Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Duel Sesama Pejuang: PSIS vs Persipal, Siapa Kabur dari Zona Merah?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Duel Sesama Pejuang: PSIS vs Persipal, Siapa Kabur dari Zona Merah?

Ini bukan laga biasa. Ini soal napas. PSIS Semarang akhirnya dapat momen krusial saat menjamu Persipal Palu di Jatidiri. Sama-sama terseok di papan bawah, duel Sabtu malam ini jadi kesempatan langka: menang, lalu pelan-pelan keluar dari zona degradasi. Kalah? Ya, makin tenggelam.

T. Budianto
Last updated: Januari 2, 2026 11:17 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
HINDARI TACKLING: Pemain tengah PSIS, Safna Maula Delpi berusaha menghindari tackling dari pemain Barito Putra pada laga lanjutan Liga 2, beberapa waktu lalu. (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Peluang PSIS Semarang untuk keluar dari zona degradasi terbuka saat menjamu Persipal Palu dalam lanjutan Liga Championship (Liga 2), Sabtu (3/1/2026) malam di Stadion Jatidiri Semarang.

Pertemuan dua tim papan bawah ini diprediksi berjalan panas, karena keduanya sama-sama butuh poin, bukan janji. Laga Laskar Mahesa Jenar kontra Laskar Tadulako ini jadi momentum penting.

Posisi mereka masih terjebak di zona merah, dengan catatan performa yang sama-sama jauh dari kata aman. Kemenangan bukan cuma soal tiga poin, tapi bisa jadi titik balik agar tak makin terseret ke dasar klasemen.

Baca juga: Sambut Samba di Tengah: PSIS Akhirnya Punya Denilson

Saat ini PSIS Semarang baru mengoleksi 5 poin dari 13 pertandingan. Rinciannya pahit: 10 kali kalah, 2 seri, dan baru sekali menang. Persipal Palu setali tiga uang. Dari 13 laga, mereka mengantongi 6 poin tanpa satu pun kemenangan, 6 kali seri dan 7 kali kalah.

Keuntungan PSIS ada di status tuan rumah. Bermain di Jatidiri dengan dukungan suporter, laga pukul 19.00 WIB ini juga jadi panggung debut amunisi baru, Rafael de Rodrigues alias Rafinha, pemain pinjaman dari PSIM Yogyakarta.

“Pertandingan ini bisa jadi ajang pembuktian Rafinha untuk mencuri perhatian dan bertahan di PSIS,” ujar seorang pengamat sepak bola di Semarang. Di kubu tamu, Persipal Palu datang bukan buat jalan-jalan. Meski rekor tandang mereka kurang meyakinkan, laga ini tetap jadi peluang emas untuk keluar dari zona degradasi. Apalagi di pertandingan sebelumnya mereka mampu menahan imbang Mahesa Jenar 1-1, modal mental yang cukup buat tampil ngotot.

Tidak Mudah

Namun perjuangan dua tim ini jelas tak mudah. Posisi mereka di peringkat 9 dan 10 juga masih dibayangi tim lain seperti Persiku Kudus yang tak akan tinggal diam, meski jadwal ke depan harus menghadapi tim-tim papan atas seperti Barito Putra, Persiba Balikpapan, Tornado FC, dan Persipura Jayapura.

PSIS sendiri masih dalam fase transisi. Di bawah manajemen baru, perombakan besar-besaran belum sepenuhnya bisa diturunkan. Sejumlah pemain anyar, mayoritas eks Persela Lamongan belum bisa dimainkan karena menunggu bursa transfer dibuka pada 10 Januari mendatang.

“Misi terdekat saya adalah membenahi tim, dari pemain, pelatih, sampai manajemen, untuk menyelamatkan PSIS agar kembali ke jalurnya,” kata CEO PSIS Semarang, Datu Nova Fatmawati.

Baca juga: Ngobrol Santai, Stadion Aman: Polisi, PSIS, dan Suporter Duduk Bareng

Saat ini PSIS sudah merekrut deretan nama yang diharapkan jadi penyelamat di sisa musim, mulai dari Denilson Rodrigues, Aldair Simanca, Rafinha, Beto Goncalves, Esteban Vizcarra, Otavio Dutra, hingga pemain lokal seperti Tegar Infantrie dan Wawan Febrianto.

Sabtu malam nanti, Jatidiri bukan cuma soal stadion dan rumput hijau, tapi soal siapa yang masih punya harapan dan siapa yang harus siap hidup lama di zona merah. Karena di papan bawah, menang itu kemewahan, kalah itu kebiasaan. (tebe)

 

You Might Also Like

Drama Hukum di Medan: Korban Pencurian Jadi Tersangka, Polisi Bilang Begini

Nasib Polisi SPN Polda Jateng Intip dan Rekam Polwan Mandi, Langsung Dipergoki Korban

Anak Zaman Scroll Harus Waras

Antsipasi Kenaikan Harga, Pemkot Siapkan Operasi Senyap ke Pasar

Kuliner ‘Bandeng Juwana’ Sedang Panas, Kasusnya “Dimasak” di Pengadilan

TAGGED:headlineMahesa Jenarpanser biruPSIS Semarangsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ASN Semarang Diminta Nggak Cuma Sibuk, Tapi Berdampak
Next Article Mahasiswa Semarang turun jalan tolak KUHAP baru yang dinilai menginjak-injak HAM, Jumat (21/11). KUHAP Baru Resmi Berlaku, Mantan Jaksa Agung: Cermin Negara Otoriter & Darurat Hukum

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pemkot Salurkan Bantuan Korban Banjir Tugu dan Ngaliyan

Jalan Citarum Bakal Dibeton, Netizen: Akhirnya Nggak Kayak Naik Roller Coaster

BERSIHKAN LUMPUR--Petugas membersihkan lumpur imbas banjir yang menerjang Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (15/5/2026) malam. (ist)

Seputar Banjir Semarang: Maryam Hanyut Terseret Arus, Tanggul Mangkang Jebol

JALAN AMBLES - Jalan di Honggowongso, Ngaliyan, Kota Semarang, ambles dengan panjang sekitar 3-4 meter, Jumat (15/5/2026). (dul)

Jalan Honggowongso Ngaliyan Ambles Tengah Malam, Warga Ungkap Fakta Memilukan

TANGGUL JEBOL - Kondisi Tanggul Jembawan 1 yang ambrol, Jumat (15/5/2026). Tanggul tersebut ambrol diterjang arus setelah hujan deras pada Kamis (14/5/2026). (dul)

Warga Waswas Banjir Datang Lagi, Tanggul Sungai Jembawan 1 Ambrol Dihantam Arus Deras

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

Satu Aplikasi Buat Semua Urusan, Pemkot Luncurkan SDGs

Mei 4, 2026
Ekonomi

Jateng-Aceh Resmi Kerja Sama Ekonomi, Deal Rp1 Triliun

April 24, 2026
Andrie Yunus bersama Koalisi Masyarakat Sipil menerobos rapat pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI di Hotel Fairmont Jakarta, pada Sabtu (15/3/2025) silam.
Hukum

Kutuk Teror Air Keras ke Andrie Yunus, Tokoh Lintas Iman Jateng: Usut sampai Dalangnya!

Maret 16, 2026
Sepak Bola

Suriname Bangkit, Bola Rasa Orang Jawa

Oktober 15, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Duel Sesama Pejuang: PSIS vs Persipal, Siapa Kabur dari Zona Merah?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?