Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: Setahun Rumah Singgah Temanggung, Jadi Andalan Pasien saat Berobat ke Semarang dan Jogja
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

Setahun Rumah Singgah Temanggung, Jadi Andalan Pasien saat Berobat ke Semarang dan Jogja

R. Izra
Last updated: Juli 9, 2026 12:21 pm
By R. Izra
4 Min Read
Share
RINGANKAN BEBAN - Warga Temanggung ngobrol santai dengan Bupati Agus Gondrong di Rumah Singgah milik Pemkab Temanggung. Rumah Singgah Pemkab Temanggung di Semarang dan Jogja jadi jujugan warga yang sedang berobat di dua kota tersebut.
RINGANKAN BEBAN - Warga Temanggung ngobrol santai dengan Bupati Agus Gondrong di Rumah Singgah milik Pemkab Temanggung. Rumah Singgah Pemkab Temanggung di Semarang dan Jogja jadi jujugan warga yang sedang berobat di dua kota tersebut.
SHARE

BACAAJA, TEMANGGUNG – Program ‘Rumah Singgah’ Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung sudah setahun berjalan. Keberadaan rumah singgah gratis ini memberi begitu banyak manfaat untuk pasien maupun keluarga pasien yang sedang berobat ke Semarang atau Jogja.

Tercatat, fasilitas yang berada di Semarang dan Jogja itu sudah dimanfaatkan 409 kali kunjungan oleh warga Temanggung.

Data Dinas Sosial mencatat, jumlah tersebut merupakan akumulasi penggunaan rumah singgah sejak 25 Juni 2025 hingga 20 Juni 2026.

Bacaaja: Mulai 2027, Trans Jateng Sambungkan Magelang-Temanggung
Bacaaja: Polemik Revisi PP Kesehatan, Agus Gondrong Harap Keresahan Petani Tembakau Didengar

Rumah singgah ini disiapkan sebagai tempat transit atau menginap sementara bagi warga Temanggung yang memiliki keperluan mendesak di luar kota, mulai dari mendampingi anggota keluarga yang sakit, mengikuti lomba, mencari pekerjaan, hingga urusan darurat lainnya.

Bupati Temanggung, Agus Setyawan (Agus Gondrong), mengatakan program tersebut lahir dari pengalaman yang sering ia temui saat masih aktif turun ke lapangan. Banyak warga Temanggung yang harus tidur di selasar rumah sakit karena tak mampu menyewa penginapan ketika mendampingi keluarga berobat.

“Alhamdulillah bermanfaat. Karena betapa susahnya kalau ada anggota keluarga sakit. Jangan ditambah beban biaya penginapan lagi. Rumah singgah ini gratis untuk pendamping pasien, pelajar, pencari kerja, hingga keperluan darurat. Yang penting warga ber-KTP Temanggung,” kata politikus PDIP itu, kemarin.

Manfaat rumah singgah juga dirasakan langsung oleh warga. Mereka tak lagi kebingungan tempat menginap saat berobat atau mengantar keluarga yang sedang berobat.

Ifwandi Yusuf mengaku terbantu saat mendampingi keluarganya menjalani pengobatan rawat jalan di Yogyakarta. Menurutnya, keberadaan rumah singgah membuat keluarganya tidak perlu bolak-balik Temanggung–Jogja yang tentu menguras biaya dan tenaga.

“Cukup bagus tempatnya. Ada saudara yang periksa rujukan dari RS Temanggung hasilnya menunggu tiga hari. Daripada pulang pergi, Rumah Singgah ini sangat membantu dari segi biaya dan capeknya pasien,” ucap Ifwandi.

Pengalaman serupa juga dibagikan Leli Emiliya. Ia mengetahui keberadaan rumah singgah saat membesuk tetangganya yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta.

Menurutnya, fasilitas tersebut sangat membantu pasien yang harus menjalani rangkaian pemeriksaan atau pengobatan sehingga tidak perlu bolak-balik ke Temanggung.

“Karena suatu prosedur, daripada pasien bolak balik Temanggung-Jogja, jadi Rumah Singgah ini bisa dipergunakan. Tempat lumayan luas, bersih, dan sangat layak untuk transit pasien dan keluarga yang menemani,” ungkapnya.

