Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Kades Kota Tembakau Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin: Lumpuhkan Ekonomi Petani
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Kades Kota Tembakau Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin: Lumpuhkan Ekonomi Petani

R. Izra
Last updated: Juli 20, 2026 4:10 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
RAWAT TANAMAN - Petani tembakau di Temanggung merawat tanaman yang menjadi komoditas andalan kabupaten tersebut.
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Rencana revisi aturan pembatasan tar dan nikotin mendapat penolakan keras dari sejumlah kalangan. Utamanya dari para petani tembakau lokal, termasuk para petani tembakau di Kabupaten Temanggung.

Gelombang penolakan terhadap aturan turunan PP Nomor 28 Tahun 2024 tentang Pelaksanaan UU Kesehatan terus bermunculan. Kali ini, para kepala desa di Kabupaten Temanggung yang dikenal sebagai Kota Tembakau, kompak menyuarakan penolakan karena khawatir kebijakan tersebut mengancam keberlangsungan sektor pertembakauan.

Mereka menilai aturan yang mengatur batas maksimal kadar nikotin 1 miligram, tar 10 miligram per batang rokok, hingga wacana penyeragaman kemasan rokok berpotensi memukul perekonomian masyarakat yang selama ini bergantung pada tembakau.

Bacaaja: Petani Tembakau Jateng Kirim Sinyal Bahaya ke Istana, Presiden Jangan Abai!
Bacaaja: Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar

Kepala Desa Tlilir, Kecamatan Tlogomulyo, Faturrahman, mengatakan pemerintah seharusnya tidak hanya melihat persoalan dari sisi kesehatan, tetapi juga mempertimbangkan nasib jutaan petani, buruh, hingga pelaku usaha yang hidup dari industri tembakau.

“Kami menolak keras rancangan pembatasan tar dan nikotin. Jangan hanya melihat aspek kesehatan, tapi pikirkan juga jutaan keluarga yang menggantungkan hidup dari sektor pertembakauan,” tegasnya, Senin (20/7/2026).

Menurut Fatur, aksi turun ke jalan menjadi langkah yang sah untuk menyampaikan aspirasi agar pemerintah lebih bijak dalam mengambil kebijakan.

“Jangan hanya melihat satu perspektif. Kami ingin pemerintah juga mendengar suara masyarakat di daerah penghasil tembakau,” ujarnya.

Senada, Kepala Desa Pitrosari, Kecamatan Wonoboyo, Patriyono, menyebut mayoritas warga di desanya hidup dari sektor tembakau. Karena itu, aturan pembatasan tar dan nikotin dinilai tidak sejalan dengan karakteristik tembakau lokal yang sudah menjadi bagian dari mata pencaharian masyarakat.

“Tembakau adalah warisan yang sudah turun-temurun. Kalau aturan itu diterapkan, ekonomi masyarakat kami jelas terancam,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Legoksari, Kecamatan Tlogomulyo, Bandel Sukoyo, berharap Presiden Prabowo Subianto dan para wakil rakyat mendengarkan keresahan petani tembakau.

Ia meminta pemerintah meninjau kembali aturan tersebut agar tidak berdampak pada jutaan warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertembakauan.

“Harapan kami sederhana, pemerintah mau mendengar suara petani. Jangan sampai kebijakan ini justru melumpuhkan ekonomi masyarakat yang hidup dari tembakau,” pungkasnya. (*)

You Might Also Like

WFH Jumat Santai, Tapi ASN Bandung Tetap Diawasi Ketat

Polisi Berhasil Bongkar Kasus Pembuangan Bayi di Plafon Sekolah, Ternyata Pelaku di Bawah Umur

Ultah ke-479, Semarang Bagi-Bagi “Hadiah”: Naik BRT Gratis, Wisata Free, Parkir Cuma 479 Perak!

7 Pengeroyok Pesilat Pagar Nusa Akhirnya Ketangkap, Kata Polisi Ada yang Keliru

Gubernur: Jangan Biasakan yang Biasa, ASN Harus Berani Berinovasi

TAGGED:headlinekadeskota tembakaunikotinpembatasan tar dan nikotinpetani tembakautemanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article SIDANG KORUPSI--Bupati Pati nonaktif, Sudewo (baju batik) bersalaman sambil tersenyum usai sidang di Tipikor, Senin (15/6/2026). (bae) Kelakuan Sudewo, Simpanan Tumpukan Dolar di Rumah Tak Dicantumkan dalam LHKPN
Next Article Ratusan Juru Parkir di Semarang Nunggak Setoran, Nilainya Capai Rp280 Juta

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

RUWATAN - Massa Jateng Guyub meruqyah atau meruwat Kantor Gubernur Jawa Tengah, sebagai simbol tolak bala atas matinya nurani pemerintah.

Massa Jateng Guyub Kantor Gubernur, Tabur Bunga dan Dupa di 8 Penjuru

SIDANG KORUPSI--Enam kades dari Pati jadi saksi sidang terdakwa Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (22/7/2026). (bae)

Sidang Sudewa Kupas Keterlibatan Anggota hingga Pimpinan DPRD Pati dalam Pengisian Perangkat Desa

Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, resmi ditunjuk sebagai Kepala BGN.

Resmi! Istana Umumkan Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang

Urgensinya Apa? Puan Sorot Pengiriman 25 Kepala Daerah ke Singapura di Tengah Efisiensi Anggaran

AKSI DAMAI - Petani tembakau dari Temanggung dan sejumlah daerah lain di Indonesia menggelar aksi damai di depan kantor Kemenko PMK, desak pemerintah kaji ulang regulasi tembakau, terutama terkait pembatasan tar dan nikotin.

Desakan Petani Tembakau Menguat, Kemenko PMK Janji Kaji Ulang Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Armada BPBD Temanggung antar-jemput siswa sekolah di Gemawang.
Info

Jalan Putus Dampak Longsor, BPBD Temanggung Antar-Jemput Siswa Sekolah

Januari 8, 2026
PETIK KOPI - Petani di Temanggung memetik buah kopi yang telah memerah di pohon. (ist)
Ekonomi

Panen Kopi Temanggung Anjlok sampai 60 Persen, Cuaca Jadi Biang Kerok

Juni 9, 2026
Daerah

Musrenbang Jateng: 37 Ribu Usulan Senilai Rp37,8 T Diajukan

April 29, 2026
Info

Jateng Gaspol Regenerasi Petani

April 25, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Kades Kota Tembakau Kompak Tolak Aturan Pembatasan Tar dan Nikotin: Lumpuhkan Ekonomi Petani
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?