Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Tolak Keras Rencana Pembatasan Tar dan Nikotin, Ratusan Petani Tembakau Temanggung Geruduk Jakarta
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Tolak Keras Rencana Pembatasan Tar dan Nikotin, Ratusan Petani Tembakau Temanggung Geruduk Jakarta

R. Izra
Last updated: Juli 21, 2026 4:49 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
BERANGKAT KE JAKARTA - Ratusan petani tembakau dari Temanggung bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi menolak aturan pembatasan tar dan nikotin.
BERANGKAT KE JAKARTA - Ratusan petani tembakau dari Temanggung bertolak ke Jakarta untuk mengikuti aksi demonstrasi menolak aturan pembatasan tar dan nikotin.
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Ratusan petani tembakau Temanggung bertolak ke Jakarta, Selasa (21/7/2026). Para petani dari Kota Tembakau akan bergabung dengan petani tembakau dari berbagai daerah lain di Indonesia.

Petani tembakau akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Mereka menolak Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 terkait pembatasan tar dan nikotin yang dinilai bisa mengancam masa depan sektor pertembakauan nasional.

Koordinator aksi, Yamuhadi, mengatakan sekitar 300 hingga 500 petani ikut dalam aksi tersebut. Mereka berasal dari berbagai daerah sentra tembakau seperti Temanggung, Wonosobo, Magelang, Klaten, Boyolali, Jawa Barat, hingga Jawa Timur.

Bacaaja: Kades Kota Tembakau Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin: Lumpuhkan Ekonomi Petani
Bacaaja: Aturan Tar dan Nikotin Ancam Nasib Petani Tembakau, Golkar-PPP Temanggung Bereaksi Keras

“Ini bukan hanya aksi petani tembakau Temanggung, tetapi aksi bersama petani tembakau dari berbagai daerah,” ujarnya saat pelepasan peserta aksi di Temanggung, Senin (20/7/2026) malam.

Para petani mengaku siap bertahan di Jakarta hingga ada perwakilan pemerintah yang bersedia menemui mereka. Bahkan, mereka telah bersiap menginap jika tuntutan belum mendapat respons.

“Kami akan bertahan sampai ada perwakilan kementerian yang menemui kami. Kalau belum ada kepastian, kami siap menginap di sana,” katanya.

Salah satu poin yang paling dipersoalkan adalah aturan mengenai pembatasan kadar tar dan nikotin pada produk hasil tembakau. Menurut para petani, tembakau lokal memang secara alami memiliki kadar nikotin yang tinggi sehingga sulit memenuhi batas yang direncanakan pemerintah.

“Tanaman tembakau kami memang secara alami memiliki kadar nikotin yang tinggi dan itu tidak bisa diubah karena merupakan karakter tanaman,” jelas Yamuhadi.

Selain itu, mereka juga menolak rencana penerapan kemasan polos (plain packaging) untuk produk rokok. Kebijakan tersebut dikhawatirkan akan menekan industri hasil tembakau dan berdampak pada berkurangnya serapan hasil panen petani.

Yamuhadi bahkan mengingatkan, jika aturan tersebut tetap diberlakukan tanpa perubahan, aksi yang lebih besar bisa kembali digelar.

“Kalau tetap disahkan, kami akan datang dengan massa yang lebih besar. Ini menyangkut urusan perut kami,” tegasnya.

Senada dengan itu, Pengurus Asosiasi Tembakau Indonesia Nasional, Yudha Sudarmaji, menilai PP Nomor 28 Tahun 2024 berpotensi memicu dampak ekonomi yang luas.

Menurutnya, apabila industri hasil tembakau mengurangi produksi akibat berbagai pembatasan, kebutuhan bahan baku dari petani lokal juga akan ikut menurun dan bahkan bisa tergantikan oleh produk impor.

“Yang paling kami khawatirkan adalah berkurangnya serapan tembakau petani. Kalau industri tidak lagi membutuhkan tembakau dengan karakter seperti yang dihasilkan petani lokal, maka hasil panen tidak akan terbeli,” ujarnya.

Yudha menyebut industri hasil tembakau melibatkan sekitar enam juta orang di seluruh Indonesia, mulai dari petani hingga pekerja pabrik. Karena itu, ia meminta pemerintah membuka ruang dialog sebelum aturan tersebut diterapkan.

“Kami ingin pemerintah memperhatikan keberlangsungan petani tembakau. Bagi banyak daerah, termasuk Temanggung, tembakau merupakan sumber penghidupan utama masyarakat,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

Ekraf Lokal Makin Mendunia, DPR Minta Distributor Dukung Produk Anak Bangsa

Pemkot Semarang Ikut Terseret, Warga Tuntut Ganti Rugi Lahan Proyek Jalan Jangli-Undip

Sampah Masih Cemari Lingkungan, DLHK Jateng Dorong Ekonomi Sirkular Hingga Tingkat Desa

Detik-detik Maut di Umbul Ponggok: Niat Foto Estetik, Remaja Jaksel Tewas Tenggelam

Rumah Mewah Disita, Bos Minyak Masih Raib

TAGGED:headlinekota tembakaunikotinpembatasan tar dan nikotinpetani tembakautartemanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Pasar Raya Jateng 2026 Dibuka, 12 Hari Surakarta Disulap Jadi Panggung Seni
Next Article Gusi Berdarah Saat Hamil Jangan Dianggap Sepele

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

KIAI CABUL--Tampang Achmad Fauzi alias Abah Khan, pengasuh ponpes di Kota Semarang yang cabuli santriwatinya, mengenakan kaus 'Ngopeni Nglakoni' saat digelandang ke kantor Kejari Kota Semarang, Rabu (24/6/2026). (ist)
Hukum

Abah Khan Kiai Cabul Semarang Janjikan Surga, Bikin Santri Korban Takut Melawan

Juni 24, 2026
Foto ilustrasi seorang warga mengangkat sekarung beras di gudang Bulog. Awas! Beras yang anda konsumsi beras oplosan yang dikata preimum ternyata kwalitasnya tidak sama. Jangan heran jika dimasak mudah basi dan tidak tahan lama.
Ekonomi

Awas! Beras Yang Anda Konsumsi, Premium ‘Oplosan’

Juli 15, 2025
Daerah

Dukungan Meluas, Bantuan Besar Mengalir dari Yayasan Yudhoyono untuk Pandanarum Bangkit

November 22, 2025
Pendidikan

Cuma Jepret Gigi, AI UGM Ini Langsung Kasih Diagnosis

Mei 5, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Tolak Keras Rencana Pembatasan Tar dan Nikotin, Ratusan Petani Tembakau Temanggung Geruduk Jakarta
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?