BACAAJA, PESAWARAN – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus menggencarkan edukasi pentingnya imunisasi anak lewat program “Sinergi dan Edukasi: Kejar Imunisasi Lengkap Anak Sehat (SEKILAS)” yang digelar di GSG Pemkab Pesawaran, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan ini jadi bukti kalau Kemenkes serius ngejar target imunisasi lengkap anak di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Pesawaran. Nggak cuma sosialisasi biasa, acara ini juga dikemas lewat talkshow interaktif yang melibatkan tenaga kesehatan, pemerintah daerah, sampai influencer kesehatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan RI, Aji Muhawarman; Ketua Tim Kerja Imunisasi Dewasa, Antigen Baru dan Tambahan Kemenkes RI, dr. Endang Budi Hastuti; perwakilan Gavi Indonesia; serta Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Bacaaja: Virus Tikus Diam-Diam Muncul, Kemenkes Mulai Pasang Alarm Kewaspadaan
Bacaaja: Indonesia Masuk 2 Besar Kasus Campak Tertinggi Dunia, IDAI: Jangan Tunda Imunisasi Anak
Dalam kesempatan itu, dr Endang Budi Hastuti menegaskan kalau imunisasi merupakan hak anak yang wajib dipenuhi bersama oleh orang tua, tenaga kesehatan, dan pemerintah.
“Tidak ada kata terlambat untuk imunisasi. Segera bawa anak ke puskesmas atau posyandu,” kata dr. Endang.
Bupati Pesawaran Nanda Indira B yang sekaligus jadi narasumber dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi langkah Kemenkes RI yang memilih Pesawaran sebagai lokasi edukasi imunisasi.
Menurut Nanda, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah penting banget supaya masyarakat makin paham kalau imunisasi adalah investasi kesehatan jangka panjang buat anak-anak.
“Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus mendukung program imunisasi melalui peningkatan pelayanan kesehatan dan edukasi masyarakat,” ujarnya.
Talkshow juga menghadirkan dokter yang lagi viral di media sosial (medsos) Ikhsanuddin Qothi yang mengingatkan pentingnya tiga hal utama dalam tumbuh kembang anak: nutrisi, stimulasi, dan imunisasi.
Menurut dr. Ikhsan, imunisasi bukan cuma melindungi anak dari penyakit saat ini, tapi juga jadi perlindungan kesehatan untuk masa depan.
“Imunisasi itu investasi kesehatan jangka panjang, bahkan sampai 20–30 tahun ke depan,” jelasnya.
Acara makin ramai karena Kemenkes RI juga menghadirkan layanan imunisasi langsung dari sejumlah puskesmas, seperti Puskesmas Gedong Tataan, Bernung, dan Kota Dalom.
Anak-anak yang datang pun diajak belajar soal kesehatan lewat dongeng “Cerita Superhero Penjaga Kesehatan” bersama Kak Jarwo Kampung Dongeng. (*)

