dampak langsung bagi masyarakat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Isnugroho, menjelaskan aktivitas awan panas itu terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimal 22 milimeter.

Durasi masing-masing kejadian berkisar antara 3 hingga 4 menit.

“Terjadi erupsi berupa letusan disertai awan panas, jarak luncurnya berhenti di 3.500 meter,” kata Isnugroho melalui sambungan telepon, Kamis (5/11/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari Pos Pengamatan Gunung Semeru, awan panas sudah tidak lagi meluncur. Warga yang tinggal di kawasan terdekat juga masih bisa menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Informasi dari Pos Pantau Gunung Semeru, awan panasnya sudah berhenti, kondisi masyarakat di sana masih aman, warga tetap beraktivitas seperti biasa,” ujarnya.

Waspadai Ancaman Banjir Lahar

Walaupun situasi saat ini terkendali, Isnugroho meminta masyarakat tidak mengendurkan kewaspadaan. Warga yang tinggal di lereng Semeru diimbau tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi resmi dari petugas pemantau.

Menurut dia, tidak ada dampak langsung yang dilaporkan akibat dua luncuran awan panas tersebut. Namun, material vulkanik berupa pasir dan batu yang menumpuk di lereng gunung perlu menjadi perhatian.

Tumpukan material itu berpotensi terbawa aliran air ketika hujan deras mengguyur kawasan Semeru. Kondisi tersebut bisa memicu banjir lahar hujan, terutama di sungai-sungai yang berhulu dari gunung tersebut.

“Kalau kita lengah, bahaya dari banjir lahar bisa membahayakan warga di sekitar aliran sungai yang berhulu ke Gunung Semeru,” ungkap Isnugroho.

Status Semeru Masih Siaga

Hingga Kamis pagi, status aktivitas Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pun masih memberlakukan sejumlah pembatasan aktivitas di sekitar kawasan gunung.

Masyarakat dilarang melakukan kegiatan di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 kilometer dari puncak. Larangan ini diberlakukan karena kawasan tersebut berisiko terdampak luncuran awan panas.

Selain itu, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Area tersebut berpotensi terkena perluasan awan panas maupun aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 13 kilometer dari puncak.

Dengan aktivitas vulkanik yang masih berstatus Siaga, masyarakat diminta mematuhi rekomendasi petugas. Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan, terutama saat hujan deras turun di kawasan lereng Semeru.(*)

You Might Also Like

Jateng Ngebut Beresin Backlog

Warga Pati Syukuran Gelar Tumpengan Usai Bupati Sudewo Kena OTT KPK

Dede Sunandar Blackout Usai Dipukul Vicky Prasetyo, Ini Tanda Bahayanya

Tambang Ilegal di Ungaran Berpotensi Bikin Pajak Rp3,3 Miliar Melayang

30 Ribu Batang Baja Ringan dari Kendal Ekspor Perdana ke Australia

TAGGED:awan apanas semerugunung semerusemerusemeru meletus
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dua Eks Pejabat KPK Masuk BGN, Ada Misi Antikorupsi
Next Article Gang Sempit di Sragen Jadi Kebun Ganja, 25 Pohon Disita

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PAMER IJAZAH - Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan ijazah miliknya, dari mulai ijazah SD hingga sarjana, dalam persidangan di PN Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).

Detik-detik Jokowi Pamer Ijazah SD-S1 di Ruang Sidang, Roy Suryo Tertawa

Kepala Kanwil HAM Jateng, Mustofa Beleng dan jajarannya saat menjelaskan temuan penggeledahan Ponpes di Sukoharjo. (ist)

Kemenham Temuka Beda Keterangan Polisi vs Ponpes Putri Sukoharjo, Mana yang Benar?

PENYAMBUTAN JENAZAH - Jenazah dua perwira TNI AD yang gugur dalam misi pemadaman karhutla di Kalteng, tiba di Lanumad Ahmad Yani Semarang, Kamis (5/11/2026).

Jenazah Dua Prajurit TNI Gugur Padamkan Karhutla Kalteng Tiba di Semarang, Disambut Isak Tangis

Pakar Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Mila Karmilah. (bae)

Pakar Soroti Arah Pembangunan Kota Semarang: Soal Pesisir hingga Tata Ruang

Gang Sempit di Sragen Jadi Kebun Ganja, 25 Pohon Disita

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Video Viral Bikin Warga Geruduk Majelis Dzikir di Bekasi

September 10, 2026
Ekonomi

Sidat Citanduy Jadi Jalan Baru Warga Sidamukti

Agustus 23, 2026
BARANG BUKTI--Barang bukti paket sabu-sabu diamankan polisi. (ist)
Hukum

Polisi Tangkap 2 Bandar Sabu di Semarang, Sita 51 Paket Hemat Siap Edar

Agustus 27, 2026
MENANGIS--Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menjalani sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (10/9/2026). (bae)
Hukum

Nangis di Depan Hakim, Bupati Fadia Arafiq Ngaku Salah dan Tidak Pantas

September 10, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Semeru Dua Kali Semburkan Awan Panas, Warga Diminta Siaga
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?