Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pusaran Korupsi Keluarga Arafiq: Fahd Terjaring OTT KPK Bogor, Fadia Masih Jadi Terdakwa
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Pusaran Korupsi Keluarga Arafiq: Fahd Terjaring OTT KPK Bogor, Fadia Masih Jadi Terdakwa

R. Izra
Last updated: September 15, 2026 5:38 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
KELUARGA ARAFIQ - Kolase foto Fahd Arafiq (kiri) dan adiknya Fadia Arafiq (kanan).
KELUARGA ARAFIQ - Kolase foto Fahd Arafiq (kiri) dan adiknya Fadia Arafiq (kanan).
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Nama keluarga H Ahmad Rafiq (Arafiq) kembali menyita perhatian. Namun, ini bukan tentang dangdut. Ya, keluarga Arafiq memang dikenal sebagai keluarga pedangdut.

Anak Arafiq yang menjadi politikus Golkar Fahd Arafiq kembali berurusan dengan kasus korupsi. Sebelumnya, ia juga pernah terjerat sejumlah kasus korupsi. Di antaranya korupsi pengadaan Alquran.

Sementara sang adik yang juga politikus Golkar dan menjadi Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, sebelumnya juga terjaring Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK). Saat ini, persidangan terhadap Fadia Arafiq masih bergulir di Pengadilan Tipikor Semarang.

Bacaaja: Bupati Fadia Arafiq Ngaku Kaya Sejak Lahir, Lha Kok Korupsi?
Bacaaja: OTT KPK di Bogor: Presdir Summarecon dan Anak Buah Nusron Ditangkap, Puluhan Koper Uang Disita

Fahd terjaring OTT KPK di Bogor

Fahd menjadi salah satu dari 17 orang yang diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (14/9/2026). Kali ini, OTT berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor.

Kasus tersebut juga menyeret sejumlah pihak dari sektor swasta. Salah satunya perusahaan properti Summarecon.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tim mengamankan sejumlah pihak dalam OTT tersebut. KPK juga menyita uang tunai dan valuta asing yang ditemukan dalam sekitar 20 koper, kardus, dan boks.

Nilainya diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, jumlah pastinya masih dalam proses penghitungan.

Jejak korupsi Fahd Arafiq

OTT terbaru ini menjadi sorotan karena Fahd bukan nama baru dalam perkara korupsi. Sebelumnya, ia sudah dua kali menjalani hukuman penjara dalam kasus korupsi berbeda.

Fahd dikenal sebagai politikus Golkar sekaligus tokoh organisasi kepemudaan. Ia pernah menjadi Ketua DPP KNPI periode 2015–2018. Di lingkungan Golkar, Fahd juga pernah aktif di sejumlah organisasi kepemudaan seperti AMPG dan Gema MKGR.

Saat ini, Fahd menjabat sebagai Ketua Umum DPP Barisan Pemuda Nusantara (Bapera). Dalam struktur DPP Partai Golkar periode 2024–2029, ia tercatat sebagai ketua bidang hubungan ormas.

  • Kasus pertama: suap DPID

Kasus hukum pertama Fahd berkaitan dengan Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID). Perkara tersebut mencuat pada 2010 dan berkaitan dengan pengalokasian dana APBN untuk pembangunan daerah.

Fahd kemudian dinyatakan bersalah melakukan suap kepada mantan anggota DPR RI Wa Ode Nurhayati. Ia ditangkap pada 2012 dan dijatuhi hukuman 2 tahun 6 bulan penjara, ditambah denda Rp50 juta.

  • Kasus kedua: pengadaan Alquran

Belum selesai dengan persoalan hukum, Fahd kembali terseret kasus korupsi. Pada 2017, Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara kepada Fahd dalam kasus korupsi pengadaan Al-Quran dan laboratorium komputer untuk madrasah.

Dalam perkara tersebut, Fahd dinyatakan bersalah dan disebut menerima aliran uang sekitar Rp14,39 miliar.

