Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Panen Kopi Temanggung Anjlok sampai 60 Persen, Cuaca Jadi Biang Kerok
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Ekonomi

Panen Kopi Temanggung Anjlok sampai 60 Persen, Cuaca Jadi Biang Kerok

Produksi kopi, baik Robusta maupun Arabika, disebut turun hingga 40 sampai 60 persen akibat cuaca ekstrem yang terjadi saat masa pembungaan tanaman kopi.

R. Izra
Last updated: Juni 9, 2026 10:16 am
By R. Izra
2 Min Read
Share
PETIK KOPI - Petani di Temanggung memetik buah kopi yang telah memerah di pohon. (ist)
PETIK KOPI - Petani di Temanggung memetik buah kopi yang telah memerah di pohon. (ist)
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Kabar kurang enak datang dari para petani kopi di Temanggung. Musim panen tahun ini mengalami penurunan cukup drastis.

Produksi kopi, baik Robusta maupun Arabika, disebut turun hingga 40 sampai 60 persen akibat cuaca ekstrem yang terjadi saat masa pembungaan tanaman kopi.

Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura DKPPP Kabupaten Temanggung, Sumarno, mengatakan curah hujan yang terlalu tinggi membuat banyak bunga kopi gagal berkembang menjadi buah.

Bacaaja: Bangunan KDMP Tutup Jalan Umum, Dandim Temanggung Ajak Warga Iuran Bikin Jalan Baru
Bacaaja: Nyadran Ageng Bhumi Phala, Eskpresi Syukur dan Cinta Kasih Petani Temanggung kepada Alam

“Penurunannya cukup besar karena saat fase pembungaan cuacanya ekstrem. Banyak bunga kopi rontok dan gagal jadi buah,” kata Sumarno, Senin (8/6/2026).

Meski hasil panen turun, ada sedikit kabar baik buat petani kopi Arabika. Harga jual kopi justru naik dibanding tahun lalu. Saat ini, harga cherry Arabika berada di kisaran Rp20 ribu hingga Rp22 ribu per kilogram.

“Tahun lalu masih sekitar Rp15 ribu per kilogram. Sekarang ada kenaikan harga,” ujarnya.

Di Temanggung sendiri, panen kopi Arabika bulan Juni ini berlangsung di lahan seluas sekitar 1.700 hektare. Area perkebunan tersebut tersebar di wilayah dataran tinggi dengan ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan laut, terutama di lereng Gunung Sumbing, Sindoro, dan Prahu.

Untuk menjaga produktivitas kopi ke depan, Pemerintah Kabupaten Temanggung tahun ini juga mendapat bantuan sekitar 600 ribu bibit kopi. Bibit tersebut nantinya akan ditanam di lahan seluas 600 hektare.

Dengan tambahan itu, total luas perkebunan kopi di Temanggung kini mencapai sekitar 14.300 hektare. Rinciannya, sekitar 12.200 hektare merupakan kopi Robusta dan 2.100 hektare lainnya kopi Arabika.

Sementara rata-rata hasil panen kopi di Temanggung saat ini berada di angka 1,1 ton per hektare.

Turunnya hasil panen tahun ini jadi pengingat kalau perubahan cuaca makin berpengaruh besar terhadap sektor pertanian, termasuk kopi yang selama ini jadi salah satu komoditas andalan Temanggung. (*)

You Might Also Like

Purbaya: Pilih Bangkrut Kayak 1998 atau Nambah Utang? Fix, Pinjaman RI Tembus Rp9.647 T

123 Ton Bawang Gelap Nyelonong ke Semarang

Prabowo Gas Utang Jumbo Rp781,9 T, Pecahin Rekor Sejak Pandemi

Lebaran Makin Dekat, Jam Layanan Bank Berubah Simak Jadwalnya!

Tantangan Besar Target Pajak Rp2.358 Triliun di 2026: DPR Soroti Strategi dan Risiko Industri Rokok

TAGGED:arabicakopiproduksi kopi temanggungrobustatemanggung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article WJ DKK Tumbangkan Rawa Rontek, Rebut Takhta Clash Squad FF Semarang
Next Article TERPENGARUH KENAIKAN DOLAR - Bahan baku pembuatan kue terpengaruh melemahnya rupiah dan melejitnya dolar. Pedagang pun terpaksa menaikkan harga jualan. (dul) Harga Dagangan Melonjak Tajam, Pedagang dan Pembeli Sama-sama Naik Pitam

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Jawa Tengah, Haryono Agus Setiawan. (bae)

Fakta Jaringan Love Scamming di Semarang, Izin Tinggal 4 WNA China Kedaluwarsa

LAYANI PELANGGAN - Pelaku usaha fotokopi di Ngaliyan, Semarang, sedang melayani pelanggan. Mereka mengaku empot-empotan menghadapi harga kertas yang terus melambung tinggi, dampak melemahnya rupiah. (dul)

Harga Kertas Melambung Tinggi, Pelaku Usaha Fotokopi Ketar-ketir

KETUA PERADI SAI SEMARANG - Ketua DPC Peradi SAI Kota Semarang, Luhut Sagala (tengah) mengumumkan perubahan nama dan logo organisasi dalam acara buka bersama anggota di Aroem Resto Semarang, Selasa (3/3/2026). (bae)

Luhut Sagala Kembali Pimpin Peradi SAI Kota Semarang, Ini Fokus Agenda Kerjanya

ROKOK - Ilustrasi produk turunan tembakau berupa rokok.

Harga Rokok Ikut Terkerek Naik Meski Tak Ada Penyesuaian Tarif Cukai

KANTONG PLASTIK - Ilustrasi pedagang memasukkan barang yang dibeli pelanggan ke dalam kantong plastik.

Kelihatannya Sepele, tapi Jadi Beban Banget Buat Pelaku UMKM: Harga Plastik Naik Gila-gilaan

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ekonomi

Rupiah Lagi Loyo, Jateng Pilih Rawat UMKM

Juni 8, 2026
Ekonomi

Sekda Jateng: Jangan Baper Sama Pinjol!

Oktober 23, 2025
Ekonomi

17 Juta Pemudik Masuk Jateng, Pemprov Jamin Ketersediaan Stok Pangan

Maret 7, 2026
Bajaj lagi ngaspal di jalanan Kota Semarang.
Ekonomi

Bajaj Lagi Naik Kelas: dari Kendaraan Jadul ke Transportasi Digital

Desember 17, 2025

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Panen Kopi Temanggung Anjlok sampai 60 Persen, Cuaca Jadi Biang Kerok
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?