Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tak Mau Kasus Kekerasan Seksual Terulang, Apa yang Dilakukan UIN Walisongo?
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tak Mau Kasus Kekerasan Seksual Terulang, Apa yang Dilakukan UIN Walisongo?

R. Izra
Last updated: September 3, 2026 2:17 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
DIALOG PUBLIK - Civitas akademika UIN Walisongo Semarang menggelar dialog publik terkait maraknya aksi kekerasan seksual di lingkungan kampus setempat, Senin (11/5/2026). (dul)
DIALOG PUBLIK - Civitas akademika UIN Walisongo Semarang menggelar dialog publik terkait maraknya aksi kekerasan seksual di lingkungan kampus setempat, Senin (11/5/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Kasus dugaan kekerasan seksual yang sempat mencuat dan kembali ramai diperbincangkan di media sosial menjadi momentum evaluasi bagi UIN Walisongo Semarang untuk ‘bersih-bersih’.

UIN Walisongo tak ingin kasus yang mencoreng nama baik kampus kembali teruang. Karena itu, pihak kampus kini tidak hanya berfokus pada penanganan kasus yang telah berjalan, tetapi juga memperkuat sistem pencegahan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Kepala Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) UIN Walisongo, Dr. Kurnia Muhajarah, M.SI, mengatakan kasus tersebut menjadi pembelajaran penting bagi seluruh elemen kampus.

Menurutnya, perhatian tidak boleh berhenti pada penanganan setelah kasus terjadi. Pencegahan harus diperkuat agar potensi kekerasan seksual dapat dikenali dan ditangani sejak dini.

Bacaaja: Viral Lagi di TikTok, Nasib Dosen Cabul UIN Walisongo Ada di Tangan Kemenag
Bacaaja: Pria Begitar di Balik Dugaan Pelecehan Mahasiswi UIN Walisongo, Kampus Bentuk Tim Gabungan

“Bagi kami di PSGA, kasus ini tentu menjadi pembelajaran penting. Bukan hanya soal bagaimana kasus ditangani ketika sudah terjadi, tetapi juga bagaimana ke depan kita bisa memperkuat pencegahannya,” kata Kurnia kepada bacaaja.co saat dihubungi, Rabu (2/9/2026).

PSGA bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) akan memperkuat edukasi, sosialisasi, mekanisme pelaporan, pendampingan, hingga koordinasi dan pengawasan di lingkungan kampus.

“Harapannya, setiap potensi kekerasan seksual bisa dikenali dan ditangani sedini mungkin,” ujarnya.

Upaya pencegahan juga mulai ditekankan kepada mahasiswa baru. Nur Hasyim dari Satgas PPKS UIN Walisongo mengatakan pimpinan kampus memberikan perhatian serius melalui sosialisasi mengenai kekerasan seksual, bentuk-bentuknya, dampak, hingga langkah yang harus dilakukan ketika mengetahui atau mengalami peristiwa tersebut.

“Bagaimana setiap orang itu bisa melakukan sesuatu ketika mengetahui bahwa terjadi kekerasan seksual,” kata Nur Hasyim.

Sosialisasi diberikan dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) serta orientasi santri baru Ma’had UIN Walisongo.

Selain mahasiswa, Satgas PPKS dan PSGA juga mendorong pimpinan fakultas memberikan penyadaran kepada dosen dan tenaga kependidikan. Menurut Nur Hasyim, pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada Satgas PPKS dan PSGA.

Meski demikian, UIN Walisongo masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah, mulai dari peningkatan kapasitas anggota Satgas PPKS dan tim pemeriksa hingga penyediaan ruang konsultasi dan ruang aman bagi korban.

“Kita juga punya banyak PR untuk membangun sistem pencegahan dan penanganan kekerasan seksual,” ujarnya.

Kurnia menegaskan seluruh langkah tersebut bertujuan menjadikan UIN Walisongo sebagai lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual.

“Kami ingin memastikan UIN Walisongo menjadi ruang yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari kekerasan seksual bagi seluruh sivitas akademika,” katanya. (dul)

You Might Also Like

Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah

Kampung Semarang Punya Cerita, Pemuda Diajak Bikin Jadi Wisata

BEM Undip Cegat Menkeu Purbaya, Serahkan “Diponegoro Menggugat”

Kiromal Katibin Pecahkan Batas: Panjat Tebing Indonesia Duduki Ranking #1 Dunia

9.551 Napi Dapat Remisi HUT RI

TAGGED:headlinekekerasan seksualpelecehan seksualpsga uin walisongosatgas ppksuin walisongouin walisongo semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article PENUMPANG KERETA--Penumpang KA Kaligung turun dari kereta usai menyelesaikan perjalanan di wilayah Daop 4 Semarang. (ist) KAI Semarang Tambah Kapasitas KA Kaligung untuk Dukung MTQ Nasional
Next Article Saat Air Jadi Barang Mewah, PTPN I Kirim 132 Ribu Liter ke Pemalang

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Pertalite Seret di Bangkalan, Eceran Tembus Rp14 Ribu

Ilustrasi korban pelecehan atau kekerasan seksual.

Karyawati SPPG Palembang Mengaku Dilecehkan, Lapor Polisi

Kebakaran Sawit Ketapang, Puluhan Orangutan Kehilangan Rumah

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), seusai menghadiri pembekalan penerima beasiswa santri di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Senin (19/10/2026). (dul)

Gus Yasin: Sinergi Mahasiswa-Santri Cegah Bullying di Jateng

TERIMA UANG LELANG: Pejabat Bank Mandiri (sisi kanan) menerima secara simbolis uang hasil lelang barang bukti kasus korupsi yang tangani Kejari Semarang, Senin (19/10/2026). (bae)

Bank Mandiri Terima Rp1,9 Miliar Hasil Lelang Aset Kasus Korupsi di Semarang

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Papan promosi Lumpia Semarang di Jalan Pandanaran, Kamis (12/3/2026). (dul)
Info

Lumpia Oleh-oleh Khas Semarang yang Wajib Dibawa saat Mudik Lebaran

Maret 13, 2026
Ilustrasi tindak pidana suap dan korupsi. (narakita/grafis/tera)
Info

Indonesia Juara Korupsi? IPK Anjlok: Lebih Buruk dari Timor Leste, Kalah Saing di ASEAN

Februari 11, 2026
Hukum

Jelang Sidang Putusan, Bambang Raya Sakit

November 11, 2025
Info

Polda Petakan 4 Zona “Lampu Merah” di Jateng

Maret 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tak Mau Kasus Kekerasan Seksual Terulang, Apa yang Dilakukan UIN Walisongo?
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?