BACAAJA, PURBALINGGA – Panggung penghargaan ASN di Purbalingga tahun ini punya cerita menarik. Lita Dwi Anggraeni, S.Sos., Analis Kebijakan Ahli Muda pada Bagian Pemerintahan Setda Purbalingga, keluar sebagai ASN of The Year Kabupaten Purbalingga 2026.
Penghargaan itu diberikan langsung Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif bersama Wakil Bupati Dimas Prasetyahani di Alun-alun Purbalingga, Senin (17/8/2026). Momen tersebut berlangsung setelah upacara pengibaran bendera HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Bukan cuma dapat piagam, Lita juga membawa pulang hadiah yang cukup spesial. Pemerintah Kabupaten Purbalingga memberikan fasilitas ibadah umrah sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan inovasinya sebagai ASN.
Kepala BKPSDM Kabupaten Purbalingga Mulyatno mengatakan, proses pemilihan ASN of The Year dilakukan secara bertahap dan cukup ketat. Peserta harus melewati seleksi administrasi, tes kompetensi dasar dan/atau kepribadian, wawancara, sampai pemaparan makalah inovasi.
Pada tahap awal, tercatat ada 28 ASN yang ikut mendaftar. Setelah seleksi administrasi, sebanyak 23 orang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan berikutnya, sedangkan lima peserta lainnya harus berhenti di tahap tersebut.
Berdasarkan Keputusan Bupati Purbalingga Nomor 800.1.12.8/294 Tahun 2026, Lita akhirnya ditetapkan sebagai ASN of The Year Purbalingga 2026.
Selain Lita, ada tiga ASN lain yang mendapat predikat ASN Inspiratif. Mereka yakni Ari Supriatin, S.Psi., Analis SDM Aparatur Ahli Muda BKPSDM sebagai ASN Inspiratif 1.
Kemudian Dr. Anjar Prabowo, S.Pd., M.A., Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Dindikbud sebagai ASN Inspiratif 2. Sementara ASN Inspiratif 3 diberikan kepada Ari Kurni Wahdani, S.E., Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Organisasi Setda.
Untuk Lita, penghargaan yang diterima terasa makin istimewa karena ada hadiah umrah. Biaya pemberangkatan ibadah tersebut bersumber dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga.
Lita mengaku masih cukup kaget dengan hasil yang diraihnya. Ia tak menyangka kerja dan proses yang dijalaninya berujung pada penghargaan sebagai ASN terbaik tahun ini.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mendapatkan penghargaan ini. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih atas kesempatan serta kepercayaan yang diberikan,” ujar Lita.
Menurut Lita, penghargaan tersebut bukan sekadar soal pencapaian pribadi. Ia justru melihatnya sebagai suntikan semangat untuk terus bekerja dan memberi kontribusi yang lebih baik bagi Pemkab Purbalingga.
Penghargaan ASN of The Year juga diharapkan bisa menjadi pemantik bagi aparatur lainnya. Bukan cuma mengejar predikat, tetapi terus menghadirkan ide, inovasi, dan pelayanan yang benar-benar terasa manfaatnya bagi masyarakat. (*)

