Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: KPK Sebut Celah Korupsi Masih Terbuka Lebar di Pati, Siapa Hendak Bermain Lagi?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

KPK Sebut Celah Korupsi Masih Terbuka Lebar di Pati, Siapa Hendak Bermain Lagi?

R. Izra
Last updated: April 17, 2026 9:07 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
Pejabat di lingkungan Pemkab Pati mengikuti sosialisasi pemberantasan korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/4/2026).
Pejabat di lingkungan Pemkab Pati mengikuti sosialisasi pemberantasan korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (17/4/2026).
SHARE

BACAAJA, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati lagi disorot. Komisi Pemberantasan Korupsi bilang masih ada banyak celah korupsi di sana, meski sudah ada penindakan sebelumnya.

Temuan itu muncul saat KPK turun langsung lewat program koordinasi dan supervisi. Fokusnya jelas, bongkar titik rawan dan benahi sistem biar praktik lama nggak keulang.

“Kegiatan ini bukan penyelidikan, tapi upaya preventif untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan,” kata Kasatgas Korsup KPK Wilayah III, Azril Zah dalam keterangannya, Jumat (17/4/2026).

Bacaaja: Aliran Duit Lewat “Koordinator”? KPK Periksa 14 Saksi Kasus Sudewo
Bacaaja: BREAKING NEWS: Kader Gerindra Bupati Tulungagung Terjaring OTT KPK

KPK nemuin masalah dari hulu ke hilir. Mulai dari perencanaan anggaran yang nggak patuh aturan, sampai penggunaan pokok pikiran DPRD yang melenceng dari fungsi awal.

Di sektor hibah juga masih rawan. Nggak ada database tunggal penerima, potensi dobel bantuan, sampai indikasi politisasi anggaran yang bisa bikin konflik kepentingan.

Masalah lain muncul di pengadaan barang dan jasa. Laporan nggak tertib, penunjukan langsung masih tinggi, dan e-purchasing belum maksimal, bahkan kadang tanpa negosiasi harga.

Kondisi ini dinilai membuka ruang main proyek. Risiko pengkondisian dan persaingan nggak sehat jadi makin besar.

Nggak cuma itu, urusan ASN juga disorot. Promosi dan mutasi jabatan disebut belum sepenuhnya pakai sistem merit.

KPK bahkan dapet info soal dugaan pengkondisian jabatan dan keterlibatan tim sukses. Ada juga pejabat pelaksana tugas yang duduk terlalu lama, berpotensi konflik kepentingan.

Dari sisi penilaian integritas, nilainya juga turun. Skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Pemkab Pati merosot dalam tiga tahun terakhir, dan kini masuk kategori rentan.

Di sisi lain, laporan masyarakat justru naik tajam. Dari 13 aduan di 2023, jadi 64 laporan di 2025. Menurut KPK, ini sinyal penting. Artinya kontrol publik jalan, meski semua laporan tetap harus diverifikasi.

Ke depan, KPK bakal dalami lagi titik rawan ini bareng pemda. Mereka juga bakal susun rencana aksi yang jelas dan terukur.

“Kami akan identifikasi area berisiko, lalu menetapkan langkah perbaikan yang jelas-siapa melakukan apa, targetnya apa, dan melapor berkala ke KPK,” tegas Azril.

Sementara itu, Pemkab Pati janji bakal berbenah. Plt Bupati Risma Ardhi Chandra bilang siap ikut arahan KPK dan memperkuat pengawasan, terutama di sektor infrastruktur yang rawan.

“Insya Allah akan dilaksanakan sesuai arahan,” ujarnya. (bae)

You Might Also Like

Dukun Iskandar Comeback: Duit Nggak Nambah, Korban Bertambah

Bikin Naik Bus Makin Praktis, Pemprov Luncurkan Sistem Pembayaran Digital Trans Jateng

Pengurus DPC PSI Semarang Mundur Massal, Pengamat Sebut Partai Gajah Gak Laku untuk Orang Kritis

Bukan Sekadar Piala, Malamnya Perempuan Semarang Unjuk Karya

Duel Sesama Pejuang: PSIS vs Persipal, Siapa Kabur dari Zona Merah?

TAGGED:celah korupsiheadlinekabupaten patiKPKpemkab pati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Koleksi berbagai macam keris yang dipamerkan dalam Pagelaran Nasional Syawalan Pusaka 2026 bertajuk “Telusur Jejak Pusaka Mataram Kuno” di Pendopo Pengayoman, Jumat (17/4/2026). Agus Gondrong Ajak Gen Z Temanggung Kenali Keris: Bukan Mistis, tapi Warisan Budaya!
Next Article Permainkan Harga Kedelai, Mentan Ancam Cabut Izin Usaha

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

IKA Lemhannas Jateng-LPMK Banyumanik Dekatkan Pancasila dengan Gen Z

Sate Berujung Maut, Menantu Klaim Dikasih Jampi-Jampi Bukan Racun

Cek, Napas Masih Panjang atau Mulai Pendek? Paru-Paru Punya Jawaban

2 Juni Dompet Mulai Senyum, Gaji Ke-13 Cair Bawa Kabar Lega

Terong Tiap Hari Memang Nikmat, Tapi Ada Batas Aman, Simak yuk

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Info

Guru SMP Nasima Semarang Juara Nasional Cipta Mars MTQ

Mei 22, 2026
Info

Perpus Rasa Kafe, Pemkot Siap Bikin Warga Betah Baca

Februari 4, 2026
DIALEK SEMARANGAN - Dialek Semarangan bukan sekadar logat bahasa, tapi merupakan identitas.
Fokus

Dialek Semarangan Bertahan di Tengah Gempuran Bahasa Jaksel dan Slang TikTok

Mei 14, 2026
BNPT menerima kunjungan spesifik dari Komisi XII DPR RI, Jumat, (22/8/2025). Foto: dok.
Hukum

BNPT dan Ancaman Terorisme: Sudah Siapkah Kita di Era Serba Digital?

Agustus 22, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: KPK Sebut Celah Korupsi Masih Terbuka Lebar di Pati, Siapa Hendak Bermain Lagi?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?