Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Sisi Lain Pengecoran Jalan Majapahit Semarang, Bikin Omset PKL Menguap 30 Persen
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Sisi Lain Pengecoran Jalan Majapahit Semarang, Bikin Omset PKL Menguap 30 Persen

R. Izra
Last updated: Agustus 11, 2026 5:11 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
PROYEK PERBAIKAN JALAN - Pekerja sedang melakukan perbaikan jalan di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Selasa (11/8/2026). (dul)
PROYEK PERBAIKAN JALAN - Pekerja sedang melakukan perbaikan jalan di Jalan Majapahit, Kota Semarang, Selasa (11/8/2026). (dul)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Setiap pembangunan menyimpan sisi gelap. Pembangunan seperti sekeping mata uang yang menyimpan dua wajah.

Pembangunan Jalan Majapahit Kota Semarang bakal menjadikan akses jalan lebih bagus. Aspal lama perlahan diganti beton. Pekerjaan pengecoran sudah berjalan sekitar satu bulan.

Buat pengendara, perbaikan ini tentu jadi kabar baik. Jalan yang sebelumnya bergelombang dan penuh lubang diharapkan lebih kuat dan aman.

Bacaaja: Perbaikan Jalan Kalipancur Dikebut
Bacaaja: Jalan Rusak: Ujian Keseriusan Tata Kelola Infrastruktur Daerah

Namun, di balik itu ada cerita pedagang kaki lima (PKL) yang harus turut menanggung beban. Aktivitas jualan mereka ikut terdampak.

Didik Sujarwanto (46), warga yang membuka jasa tambal ban di sekitar Jalan Majapahit, mengatakan kondisi jalan sebelum diperbaiki memang cukup parah.

Aspalnya bergelombang. Lubang juga sering muncul. Bahkan, menurut Didik, beberapa pengendara sempat terjatuh karena kondisi tersebut.

“Lebih bagus diperbaiki daripada tidak diperbaiki. Sebelumnya aspal bergelombang, banyak lubang, hanya ditambal-tambal. Kalau sekarang dicor seperti ini, lebih baik dan lebih kuat,” ujar Didik, Selasa (11/8/2026).

Masalah mulai terasa ketika proyek berjalan. Ruas jalan yang sedang dikerjakan membuat kendaraan besar seperti mobil dan truk tidak lagi leluasa berhenti di pinggir jalan.

Padahal, kendaraan yang berhenti itulah yang selama ini menjadi salah satu sumber pelanggan bagi PKL makanan. Akibatnya, sejumlah pedagang memilih menutup lapaknya sementara.

“Dampaknya ke PKL pasti ada. Penghasilan berkurang karena mobil dan truk tidak bisa parkir di jalan,” kata Didik.

Berbeda dengan pedagang makanan, usaha tambal ban masih bisa bertahan. Pengendara tetap bisa datang ketika membutuhkan jasa perbaikan.

Meski begitu, omzet Didik tetap ikut turun. Ia memperkirakan pendapatannya berkurang sekitar 30 persen dibanding sebelum proyek dimulai.

“Omzet menurun, sekitar 30 persen,” ujarnya.

Meski pendapatan turun, Didik tidak sepenuhnya mengeluhkan proyek tersebut. Menurutnya, kondisi jalan memang sudah waktunya diperbaiki.

Aspal yang berkali-kali ditambal justru kembali rusak. Apalagi saat terkena air.

“Sering ada yang jatuh karena banyak lubang. Sudah ditambal, kena air, nanti berlubang lagi,” tuturnya.

Karena itu, ia berharap pengecoran bisa segera selesai. Jalan yang lebih mulus diharapkan bisa membuat perjalanan lebih aman. Aktivitas warga dan pedagang juga bisa kembali normal.

Hal serupa disampaikan Fatur Iskandar (30), pengemudi ojek online yang biasa melintas di Jalan Majapahit.

Menurutnya, proyek memang membuat perjalanan lebih ribet karena lalu lintas menjadi macet. Tapi ia tetap melihat sisi positifnya.

“Kalau untuk jalan yang lebih baik tentu bagus. Memang saat pembangunan ini lalu lintas menjadi macet, tapi kalau sudah selesai semoga jalannya lebih nyaman dan aman,” kata Fatur.

Pengecoran Jalan Majapahit sampai sekarang masih berlangsung. Dari beberapa jalur yang direncanakan, pengerjaan baru menyentuh salah satu jalur.

Proyek diperkirakan masih berlangsung hingga Desember mendatang. Buat pengendara, ada kemacetan yang harus dilewati.

Buat PKL, ada pelanggan yang sementara hilang. Tapi di ujung proyek, mereka sama-sama berharap satu hal.

Jalan lebih awet, perjalanan lebih aman, dan aktivitas ekonomi kembali ramai. (dul)

You Might Also Like

Jelang Lebaran, Harga Versi Pemkot dan Pasar Berbeda Jauh

Disebut “Minimarket Bencana”, Luthfi Minta Respons Jangan Lemot

5 Tempat Sahur Murah dan Ramai di Semarang, Mana yang Kamu Suka?

Cat Pink, Bunga, dan Protes yang Berakhir di Pos Satpam: Pembukaan ARTJOG 2026 Ricuh

Rekening Pejabat Makin Gendut! Presiden Teken Perpres Kenaikan Gaji Pejabat, ASN, dan TNI-Polri

TAGGED:omset pklperbaikan jalanpklSemarangtambal ban
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pelaku Kekerasan Seksual Anak Mayoritas Orang Terdekat
Next Article Bukan Cuma Hafal Rumus, Anak Diajak Kenalan dengan Sains Lewat Eksperimen

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

BARONGSAI - Sejumlah pemain barongsai mengenakan baju hijau, tengah memegang kepala barongsai dan memegang dupa, Jumat (25/9/2026). Mereka baru saja mengikuti atraksi untuk meramaikan gelaran Mooncake Festival di Kawasan Pecinan Semarang. (dul)

Barongsai Turun ke Jalan, Rangkaian Mooncake Festival Bikin Warga Berkerumun

Begini Bentuk Hisab Amal di Hari Kiamat

Kemenkum Jateng Dorong Pelaku Usaha Tak Asal Pilih Merek

Mooncake Festival 2026 Hidupkan Kawasan Pecinan Semarang

Sekda Banyumas Mundur Usai Diperiksa KPK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Trump Mendarat Bawa Bos Raksasa, Beijing Langsung Gelar Karpet Merah

Mei 14, 2026
Sebelas Kabupaten/kota di Jawa Tengah telah membentuk Satgas anti Premanisme yang bertugas menjaga kondusifitas iklim investasi di Jateng. Sekda Sumarno berharap, daerah lain segera menyusul. Foto: dok/humas
DaerahEkonomi

11 Kabupaten/Kota di Jateng Bentuk Satgas Anti Premanisme

Juli 26, 2025
Hukum

Curi Labu Niatnya Buat Buka Bareng Ibu, Tewas Dianiaya

Maret 4, 2026
DEPORTASI WNA--Dua WNA Cina (tengah) dideportasi usai terbukti melanggar aturan keimigrasian. (ist)
Info

2 Orang yang Dideportasi Usai Keciduk di KIK Ternyata WNA China

September 9, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Sisi Lain Pengecoran Jalan Majapahit Semarang, Bikin Omset PKL Menguap 30 Persen
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?