Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Soal Kriminalisasi Petani, Luthfi: Pemprov Siap Beri Pendampingan
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Soal Kriminalisasi Petani, Luthfi: Pemprov Siap Beri Pendampingan

T. Budianto
Last updated: Juli 25, 2026 2:20 pm
By T. Budianto
3 Min Read
Share
DITEMUI GUBERNUR: Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menemui perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Jateng Guyub di Kantor Gubernur Jateng, Jumat (24/7/2026) sore. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

BACAAJA, SEMARANG- Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menerima perwakilan masyarakat yang tergabung dalam Jateng Guyub di Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat (24/7/2026) sore.

Audiensi berlangsung terbuka dengan membawa beragam persoalan, mulai dari konflik agraria, pertanian, pertambangan, lingkungan hidup, infrastruktur hingga dugaan kriminalisasi warga.

Menurut Luthfi, Rumah Rakyat memang disiapkan sebagai ruang komunikasi agar masyarakat bisa menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pemerintah tanpa sekat.

“Saya senang bapak-bapak datang ke sini. Masalah tebu sudah ada penyelesaiannya, lingkungan hidup juga sedang ditindaklanjuti. Inilah wajah rumah gubernur, rumah rakyat,” katanya.

Baca juga: Karimunjawa dalam Cengkraman Investor! Jateng Guyub: Hentikan Privatisasi Pulau

Ia juga mengapresiasi aksi Jateng Guyub yang berlangsung tertib. Menurutnya, menyampaikan pendapat adalah hak konstitusional setiap warga selama dilakukan secara damai dan tidak mengganggu ketertiban umum.

Luthfi menjelaskan, sebagian aspirasi sebenarnya sudah mulai diproses sejak pertemuan awal bersama perwakilan Jateng Guyub pada 20 Juli lalu. Meski dirinya menjalankan agenda di berbagai daerah, jajaran Pemprov Jateng tetap bekerja menginventarisasi laporan masyarakat. “Itulah mekanisme pemerintahan. Bukan one man show, bukan Superman,” ujarnya.

Sebagai contoh, Pemprov Jateng telah menyiapkan 56 truk angkutan tebu untuk membantu petani di Kabupaten Blora. Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan yang sebelumnya disampaikan masyarakat.

Proses Hukum

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga mengingatkan seluruh SMA negeri di Jateng agar tidak bermain-main dengan praktik titip-menitip maupun pungutan dalam proses pendidikan. “Tidak ada titip-titip. No titip, no jastip. Kalau ada, saya copot kepala sekolahnya,” tegasnya.

Terkait laporan dugaan kriminalisasi warga di Blora, Luthfi menegaskan pemerintah provinsi tidak memiliki kewenangan mencampuri proses hukum. Namun, Pemprov siap memberikan pendampingan dan memfasilitasi koordinasi dengan aparat penegak hukum apabila diperlukan. “Kalau pendampingan siap. Tapi penegakan hukum itu kewenangan kepolisian dan kejaksaan, bukan gubernur,” jelasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jateng, Iwanuddin Iskandar mengatakan, seluruh masukan dari Jateng Guyub telah diterima. Persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi akan segera ditindaklanjuti, sedangkan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat maupun kabupaten/kota akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Baca juga: Dari Orasi ke Irama, Konser Perlawanan di Hari Kedua Aksi ‘Jateng Guyub’

Ia menambahkan, pendekatan dialog akan terus menjadi cara utama menyelesaikan persoalan masyarakat. Karena itu, Rumah Rakyat akan tetap dibuka sebagai ruang komunikasi antara pemerintah dan warga.

Koordinator Aksi Jateng Guyub, Joko Priyanto mengapresiasi kesediaan Gubernur menerima langsung aspirasi masyarakat. Menurutnya, komunikasi dengan Pemprov Jateng akan terus dilakukan untuk mengawal penyelesaian berbagai persoalan di daerah.

Sementara itu, perwakilan Jateng Guyub asal Batang, Itor berharap komitmen pemerintah tidak berhenti di ruang audiensi. “Kami masih percaya dengan sistem di Jateng. Tinggal bagaimana komitmen itu benar-benar dijalankan,” ujarnya.

Rumah Rakyat memang tak akan kekurangan tamu selama masih ada persoalan di lapangan. Yang paling ditunggu warga bukan sekadar pintunya selalu terbuka, melainkan kabar bahwa setiap aspirasi yang masuk benar-benar keluar dalam bentuk solusi. (tebe)

You Might Also Like

26 Tahun Perjalanan, PLN Icon Plus Hadirkan Kejutan Ulang Tahun bagi Pelanggan ICONNET di Semarang

8 September Gerhana Bulan Total Gaes! Hanya 1 Jam 22 Menit, Perhatikan Waktunya

Terungkap! Alasan Pribadi Bikin Perry Warjiyo Sukarela Mundur dari Guberur BI

ASN Disuruh Naik Angkutan Umum Seminggu Sekali, Biar Nggak Cuma Jago Bikin Kebijakan!

PLN Icon Plus Tumbuhkan Semangat Kemanusiaan melalui Aksi Donor Darah

TAGGED:ahmad luthfiheadlinejateng guyubpemprov jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Istimewa! Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK Tanpa Pakai Rompi Tahanan
Next Article RAIH PENGHARGAAN - PLN Icon Plus meraih penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider dalam ajang Solopos Best Brand and Innovation (SBBI) Awards 2026. PLN Icon Plus Catat Prestasi di SBBI Awards 2026, Raih Penghargaan Fastest Rising Internet Service Provider

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Ilustrasi BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan Ditutup? Begini Infonya

Agustina Genjot Ketahanan Pangan Semarang: Dari Kebun Warga hingga Pasar Murah

Investasi Jateng Tembus Rp72,54 Triliun, 340 Ribu Orang Kebagian Peluang Kerja

Tinggal Satu Titik Api di Gunung Lawu, Luthfi Minta Petugas Jangan Pulang Dulu

YLBHI Soroti Pengerahan Ribuan Aparat Saat Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Hukum

Warga Binaan Lapas Purwodadi Panen Ratusan Kilogram Lele Mutiara

Oktober 18, 2026
Ekonomi

Luthfi: Pelaku Ekraf Jangan Cuma Viral, Tapi Juga Buka Peluang Kerja

Mei 9, 2026
Daerah

Jelang Nataru, Banjarnegara Gaspol Siapkan Satgas Gerak Cepat

Desember 15, 2025
Info

Mobil Listrik Mau Kena Pajak? Santai, Jateng Masih “Mikir Dulu”

Mei 2, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Soal Kriminalisasi Petani, Luthfi: Pemprov Siap Beri Pendampingan
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?