Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Korupsi Cilacap Bermula dari Kebijakan Bupati Sebelum Yunita
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Hukum

Korupsi Cilacap Bermula dari Kebijakan Bupati Sebelum Yunita

Sidang kasus korupsi lahan di Cilacap kembali membuka fakta baru. Nama mantan Penjabat Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar, ikut disebut dalam persidangan sebagai saksi kunci. Di hadapan majelis hakim, Yunita membeberkan bahwa akar masalah kasus ini ternyata sudah tumbuh sebelum dirinya menjabat.

T. Budianto
Last updated: November 13, 2025 12:44 pm
By T. Budianto
2 Min Read
Share
JADI SAKSI: Mantan Pj Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar (batik cokelat) disumpah jelang bersaksi di sidang di Pengadilan Tipikror Semarang, Rabu (12/11). (Foto: bae)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Mantan Penjabat Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar jadi saksi sidang korupsi. Perempuan yang kini menjabat Kepala Dinkes Jateng ini ditanya bagaimana korupsi bermula.

Dia bilang, pendirian BUMD Cilacap dan pembelian lahan sudah direncanakan sebelum ia menjabat. Pembelian lahan itu berujung merugikan negara rausan miliar. “Saya sebetulnya hanya mengikuti, karena sudah diusulkan bupati sebelum saya menjabat,” katanya di depan majelis hakim dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/11).

BUMD itu namanya PT Cilacap Segara Artha, gabungan dari beberapa perusahaan daerah. Rencananya biar bisnisnya lebih luas dan efisien. Tapi ternyata dari sinilah sumber masalahnya.

Begitu berdiri, perusahaan ini langsung beli lahan 716 hektare di daerah Carui. Nilainya gede banget, Rp237 miliar. Penjualnya PT Rumpun Sari Antan, cucu usaha Yayasan Diponegoro yang punya kaitan sama Kodam IV Diponegoro.

Tidak Tahu

Yunita mengklaim nggak tahu-menahu soal pembelian tanah itu. “Saya sama sekali tidak ikut terlibat pembelian tanah Carui. Tidak ada laporan juga,” ujarnya. Sebab, tak lama setelah PT Cilacap Segara Artha diresmikan, Yunita balik ke Dinkes Provinsi. Artinya tidak lagi menjabat Pj Bupati. “Saya nggak tahu progresnya karena saya tidak lagi di Cilacap,” jelasnya.

Korupsi yang sudah dimulai sebelum Yunita menjabat, lantas dilanjutkan oleh Pj Bupati setelah Yunita Kini Pj Bupati Cilacap periode November 2023-Agustus 2024, Awaluddin Muuri sudah jadi terdakwa.

Awaluddin duduk di kursi pesakitan bersama Direktur PT Rumpun Sari Antan Andhi Nur Huda dan eks Komisaris PT Cilacap Segara Artha Iskandar Zulkarnain. Ketiganya diduga kerja bareng buat ngatur pembelian tanah yang akhirnya dikorupsi. Tanahnya nggak bisa dikuasai BUMD, tapi duitnya udah keburu cair.

Menurut jaksa, proyek itu bikin negara rugi Rp237 miliar. Duitnya ludes, nggak balik lagi. Dan ternyata, semua udah diatur dari jauh sebelum Yunita duduk di kursi bupati sementara. (bae)

You Might Also Like

Dosen Hukum Unissula Tinju Dokter Anestesi, Gara-gara Istrinya Merasa Kesakitan saat Mau Lahiran

Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kuliah sampai Babak Belur dan Gegar Otak

Brigadir Ade Pembunuh Bayi Kandung Dituntut 14 Tahun

Bos Sritex Diganjar Hukuman 14 Tahun Penjara, Bayar Uang Pengganti Rp677 Miliar

Kasus Ponpes Pati: Baru 1 Korban Lapor, Lainnya Masih Diam atau Dipaksa Diam?

TAGGED:kasus korupsi cilacappengadilan tipikor semarangyunita dyah suminar
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Dari Cerpen ke Layar: Bu Wali Mau Semarang Jadi Kota Sinema
Next Article KPAI Angkat Suara, Teguran Keras Buat Polah Gus Elham Cium Anak di Panggung

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

900 Pelari, Rp 4,5 Miliar Ikut ‘Lari’ ke Desa

Iswar Dorong ITMI Perjuangkan Hak Tunanetra

Lintasan Baru KEK Batang Bikin Pereli Ketagihan

Sultan Agung Fun Run Diserbu Peserta, Ada yang Lari demi Scoopy

Sahoun Purwokerto, Langka tapi Rasanya Nampol

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jateng, Arfan Triono. (bae)
Hukum

Kejati Jateng Tegaskan Tak Geledah SPPG: Cuma Pendataan Aja

Juli 12, 2026
Eks bos Sritex, Iwan Setiawan (kemeja putih) berjalan keluar ruang sidang usai menjalani tuntutan di pengadilan, Senin (20/4/2026). (bae)
Hukum

Kredit Sritex Dikorupsi, Dipakai Buat Beli Apartemen dan Mobil Mewah

April 20, 2026
BELLA MENANGIS--Terpidana kasus penggelapan, Bella Puspita Sari menangis teringat anaknya usai sidang PK di pengadilan, Senin (11/5/2026). (bae)
Hukum

Jerit Tangis Bella di PN Semarang, Sudah Lama Terpisah dari Bayinya: “Saya Pengen Pulang!”

Mei 11, 2026
Hukum

Aliran Duit Misterius Terkuak, Pansus Haji Diduga Diincar

April 14, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Korupsi Cilacap Bermula dari Kebijakan Bupati Sebelum Yunita
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?