Berdasarkan data Dinas Sosial, Rumah Singgah Semarang mencatat 207 kunjungan. Mayoritas penggunanya merupakan pencari kerja, pelajar yang mengikuti kompetisi, hingga atlet daerah.

Sementara itu, Rumah Singgah Yogyakarta melayani 202 kunjungan, yang sebagian besar dimanfaatkan pasien rawat jalan, pasien kemoterapi, serta keluarga yang mendampingi pasien rujukan di RSUP Dr. Sardjito.

Bagi warga Temanggung yang membutuhkan tempat menginap sementara di Semarang maupun Yogyakarta, syaratnya cukup mudah. Mereka hanya perlu menunjukkan KTP Temanggung, selama kamar masih tersedia.

Lewat program ini, Pemkab Temanggung berharap masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit tidak lagi terbebani biaya penginapan saat harus menjalani pengobatan, mencari pekerjaan, maupun mengurus kepentingan penting di luar daerah. (*)

You Might Also Like

Masjid Raya Baiturrahman Stop Speaker Luar Pukul 21.00

PDIP Bersuara Keras soal Kertajati: Jangan Sampai RI Diam-diam Jadi Halaman Belakang AS

Goa Kreo Makin Seru! Ada Sajian Musik Gratis Tiap Minggu Sepanjang Juni 2026

Fix, Tambah Macet! Turunan Gombel Lama Resmi Ditutup untuk Perbaikan Jalan

Jateng Mau Sulap 70 Persen Sampah Jadi Listrik, Mimpi atau Jalan Keluar?

TAGGED:agus gondrongBupati Temanggungrumah singgahtemangung
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article BEDAH KARYA - Budi Purwanto, jurnalis senior Tempo Semarang yang kini berkarier sebagai Video Journalist Reuters, sekaligus Director Paper Sinema, membedah film dokumenter karya mahasiswa USM. Mahasiswa USM Angkat Isu Sosial Lewat Film Dokumenter, Dibedah Jurnalis Reuters
Next Article Tahun Ajaran Baru, Seragam Sekolah Diburu

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah.

Jampidsus Akui Rumah di Sentul Miliknya, Uang dan 74 Kg Emas Juga?

Peneliti Puskampol Indonesia, Andy Suryadi.

Pengamat: ‘Perang’ Antaraparat Untungkan Publik, tapi Bikin Was-was

POLISI SADIS - Anggota Polres Tegal Kota Aiptu Nurudin terancam dipecat, setelah menyiksa secara brutal istri sirinya.

Polisi Penyiksa Istri Terancam Dipecat! Aiptu Nurudin Jalani Sidang Etik

DAPUR MARHAEN--Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Messy Widiastuti (kanan) turun lansung bersama tim membagikan makanan gratis dalam program rutin Dapur Marhaen, Jumat (10/7/2026). (wnu)

Dapur Marhaen Keluar Kandang, Makanan Gratis Dibagikan ke Pinggiran Kota

Ilustrasi kendaraan taktis (rantis) Baracudda milik Polri, dengan pengawalan ketat Brimob.

Polisi Geledah Lokasi ke-13, Polda Metro Jaya Dijaga Ketat Brimob

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Mantan Panglima ABRI dan Wakil Presiden ke-6, Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno.
Info

Obituari: Kesederhanaan dan Integritas Sang Prajurit, Mengenang Try Sutrisno

Maret 2, 2026
Sejumlah barang bukti disita di Markas Ditreskrimsus Polda Jateng. Jumat (23/1/2026). Foto: Eka Setiawan
HukumInfo

Polda Jateng Bongkar Praktik Oplosan Gas Melon di Semarang

Januari 23, 2026
Koleksi berbagai macam keris yang dipamerkan dalam Pagelaran Nasional Syawalan Pusaka 2026 bertajuk “Telusur Jejak Pusaka Mataram Kuno” di Pendopo Pengayoman, Jumat (17/4/2026).
Unik

Agus Gondrong Ajak Gen Z Temanggung Kenali Keris: Bukan Mistis, tapi Warisan Budaya!

April 17, 2026
Hukum

Aksi “Nuthuk” di Kota Lama Viral, Tiga Jukir Liar Diamankan

April 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: Setahun Rumah Singgah Temanggung, Jadi Andalan Pasien saat Berobat ke Semarang dan Jogja
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?