Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Balik ke Indonesia, Jonathan Bustos Pilih PSIS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Sepak Bola

Balik ke Indonesia, Jonathan Bustos Pilih PSIS

Indonesia bukan tempat baru bagi Jonathan Bustos. Setelah sempat merantau ke Bolivia, gelandang asal Argentina itu akhirnya kembali ke Liga Indonesia.

T. Budianto
Last updated: Juli 28, 2026 6:59 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
LATIHAN PERDANA: Gelandang serang asal Argentina, Jonathan Bustos bersiap melakukan latihan perdana bersama tim PSIS, Selasa (28/7/2026). (Foto: PSIS Official)
SHARE

BACAAJA, YOGYAKARTA- Rekrutan anyar PSIS Semarang, Jonathan Ezequiel Bustos, tak bisa menyembunyikan rasa antusiasnya setelah resmi menjadi bagian dari skuad Mahesa Jenar untuk menghadapi kompetisi musim 2026/27.

Gelandang serang asal Argentina berusia 32 tahun itu mengaku senang bisa kembali merasakan atmosfer sepak bola Indonesia setelah sempat berkarier di Bolivia bersama The Strongest.

Bagi Bustos, Indonesia bukan tempat yang asing. Sebelum bergabung dengan PSIS, ia pernah memperkuat Borneo FC, PSS Sleman, Persela Lamongan, hingga Malut United FC. Pengalaman tersebut membuatnya merasa lebih mudah untuk kembali beradaptasi.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan PSIS. Ini adalah klub yang memiliki sejarah besar dan suporter yang luar biasa. Setelah sempat bermain di Bolivia, saya juga senang bisa kembali ke Indonesia karena saya sudah mengenal kompetisi dan merasa nyaman bermain di sini,” ujar Bustos.

Baca juga: Deri Corfe Resmi Pemain Asing Pertama PSIS

Tak sekadar datang sebagai pemain baru, Bustos membawa target besar bersama Mahesa Jenar. Ia ingin memberikan kontribusi maksimal agar PSIS mampu mewujudkan ambisi promosi ke Super League pada musim ini.

“Saya datang dengan semangat untuk bekerja keras setiap hari dan membantu tim dengan kemampuan yang saya miliki. Semoga kehadiran saya bisa memberikan dampak positif bagi PSIS dan kami dapat bersama-sama mencapai target promosi ke Super League. Saya berharap bisa segera beradaptasi dengan tim dan menikmati setiap proses yang ada di sini,” lanjutnya.

Lebih Cepat

Proses adaptasi Bustos diperkirakan akan berjalan lebih cepat. Pasalnya, di dalam skuad PSIS ia kembali bertemu beberapa sosok yang sudah dikenalnya.

Ada Hari Nur Yulianto dan Ray Redondo, yang pernah menjadi rekan setimnya, serta Pelatih Fisik PSIS Gaselly Jun Panam, yang sebelumnya juga pernah bekerja sama dengannya saat membela Malut United.

Menurut Bustos, kehadiran wajah-wajah lama tentu menjadi nilai tambah. Namun, yang paling penting baginya adalah membangun kekompakan dengan seluruh pemain agar PSIS tampil solid sepanjang musim.

Baca juga: Krisna Jhon Pilih Tetap Bersama PSIS

“Tentu menyenangkan bisa bertemu lagi dengan beberapa teman lama. Saya mengenal mereka sebagai pribadi yang baik dan profesional. Semoga itu bisa membantu proses adaptasi saya, tetapi yang terpenting sekarang adalah membangun chemistry dengan seluruh pemain agar kami bisa menjadi tim yang solid sepanjang musim,” tutup Bustos.

Pulang ke Indonesia bagi Jonathan Bustos bukan sekadar nostalgia. Kini yang ditunggu bukan hanya aksi olah bolanya, tetapi apakah sentuhan kaki kirinya benar-benar bisa menjadi tiket PSIS kembali ke kasta tertinggi. Karena di sepak bola, adaptasi memang penting, tapi promosi tetap jadi bahasa yang paling dipahami suporter. (tebe)

You Might Also Like

Istri Eks-Kapolri Meri Hoegeng Wafat di Usia 100 Tahun, Pendamping Setia Jenderal Polisi Legendaris

Lagi Glamping, Satu Keluarga Tewas di Posong Temanggung

Sambo Jateng Juara Umum, Target Awal Cuma Dua Emas Loh!

Agustina: Jabatan Nggak Dijual, Apalagi Ditawar

Semarang Kebanjiran Lagi, Wali Kota: Soal Drainase Nggak Bisa Kerja Sendirian

TAGGED:headlineMahesa Jenarpanser biruPSISsnex
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article ATAP AMBROL--Siswa SDN Pendrikan Lor 02 Semarang beraktivitas di kelas yang atapnya ambrol, Selasa (28/7/2026). (bae) Siswa SDN Pendrikan Lor 2 Semarang Belajar dan Santap MBG di Bawah Atap Ambrol
Next Article Gas Melon Masuk Dapur MBG? Siap Kena Semprit, Lalu Dicoret

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

PELATIHAN MENGGUNAKAN AI: Diskominfo Wonosobo menggelar pelatihan mengunakan AI untuk membuat konten desa dan seputar Pilkades, yang diikuti oleh 50 orang dari 25 Kelompok Infomrasi Masyarakat (KIM), belum lama ini.

Diskominfo Wonosobo Latih KIM Bikin Konten Informasi Desa Pakai AI

GEN Z TUMBANGKAN PARTAI PENGUASA - Massa pendukung gerakan mahasiswa Serbia saat menghadiri kampanye terakhir menjelang pemilihan parlemen di Belgrade pada Kamis (22/10/2026). Partai mahasiswa berhasil menghancurkan hegemoni partai penguasa yang telah berkuasa selama 14 tahun.

Aksi Demonstrasi Gen Z Hancurkan Cengkraman Partai Penguasa di Serbia

Karhutla Toraja, Makam Leluhur Ratusan Tahun Hangus

Ombudsman Sidak Lapas Semarang, Apa Temuannya?

Dinilai Bebani APBN, Jumlah Wantimpres Digugat ke MK

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Videografer profil desa Amsal Sitepu menangis bahagia setelah divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (1/4/2026).
Hukum

Tangis Happy Ending Amsal Sitepu, Hakim Tipikor Vonis Bebas Videografer Profil Desa

April 1, 2026
TEMBAK - Ilustrasi penembakan menggunakan senjata api (senpi) laras pendek/pistol.
Info

TNI Tewas Ditembak TNI Gara-gara Senggolan saat Joget, Keluarga Syok

Mei 17, 2026
KIAI CABUL - Kiai Ashari, pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, mengaku wali untuk memanipulasi psikologi korban. Kiai Ashari mencabuli 50 santriwati, mayoritas korban berasal dari keluarga rentan.
Hukum

The Power of Kiai Ashari: Cabuli 50 Santriwati, Bebas Berkeliaran Gak Ditahan, Polisi Kalah Sakti?

Mei 5, 2026
Hukum

Awas, Polisi Pantau Pengendara yang Akali Plat Nomor

Juni 3, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Balik ke Indonesia, Jonathan Bustos Pilih PSIS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?