Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PTUN Semarang Buka Bantuan Hukum Gratis
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

PTUN Semarang Buka Bantuan Hukum Gratis

Urusan hukum sering bikin orang mundur sebelum melangkah. Bayangan biaya perkara, pengacara, sampai proses pengadilan membuat sebagian warga memilih diam ketika menghadapi persoalan.

T. Budianto
Last updated: September 15, 2026 5:57 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
BANTUAN HUKUM: Juru Bicara PTUN Semarang, Katherina Yunita Parulianty (paling kiri) melakukan sosialisasi layanan bantuan hukum kepada TP PKK Kelurahan Lamper Tengah, Selasa, (15/9/2026). (Foto: Ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG– Tak punya uang bukan berarti harus menyerah ketika berhadapan dengan persoalan hukum. Pesan itu disampaikan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Semarang saat mengenalkan layanan bantuan hukum gratis kepada warga Kelurahan Lamper Tengah, Selasa (15/9/2026).

Sosialisasi digelar bersama Pos Bantuan Hukum (Posbakum) dalam kegiatan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kelurahan Lamper Tengah.

Tak hanya mendengar penjelasan, warga juga diberi kesempatan berkonsultasi langsung mengenai persoalan hukum yang mereka hadapi. Juru Bicara PTUN Semarang, Katherina Yunita Parulianty mengatakan, masyarakat perlu mengetahui hak serta fasilitas hukum yang tersedia ketika menghadapi persoalan administrasi pemerintahan.

Baca juga: 400 Kader Muslimat NU Naik Level: Dari Pengajian ke Pendampingan Hukum

“Layanan Posbakum ini bebas biaya. Selain itu, tersedia pula layanan pembebasan biaya perkara atau prodeo untuk membantu masyarakat yang tidak mampu agar tetap dapat memperoleh akses terhadap keadilan,” katanya.

Dalam sosialisasi tersebut, Katherina menjelaskan tugas dan kewenangan PTUN, termasuk jenis sengketa yang dapat ditangani. Di antaranya sengketa terkait keputusan administrasi pemerintahan, termasuk persoalan administrasi pertanahan dan kependudukan, sepanjang memenuhi unsur sebagai sengketa tata usaha negara.

Jenis Layanan

Sementara itu, perwakilan Posbakum Sri Arijani menjelaskan layanan yang bisa dimanfaatkan warga. Mulai dari informasi, konsultasi dan advis hukum hingga bantuan penyusunan dokumen hukum sesuai ketentuan.

Suasana sosialisasi pun berlangsung interaktif. Sejumlah warga langsung menyampaikan pertanyaan berdasarkan persoalan hukum yang mereka temui sehari-hari.

Menurut Katherina, penyampaian informasi secara langsung penting agar masyarakat tidak lagi ragu memanfaatkan layanan yang tersedia. Sebab, masih ada anggapan bahwa berurusan dengan pengadilan identik dengan biaya mahal.

Baca juga: 177 Posbankum Lahir, Warga Semarang Nggak Perlu Drama Polisi-Pengadilan Buat Nyelesaiin Urusan Hukum

“Informasi mengenai Posbakum dan prodeo perlu terus disampaikan agar masyarakat mengetahui layanan yang dapat dimanfaatkan ketika berhadapan dengan persoalan hukum,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Lurah Lamper Tengah Sigit Kurniawan dan Ketua TP PKK Kelurahan Lamper Tengah Indarti Moemsasiati. Melalui jaringan TP PKK, informasi mengenai bantuan hukum dan layanan peradilan diharapkan bisa diteruskan hingga lingkungan keluarga dan masyarakat.

PTUN Semarang pun berkomitmen terus mendekatkan layanan peradilan kepada masyarakat. Sebab, akses terhadap keadilan seharusnya tidak berhenti hanya karena isi dompet tak cukup tebal. (tebe)

You Might Also Like

Nyolong Emas Demi Operasi Plastik Hidung, Ada-ada Saja..

Daftar 7 Bupati/Wali Kota Hasil Pilkada 2024 yang Terjaring OTT KPK, Dua dari Jateng

Bupati Pati Sudewo Nongol di KPK, Ngaku Cuma Datang Tanpa Bawa Berkas

Gegara Rebutan Air, Warga Sragen Tewas Ditikam Tetangga saat Joging

22 Siswa SMK Pelaku Perusakan Sekolah di Kebumen Diamankan

TAGGED:bantuan hukumposbakumptun semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article KELUARGA ARAFIQ - Kolase foto Fahd Arafiq (kiri) dan adiknya Fadia Arafiq (kanan). Pusaran Korupsi Keluarga Arafiq: Fahd Terjaring OTT KPK Bogor, Fadia Masih Jadi Terdakwa
Next Article Agustina Ajak Kafilah MTQ Keliling Semarang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUMAH MAKAN: Rumah makan legendaris Ayam Goreng Suharti di Krapyak, Kota Semarang. (ist)

Kabar Duka, Pendiri Ayam Goreng Suharti Meninggal Dunia pada Usia 86 Tahun

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Jawa Tengah, Nadi Santoso, saat ditemui di kantornya, Kamis (29/10/2026). (dul)

Perangkat Desa Harus Mengundurkan Diri setelah Ditetapkan sebagai Calon Kades

ILUSTRASI: Kereta api sedang melaju di wilayah Daop 4 Semarang. (ist)

Cara Batalkan Tiket Kereta Api via Aplikasi Tanpa Harus ke Stasium

Ilustrasi anak terdampak kabut asap karhutla.

Asap Karhutla Bukan Cuma Bikin Sesak Napas, FK UI: Dampaknya Bisa Hantui Anak hingga Dewasa

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada awak media seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Ar-Ridho, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2026). (Dok Setwapres)

MA Batalkan Suket Penyetaraan Ijazah, Gibran Tak Layak Jadi Wapres? Denny Indrayana: Mundur!

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Diduga Aniaya Perempuan, Oknum Polisi Tegal Jalani Pemeriksaan Internal

Juli 3, 2026
BERI KETERANGAN: Wakil Ketua LPSK, Wawan Fahrudin memberikan keterangan dalam konfrensi pers, Minggu (14/9). (Foto: bae)
Hukum

LPSK Ungkap Luka hingga Rekaman CCTV Kasus Iko Unnes

September 14, 2025
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo. (ist)
Hukum

Siapa Tersangka OTT KPK di Cilacap? 13 Orang Dibawa ke Jakarta, Termasuk Bupati dan Sekda

Maret 14, 2026
Salinan surat pemanggilan saksi, berkop Kejaksaan Agung. Dalam surat itu, eks-Pangdam IV/Diponegoro Letjen Widi Prasetijono disebut sebagai tersangka kasus korupsi BUMD Cilacap.
Hukum

Eks-Pangdam Diponegoro Letjen Widi Tersangka Korupsi BUMD Cilacap? Ada Salinan Surat Berkop Kejagung

Februari 12, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PTUN Semarang Buka Bantuan Hukum Gratis
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?