BACAAJA, BLORA – Insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api (KA) Ambarawa Ekspres dan truk terjadi di Kabupaten Blora, Sabtu (1/8/2026).
Saking kerasnya benturan, lokomotif KA Ambarawa Ekspres rusak. Sementara truk yang tertemper hancur tak berbentuk. Getaran terasa hingga dalam gerbong bikin penumpang KA panik.
Perjalanan KA Ambarawa Express relasi Surabaya–Semarang sempat terganggu setelah rangkaian kereta menabrak sebuah truk di perlintasan kereta api wilayah Doplang-Sulur, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2026).
Bacaaja: BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut Kereta Argo Anggrek Vs KRL, Penumpang Terjepit
Bacaaja: Kronologi Lengkap Kecelakaan Kereta di Bekasi: Libatkan 3 KA, Berawal dari Taksi Mogok
Benturan terjadi sekitar tiga jam setelah kereta berangkat dari Surabaya. Suara dentuman keras disertai getaran membuat penumpang di dalam kereta sontak panik. Meski begitu, tidak ada penumpang yang mengalami luka dalam insiden tersebut.
Salah seorang penumpang, Nina Rohana, mengatakan benturan terasa cukup kuat hingga ke gerbong 4 tempat dirinya berada.
“Setelah berjalan sekitar tiga jam, tiba-tiba terdengar suara berdentum keras. Ternyata kereta menabrak truk di daerah Doplang-Sulur setelah Randublatung,” ujar Nina.
Menurutnya, suasana di dalam kereta sempat menegangkan karena seluruh penumpang terkejut mendengar benturan tersebut.
“Dari penumpang tidak ada korban, cuma kaget karena benturannya cukup keras, sampai terasa di gerbong saya yang nomor 4,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari saksi di lokasi, pengemudi truk diduga tidak melihat kereta yang sedang melintas. Pandangan sopir disebut terhalang kebun jagung serta kendaraan lain yang berada di depannya.
“Menurut saksi yang melihat langsung, truk terhalang kebun jagung dan ada mobil di depan, jadi tidak melihat kereta. Katanya di lokasi itu memang sering terjadi kecelakaan karena tidak ada palang pintu,” tutur Nina.
Meski demikian, informasi tersebut masih sebatas keterangan saksi dan belum menjadi penyebab resmi kecelakaan. Hingga kini, belum ada penjelasan dari pihak berwenang mengenai kronologi maupun penyebab pasti insiden tersebut.
Akibat benturan itu, lokomotif KA Ambarawa Express mengalami kerusakan sehingga perjalanan harus dihentikan sementara selama sekitar satu jam.
Rangkaian kemudian bergerak perlahan menuju Stasiun Sulur untuk menjalani pergantian lokomotif sebelum kembali melanjutkan perjalanan menuju Semarang.
“Sekarang kereta sudah bisa jalan menuju Stasiun Sulur untuk ganti lokomotif. Kami masih menunggu lokomotif pengganti dari stasiun lain, jadi belum tahu pasti kapan pergantiannya selesai,” jelas Nina.
Selain menyebabkan keterlambatan perjalanan, kecelakaan juga mengakibatkan bagian depan truk rusak parah. Berdasarkan informasi yang diterima penumpang, sopir truk mengalami luka di bagian kepala. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas maupun kondisi terkini pengemudi tersebut.
Sampai berita ini ditulis, pihak operator kereta api maupun aparat terkait belum menyampaikan penjelasan resmi mengenai penyebab kecelakaan, kondisi sopir truk, maupun kemungkinan kompensasi bagi penumpang yang terdampak keterlambatan perjalanan. (*)