Dalam persidangan, Fahd mengakui perbuatannya. Ia menyebut korupsi tersebut dilakukan atas perintah mantan anggota DPR RI Zulkarnaen Djabar untuk mendukung operasional organisasi Gema MKGR.

Sekarang, Fahd kembali diamankan dalam OTT KPK. Namun, status hukum dan peran masing-masing pihak dalam OTT terbaru masih harus ditentukan melalui pemeriksaan KPK.

KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.

Yang jelas, kasus dugaan korupsi HGB di Bogor ini membuat rekam jejak Fahd kembali menjadi sorotan publik. Terlebih, adik kandungnya Fadia Arafiq juga masih menjadi pesakitan, menjadi terdakwa kasus korupsi di Pengadilan TIpikor Semarang. (*)

You Might Also Like

Penyakit Kusta di Jateng Tinggi, 1.541 Kasus Terungkap Sepanjang 2025

PLN Icon Plus Gandeng SMK Batur Jaya 1 Ceper, Siapkan Talenta Vokasi Hadapi Transformasi Teknologi

Aduh! Jateng Nggak Santai, Lagi Terik-teriknya Gaes

Pemkot Buka Layanan Skrining Kanker Payudara Gratis

Ketika Rival Jadi Penyelamat, Istri Bos Persela Nakhodai PSIS

TAGGED:fadia arafiqfahd arafiqheadlinekeluarga arafiqkorupsiOTT KPK
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kuasa Hukum Pertanyakan Penetapan Status Tersangka, Ari PM: Saya Cuma Bilang “Aduh”
Next Article PTUN Semarang Buka Bantuan Hukum Gratis

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi anak terdampak kabut asap karhutla.

Asap Karhutla Bukan Cuma Bikin Sesak Napas, FK UI: Dampaknya Bisa Hantui Anak hingga Dewasa

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan kepada awak media seusai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Ar-Ridho, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (30/10/2026). (Dok Setwapres)

MA Batalkan Suket Penyetaraan Ijazah, Gibran Tak Layak Jadi Wapres? Denny Indrayana: Mundur!

Wakil Gubernur Jawa Tengah (Wagub Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) bersama Kapolda Jateng Irjen Pol Roy Hardi Siahaan saat menghadiri konferensi pers di Mapolda Jateng, Jumat (30/10/2026). (dul)

Gus Yasin Respons Polemik Penggeledehan Ponpes Putri di Sukoharjo: Anak-anak Kami Dampingi

Kepala Ombudsman RI Kantor Perwakilan Jawa Tengah, Siti Farida. (ist)

Ombudsman Desak KONI Investigasi Kematian Dua Atlet Porprov Jateng 2026

BERGEGAS PERGI: Tim KPK bergegas pergi usai menggeledah Kantor Bea Cukai Semarang, Jumat (30/10/2026). (bae)

KPK Sita Uang Tunai dan Dokumen saat Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng-DIY

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Bapenda: Pajak Hiburan 40 Persen Amanat UU, Pemkot Sudah Beri Masa Transisi bagi Pelaku Usaha

Juni 20, 2026
Info

Saat Ribuan Warga Klaten Bilang “Siap Lepas dari Bansos”

Juni 30, 2026
Tangkapan layar kecelakaan Feeder Trans Semarang tabrak pejalan kaki hingga tewas di Bundaran Klipang.
Daerah

Sopir Feeder Trans Semarang Sempat Minum sebelum Tabrak Korban Tewas di Klipang

Juli 11, 2025
Bea Cukai Jateng-DIY melakukan pemusnahan barang-barang ilegal di halaman Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Selasa (2/11/2025).
Info

Bea Cukai Jateng-DIY Musnahin Barang Ilegal Senilai Rp76 Miliar, Ini Rinciannya

Desember 4, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pusaran Korupsi Keluarga Arafiq: Fahd Terjaring OTT KPK Bogor, Fadia Masih Jadi Terdakwa
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?