Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Pilot Asing Ditangkap di Bandara Soetta, Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi dalam Koper
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Pilot Asing Ditangkap di Bandara Soetta, Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi dalam Koper

R. Izra
Last updated: Juli 30, 2026 10:04 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
PILOT ASING DITANGKAP - Kolase foto pilot asing dengan kartu identitas Malaysia ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) karena ketahuan selundupkan narkoba berupa 70.000 butir ekstasi.
PILOT ASING DITANGKAP - Kolase foto pilot asing dengan kartu identitas Malaysia ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) karena ketahuan selundupkan narkoba berupa 70.000 butir ekstasi.
SHARE

JAKARTA, BACAAJA – Gak habis pikir, kok bisa seorang pilot asing jadi penyelundup narkoba. Jadi ceritanya, Tim Operasi Gabungan Badan Reserse Kriminal Polri dan Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta menangkap seorang pilot warga negara asing yang membawa sekira 70 ribu butir ekstasi.

70 ribu butir ekstasi itu diselundupkan pilot asing dengan kartu identitas Malaysia itu dalam sebuah koper.

Tim dari Bareskrim dilakukan Subdirektorat II Direktorat Tindak Pidana Narkoba, menangkapnya di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, pada Selasa 28 Juli 2026 sekira pukul 23.30 WIB di Kedatangan Internasional Terminal 3 Bandara Soetta.

Bacaaja: Eks-Kanit Narkoba Beralih Profesi Jadi Bandar Sabu, Kirim Narkoba Lewat Ekspedisi
Bacaaja: Sidak Legalitas WNA, Warga Malaysia Diduga Langgar Izin Tinggal

Identitas tersangka yang ditangkap Mohd. Saufi bin Othman, Warga Negara Asing, membawa kartu identitas Malaysia yang berprofesi sebagai pilot salah satu maskapai penerbangan asing.

“Pemantauan petuas Bea Cukai di Xray barang bagasi penumpang internasional, tim melihat salah satu koper yang mencurigakan,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso pada keterangan tertulisnya, Kamis (30/7/2026) malam.

Koper itu diambil Mohd. Saufi alias si tersangka itu, yang merupakan pilot, menggunakan seragam. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan kepada dia berikut kopernya di ruang pemeriksaan Kantor Bea Cukai Kedatangan Internasional Terminal 3 Bandara Soetta.

“Saat diperiksa tim mendapati narkotika jenis ekstasi sebanyak 14 bungkus besar dan 1 bungkus paket narkotika jenis sabu,” lanjut Brigjen Eko Hadi.

Rincian barang buktinya; 1 buah koper warna silver di dalamnya berisi 70.114 butir ekstasi dengan berat netto 25,194kg. Tas ransel warna hitam berisi 1 bungkus paket sabu, isinya 2,74gram netto dan bekas sisa pakai dalam pipa kaca berat 0,0825gram netto.

Ditemukan pula 1 paspor Malaysia, 1 kartu identitas Malaysia dan 1 buah seragam pilot Malaysia Airlines atas nama Mohd. Saufi bin Othman. Dia juga membawa sebuah ponsel iPhone 17 warna hitam.

Tersangka ini dijerat pasal berlapis, primair Pasal 113 ayat (2) juncto (jo) Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan subsidair Pasal 609 ayat (2) huruf a KUHP jo Pasal 132 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Sudah 3 kali lakukan penyelundupan

Setelah diamankan, tim melakukan interogasi kepada tersangka. Hasilnya; tersangka diperintah seseorang untuk membawa ekstasi ke Jakarta dengan upah 50.000 Ringgit Malaysia (RM).

Sesampai di Jakarta, tersangka akan diarahkan oleh seseorang yang diduga berdomisili di Malaysia, bahwa akan ada orang yang akan mengambilnya di hotel.

“Tersangka Saufi sudah tiga kali pernah membawa narkotika, pertama jenis sabu ke Sabah (Malaysia), kedua 7kg sabu ke Jakarta dan yang ketiga saat ini membawa ekstasi dan sabu ke Jakarta,” lanjut Brigjen Eko.

Hasil pemeriksaan urine kepada tersangka; positif mengandung metamfetamina alias sabu, positif MDMA (ekstasi/inex) dan kokain. Tersangka ini kemudian ditahan di Rutan Bareskrim Polri. (eka)

You Might Also Like

Pengangguran RI Masih 7,35 Juta, SMK Paling Banyak

Warga Bersih-bersih Kali Banger

Tolak Keras Rencana Pembatasan Tar dan Nikotin, Ratusan Petani Tembakau Temanggung Geruduk Jakarta

Layer Cukai Mau Ditambah, Gappri: Kami Jangan Cuma Jadi Penonton

Dua Ton Harapan dari Semarang: FK Unnes Kirim Bantuan ke Aceh

TAGGED:bandara soekarno-hattabandara soettaekstasiheadlinekoperMalaysianarkobapilotpilot asingwarga negara asing
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kepala Dinkes Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD, Subsp.H.Onk.M(K), FINASIM, saat ditemui di kantornya, Kamis (30/6/2026). (bae) Cegah Bullying PPDS dan Internship, Dinkes Jateng Siapkan Lima Langkah Pengamanan
Next Article Pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Nur Hidayat Sardini. (bae) Banyak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pengamat Undip Sorot Lemahnya Pengawasan Internal

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Lokasi Strategis RS Samsoe Hidajat, Dekat Bandara Ahmad Yani Semarang

Pengamat politik dari Universitas Diponegoro, Nur Hidayat Sardini. (bae)

Banyak Kepala Daerah Terjaring OTT KPK, Pengamat Undip Sorot Lemahnya Pengawasan Internal

PILOT ASING DITANGKAP - Kolase foto pilot asing dengan kartu identitas Malaysia ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) karena ketahuan selundupkan narkoba berupa 70.000 butir ekstasi.

Pilot Asing Ditangkap di Bandara Soetta, Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi dalam Koper

Kepala Dinkes Jawa Tengah, dr. Zulfachmi Wahab, Sp.PD, Subsp.H.Onk.M(K), FINASIM, saat ditemui di kantornya, Kamis (30/6/2026). (bae)

Cegah Bullying PPDS dan Internship, Dinkes Jateng Siapkan Lima Langkah Pengamanan

PROSES AKREDITASI - RS Samsoe Hidajat tercatat telah meraih akreditasi LAM-KPRS Paripurna, predikat tertinggi dalam sistem akreditasi rumah sakit di Indonesia.

LAM-KPRS Paripurna: Standar Mutu Tertinggi yang Dimiliki RS Samsoe Hidajat

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Abah Khan Kiai Cabul Semarang Diseret ke Pengadilan, Sidang Digelar Tertutup

Juli 21, 2026
Eks Kadispen AU Marsma TNI Fajar Adriyanto
Unik

Jenderal TNI AU Gugur dalam Insiden Pesawat Jatuh di Bogor

Agustus 3, 2025
Info

1.041 Santri Terima Bisyarah Sepanjang 2025

Februari 2, 2026
Hukum

Sederet Fakta Tragis di Balik Kasus Pembunuhan Kasir Minimarket Cantik di Karawang

Oktober 10, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Pilot Asing Ditangkap di Bandara Soetta, Bawa 70 Ribu Butir Ekstasi dalam Koper
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?