BACAAJA, SEMARANG – Massa pendukung Bupati Pati nonaktif Sudewo terlibat kericuhan dengan massa yang datang untuk menyuarakan sikap kontra terhadap Sudewo, Senin (21/9/2026).
Massa pendukung Sudewo berupaya mengusir massa kontra yang baru tiba di sekitar Pengadilan Tipikor Semarang.
Kericuhan terjadi di lokasi parkir setelah tiga bus besar yang membawa massa kontra tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Kedatangan mereka langsung diketahui massa pendukung Sudewo yang lebih dulu berada di sekitar pengadilan.
Sebelumnya, massa pendukung Sudewo datang lebih dulu dengan mengendarai 11 bus dan belasan mobil pribadi. Mereka kemudian berkumpul di sekitar Pengadilan Tipikor Semarang untuk mengikuti jalannya sidang tuntutan Sudewo.
Bacaaja: Sidang Tuntutan Bupati Sudewo di Tipikor Dijaga Ketat Polisi
Bacaaja: Memanas! Massa Pro-Kontra Sudewo Berhadapan di Pengadilan Tipikor Semarang
Saat tiga bus massa kontra datang, sejumlah pendukung Sudewo langsung mengikuti kendaraan tersebut hingga ke lokasi parkir. Situasi kemudian memanas ketika sebagian massa kontra turun dari bus.
Dari tiga bus, hanya sebagian kecil massa kontra yang turun. Salah satunya koordinator lapangan (korlap) aksi. Begitu turun, mereka langsung dikerubungi massa pendukung Sudewo.
“Balik wae, gak usah rene,” ucap salah seorang massa pendukung Sudewo.
Massa kontra sempat berupaya menjelaskan bahwa kedatangan mereka bukan untuk membuat kericuhan. Mereka mengaku hanya ingin menyampaikan aspirasi melalui orasi.
“Kami hanya ingin diperlakukan sama. Kami juga punya hak untuk menyampaikan pendapat,” kata salah seorang orator massa kontra.
Namun, penjelasan tersebut tak membuat situasi mereda. Bentrokan tipis pun terjadi antara kedua kelompok massa.
Terlihat sejumlah massa pendukung Sudewo melayangkan pukulan kepada massa kontra. Polisi yang berada di lokasi langsung bergerak melerai kedua kelompok agar kericuhan tidak meluas.
Petugas kemudian meminta massa kontra kembali masuk ke dalam bus. Setelah itu, tiga bus yang membawa massa kontra perlahan menjauh dari kerumunan massa pendukung Sudewo.
Polisi selanjutnya membuat jarak antara kedua kelompok. Sejumlah aparat disiagakan untuk memastikan massa pendukung Sudewo dan massa kontra tidak kembali bersinggungan. (bae)

