Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Presiden Kembali Nyeletuk #KaburAjaDulu, Begini Kisah Prabowo Kabur ke Yordania
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Presiden Kembali Nyeletuk #KaburAjaDulu, Begini Kisah Prabowo Kabur ke Yordania

R. Izra
Last updated: April 30, 2026 11:09 am
By R. Izra
4 Min Read
Share
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
SHARE

BACAAJA, CILACAP – Presiden Prabowo Subianto kembali melontarkan pernyataan yang langsung jadi sorotan. Kali ini, ia menyindir narasi “Indonesia gelap” hingga tagar #KaburAjaDulu yang belakangan ramai di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 13 proyek hilirisasi tahap 2 di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, narasi “Indonesia Gelap” muncul karena ada pihak yang tidak melihat kondisi Indonesia secara objektif. Padahal, ia menegaskan Indonesia adalah negara yang kaya dan aman.

Bacaaja: Polisi Tangkap Bjorka, tapi Gak Yakin Sosok Itu Bjorka yang Pernah Hebohkan Indonesia
Bacaaja: Puan di Depan Jokowi & Prabowo: “Kritik Itu Cahaya, Bukan Bara”

“Indonesia gelap? Matanya yang gelap. Indonesia terang,” kata Prabowo.

Nggak cuma itu, Prabowo juga secara terbuka mempersilakan pihak yang ingin “kabur” dari Indonesia.

“Ada yang mau kabur? Kabur saja. Mau ke mana? Ke Yaman? Silakan,” ucapnya.

Dalam sambutannya, Prabowo juga mengingatkan bahwa perjalanan Indonesia sebagai bangsa tidak mudah. Ia menyinggung berbagai konflik dan pemberontakan di masa lalu, mulai dari DI/TII, RMS, hingga PRRI-Permesta.

Menurutnya, di tengah tantangan tersebut, Indonesia tetap bisa bertahan dan terus berkembang.

Prabowo juga mengajak masyarakat, terutama yang ia sebut sebagai “orang pintar”, untuk melihat kondisi Indonesia secara lebih objektif, termasuk dari sisi keamanan.

“Lihat berita, kita ini termasuk negara paling aman di dunia,” tegasnya.

Meski begitu, ia mengaku tidak mempermasalahkan jika ada pihak yang tetap ingin meninggalkan Indonesia, asalkan tidak menimbulkan kegaduhan di dalam negeri.

Di sisi lain, Prabowo menekankan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah bekerja untuk rakyat. Salah satunya melalui pengembangan hilirisasi yang disebut sebagai kunci kebangkitan ekonomi nasional.

“Ini usaha besar. Kita sudah mulai puluhan proyek, dan akan terus bertambah,” ujarnya.

Pernyataan Prabowo ini pun langsung memicu perbincangan publik. Lagi-lagi, politik dan narasi di media sosial jadi topik panas yang nggak ada habisnya.

Kisah Prabowo kabur ke Yordania

Setelah Reformasi 1998, Prabowo Subianto pernah #KaburAjaDulu ke Yordania. Mengutip laporan Tempo, Prabowo meninggalkan Jakarta pada September 1998 setelah diberhentikan dari dinas militer.

Keputusan pemberhentian Prabowo diumumkan pada 24 Agustus 1998 oleh Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang saat itu diketuai Wiranto, selaku Panglima ABRI/Menteri Pertahanan dan Keamanan.

Pemberhentian tersebut merupakan sanksi atas keterlibatan dalam kasus penculikan aktivis prodemokrasi di masa akhir Orde Baru.

Setelah itu, Prabowo memilih meninggalkan Indonesia dan menjalani masa pengasingan di Yordania. Di periode inilah, muncul cerita soal status kewarganegaraannya yang sempat tidak jelas.

Hal ini pernah diungkap langsung oleh Megawati Soekarnoputri. Dalam sebuah acara di Istana Negara pada 2019, Megawati mengaku sempat geram karena mengetahui kondisi tersebut.

Menurutnya, tidak seharusnya seorang mantan perwira tinggi Indonesia berada dalam situasi “stateless” atau tanpa kepastian kewarganegaraan.

“Saya marah sebagai Presiden. Siapa yang membuang beliau stateless?” ujar Megawati kala itu.

Ia bahkan menyebut kemarahannya ditujukan kepada Menteri Luar Negeri dan Panglima TNI saat itu karena dinilai membiarkan situasi tersebut terjadi.

Kisah ini jadi salah satu bagian dari perjalanan panjang Prabowo, dari masa sulit pasca-1998 hingga akhirnya kembali ke panggung politik nasional, bahkan kini menjabat sebagai Presiden RI. (*)

You Might Also Like

Prabowo Geram, Polisi yang Bikin Ojol Tewas Siap-Siap Ditindak Tegas

Takut Di-Merger, Nggak Jadi Join: LPM Esensi Resmi “Pause” di 2026

Polda Jateng Bongkar Jaringan Togel di Tiga Wilayah, Rp2,4 Miliar Diblokir

Semua SPPG di Jateng Dicek Kejaksaan, Termasuk yang Dikelola Polri: “Nggak Ada Pilih-Pilih”

Wagub Taj Yasin: Kampus Harus Jadi Markas Toleransi, Bukan Ajang Perundungan

TAGGED:headlineindonesia gelapkaburajaduluprabowo subiantotagar kabur aja duluyamanyordania
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Meretas Kesadaran Kelas di Tengah Ilusi Ekonomi Pro-Rakyat
Next Article Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Jateng, Frans Kongi, memberi pemaparan dalam diskusi publik “Titik Kumpul 2 SKS” bersama perwakilan organisasi buruh dan Peradi SAI Semarang, yang di selenggarakan bacaaja.co, Rabu (29/4/2026). (dul) Jelang May Day, Buruh Jateng Angkat Suara: Upah Belum Layak, Outsourcing Makin Ngeri

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Adik Prabowo Peringatkan Dolar Bisa Tembus Rp22.000: Punya Dampak Politik Luar Biasa Negatif

RAIH PRESTASI - Veri Saputra dan Muhamad Raffi Dimas Wahyudi, dua mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang menorehkan prestasi di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026.

Mahasiswa FISIP Untag Semarang Sabet Emas dan Perak Voli Pantai Porprov Jateng 2026

Penjelasan UAH Soal Malaikat dan Setan Bikin Ngakak..

BIDIK KASUS - Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kronologi Dugaan Korupsi Pita Cukai Djarum: Berawal dari OTT DJBC hingga Penggeledahan di Kudus

UAH Jelaskan Ziarah Kubur, Bukan Sekadar Tradisi Jumat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Daerah

WFH Jumat di Semarang: Bukan Buat Rebahan, Tapi Biar Hemat BBM

April 2, 2026
Hukum

Bukannya Ikan, Tiga Nelayan Juwana Kegep Bawa Burung Langka

Mei 5, 2026
Ekonomi

Kini Side Hustle Nggak Sekadar Tren, Banyak Karyawan Ikut Main

Maret 30, 2026
Daerah

Sorotan Baru soal Tambang Liar di Lereng Slamet

Desember 7, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Presiden Kembali Nyeletuk #KaburAjaDulu, Begini Kisah Prabowo Kabur ke Yordania
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?