WONOSOBO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonosobo menggelar pelatihan membuat konten informasi desa dan seputar Pilkades menggunakan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Pelatihan yang digelar jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 ini, diikuti oleh 50 peserta yang berasal dari 25 Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Pada pelatihan bertajuk “Optimalisasi AI sebagai Media Diseminasi Informasi di Desa” yang digelar di Aula Diskominfo Wonosobo, peserta tidak hanya mendapat materi teori, tetapi juga praktik membuat konten yang kreatif, menarik, dan mudah dipahami warga.
Harapannya, informasi seputar desa dan Pilkades bisa disampaikan dengan cara yang lebih kekinian, tanpa mengabaikan akurasi dan tanggung jawab.
Bacaaja: Angka Kemiskinan Wonosobo Turun 4,33 Persen dalam 5 Tahun, Pemkab Kejar Target Satu Digit
Bacaaja: Cara Wonosobo Turunkan Angka Kemiskinan hingga 4,33 Persen, Bupati Afif: Gak Cukup Andalkan Bansos!
AI Bantu KIM Bikin Konten Lebih Menarik
Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Wonosobo, Astin Umariyah, mengatakan AI dapat membantu KIM menghasilkan konten informasi yang lebih beragam dan sesuai kebutuhan masyarakat desa.
Teknologi ini juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik di tengah perkembangan era digital.
Namun, penggunaan AI tetap membutuhkan ketelitian. Konten yang dihasilkan harus diperiksa terlebih dahulu agar informasi yang disebarkan benar dan tidak menyesatkan masyarakat.
“Pemanfaatan AI tetap perlu disertai ketelitian dalam memeriksa kebenaran informasi, menjaga etika komunikasi, serta memastikan bahwa konten yang dipublikasikan tidak menyesatkan masyarakat,” pesan Astin, baru-baru ini.
Belajar Bikin Pamflet Pilkades dengan AI
Pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama membahas “Ide Konten Pamflet Pilkades Serentak Wonosobo 2026”. Materi disampaikan Fahrudin Azis dengan tema besar “Pilkades Damai, Desa Harmonis, Wonosobo Makin Berkualitas”.
Peserta diajak mengembangkan ide konten yang bisa digunakan untuk menyampaikan pesan Pilkades damai kepada masyarakat.
Selanjutnya, Asep Ginanjar membawakan materi “Teknik Desain Pamflet Pilkades Wonosobo dengan Pemanfaatan AI”.
Dalam sesi ini, peserta mempelajari pemanfaatan teknologi AI untuk membantu proses pembuatan desain pamflet informasi Pilkades.
Dengan keterampilan tersebut, KIM diharapkan bisa menyajikan informasi desa secara lebih kreatif dan mudah diakses warga.
Melalui pelatihan ini, Diskominfo Wonosobo berharap KIM semakin siap mengikuti perkembangan teknologi digital. KIM juga diharapkan semakin kuat menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyebarkan informasi publik di tingkat desa.
Terlebih menjelang Pilkades Serentak 2026, informasi yang jelas dan mudah dipahami menjadi penting untuk mendukung partisipasi masyarakat.
Dengan memadukan kreativitas dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab, KIM diharapkan ikut membangun ekosistem informasi desa yang sehat, partisipatif, dan mendukung pelaksanaan Pilkades yang damai. (*)

