BACAAJA, SEMARANG – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengajak Gerakan Pemuda (GP) Ansor memperkuat kerja sama di sektor ketahanan pangan dan penguatan UMKM di Semarang.
Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada produksi, tetapi berlanjut hingga pengolahan dan pemasaran agar memberi dampak ekonomi bagi warga.
Agustina mengatakan, organisasi kemasyarakatan memiliki peran untuk ikut mendorong program pembangunan yang langsung menyentuh masyarakat.
Bacaaja: Agustina Dorong Anak Muda Semarang Ubah Kreativitas Jadi IP Bernilai Ekonomi
Bacaaja: Dorong Transportasi Hijau, Pemkot Semarang dengan Bus Masifkan Bus Listrik
“Keberadaan berbagai organisasi yang ada di Kota Semarang kita harapkan dapat dikolaborasikan dengan program pemerintah daerah untuk bersama-sama memajukan warga Kota Semarang,” kata Agustina saat menghadiri acara GP Ansor, Minggu (28/9/2026).
Menurut politikus PDIP itu, sejumlah program GP Ansor seperti bantuan gerobak usaha dan kegiatan ketahanan pangan bisa disinergikan dengan program Pemkot Semarang. Pemerintah kota juga siap berkolaborasi selama masa kepengurusan GP Ansor periode 2026-2030.
Ketua GP Ansor Kota Semarang, Arif Rahman, mengatakan organisasinya sudah menjalankan sejumlah program ketahanan pangan. Di antaranya panen jagung di Kecamatan Mijen dan penebaran sekitar 40.000 benih ikan nila di kolam Sumurejo, Gunungpati.
Ke depan, program tersebut akan dikembangkan hingga ke tahap pengolahan hasil dan pemasaran. Langkah ini dinilai penting agar hasil produksi tidak berhenti di tingkat panen, tetapi bisa menciptakan perputaran ekonomi bagi warga.
Selain ketahanan pangan, kolaborasi juga diarahkan untuk memperkuat UMKM kader. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 14 gerobak usaha kader wirausaha atau Ansorpreneurship diserahkan kepada kader GP Ansor. (bae)

