Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Lima Kelurahan di Semarang Dibayangi Krisis Air Bersih, Agustina Beber Langkah Penanganan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Lima Kelurahan di Semarang Dibayangi Krisis Air Bersih, Agustina Beber Langkah Penanganan

R. Izra
Last updated: Juli 27, 2026 8:10 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (ist)
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. (ist)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG – Musim kemarau mulai terasa. Pemerintah Kota Semarang pun memetakan kelurahan yang berpotensi mengalami krisis air bersih jika kemarau berlangsung lebih lama.

Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, terdapat lima kelurahan di empat kecamatan yang termasuk rawan kekeringan.

Kelima kelurahan tersebut adalah Rowosari dan Mangunharjo di Kecamatan Tembalang, Jabungan di Kecamatan Banyumanik, Cepoko di Kecamatan Gunungpati, serta Wonosari di Kecamatan Ngaliyan. Selain itu, Kecamatan Genuk juga masuk dalam pantauan khusus.

Bacaaja: Antisipasi Kekeringan, Puan Minta Pemerintah Siaga Air Bersih
Bacaaja: Kemarau Bikin Waswas, Ribuan Warga Cilacap Mulai Antre Air Bersih

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng bilang, wilayah-wilayah tersebut rawan kekeringan karena berada di area perbukitan yang minim sumber mata air serta belum sepenuhnya terjangkau jaringan PDAM.

“Pemkot Semarang melalui BPBD telah menyiagakan cadangan logistik air bersih sebanyak 900.000 liter yang diproyeksikan aman hingga akhir tahun,” ujar Agustina dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/7/2026).

Pemkot Semarang juga menyiapkan armada truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Hingga saat ini, sebanyak 48 ribu liter air bersih atau delapan truk tangki sudah didistribusikan ke sejumlah titik yang membutuhkan.

Agustina meminta warga tidak ragu melapor kepada pengurus RT atau RW jika mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Laporan tersebut akan menjadi dasar penjadwalan pengiriman bantuan air.

“Jika ada wilayah yang mulai mengalami keterbatasan air, warga dapat melapor melalui pengurus RT/RW agar pengiriman bantuan armada tangki bisa segera kami jadwalkan,” tegas politikus PDIP itu.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih warga, Pemkot juga memastikan pasokan air untuk pertanian masih aman. Saat ini Dinas Pekerjaan Umum (DPU) terus merawat bendung dan saluran irigasi agar aliran air tidak terganggu selama musim kemarau. (bae)

You Might Also Like

Jalur Tengah Jateng Siap Jadi Favorit Pemudik

Pertama dalam Sejarah! Tak Ada Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol

Angin Sapu Banyumas Semalam, Puluhan Bencana Datang Barengan

Kades Ungkap Detik-detik Perampokan Rumah Juragan Sate di Boyolali, Satu Anak Tewas

Kalau Benar Iko Unnes Korban Laka, Murni Kecelakaan atau karena Dikejar Polisi?

TAGGED:agustina wilujengheadlinekelurahankota semarangkrisis air bersihpdippemkot semarangrawan kekeringan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Kemarau Belum Puncak, Semarang Sudah Pasang Mode Siaga
Next Article NOBAR GEMBIRA - Melalui Nobar Gembira ICONNET, PLN Icon Plus menghadirkan suasana kebersamaan yang menyenangkan bersama pelanggan, karyawan, dan masyarakat. PLN Icon Plus Hadir Meriahkan Final Piala Dunia lewat Nobar Gembira ICONNET

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo, menjalani sidang kasus korupsi di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (27/7/2026). (bae)

Sudewo Pati Ngaku Gak Percaya Mistis, Bantah Terima Gratifikasi Keris

SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)

30 Tahun Kudatuli, Sekjen PDIP Desak Pemerintah Bongkar Kasus hingga Tuntas: Jangan Tutup Mata!

KAMAR MAYAT - Korban tewas diantar ke ruang jenazah. (grafis/wahyu)

Kepala Rumah Tangga Eks-Jampidsus Febrie Tewas Misterius, Sengaja Dihabisi?

Empat Kecamatan di Semarang Rawan Kekeringan

Ketika Catcalling Dibungkus Candaan, Imbasnya Perempuan Kehilangan Ruang Eksistensi

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Pendidikan

Sidang Tesis S2 Pakai Kostum Cosplay

Juli 25, 2026
Pendidikan

Beasiswa Santri? Gus Yasin Kasih Sinyal Tegas: Jangan Coba-coba Titip Nama!

Juni 22, 2026
Warga Aceh kibarkan bendera putih, mereka nyerah bantuan seret.
Info

Pemerintah Keras Kepala Tak Mau Tetapin Status Bencana Nasional, Muhammadiyah Menggugat!

Desember 19, 2025
Kemacetan kendaraan terjadi di flyover Jatingaleh, Semarang, setelah penutupan Jalan Gombel Lama. (dul)
Info

Macet Panjang di Jalan Gombel, Antrean Kendaraan Mengular dari Arah Bawah

April 21, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Lima Kelurahan di Semarang Dibayangi Krisis Air Bersih, Agustina Beber Langkah Penanganan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?