Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
  • Info
    • Ekonomi
      • Sirkular
    • Hukum
    • Olahraga
      • Sepak Bola
    • Pendidikan
    • Politik
      • Daerah
      • Nasional
  • Unik
    • Kerjo Aneh-aneh
    • Lakon Lokal
    • Tips
    • Viral
    • Plesir
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
Reading: PDIP Bersuara Keras soal Kertajati: Jangan Sampai RI Diam-diam Jadi Halaman Belakang AS
Baca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.coBaca yang penting, yang penting baca - Bacaaja.co
Follow US
  • Info
  • Unik
  • Opini
  • Tumbuh
  • Fokus
© 2025 Bacaaja.co
Info

PDIP Bersuara Keras soal Kertajati: Jangan Sampai RI Diam-diam Jadi Halaman Belakang AS

R. Izra
Last updated: Juni 2, 2026 2:34 pm
By R. Izra
3 Min Read
Share
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SEKJEN PDIP - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto. (ist)
SHARE

BACAAJA, JAKARTA – Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto angkat suara soal isu pangkalan militer asing di Indonesia yang belakangan ramai dibahas publik.

Menurut Hasto, keberadaan pangkalan militer asing jelas bertentangan dengan sejarah berdirinya Republik Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Hasto saat jadi pembina upacara Hari Lahir Pancasila di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Bacaaja: Masuk Ruang UTBK Kini Serasa Pemeriksaan Bandara Ketat Banget
Bacaaja: Waduh! Eks-Bos Bank Jateng Keseret Kredit Siluman Proyek Bandara Internasional

“Kalau ada yang berpikir Indonesia ada pangkalan militer asing, maka itu bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan republik ini,” kata Hasto.

Ia bilang sejak dulu Indonesia dikenal punya sikap tegas soal kedaulatan negara. Mulai dari Konferensi Asia Afrika (KAA), Gerakan Non-Blok, sampai Konferensi Anti Pangkalan Militer Asing, menurutnya Indonesia selalu berdiri di garis depan melawan kolonialisme dan dominasi negara besar.

Buat Hasto, kekuatan Indonesia di mata dunia bukan diukur dari seberapa banyak belanja senjata atau alutsista, tapi dari ide dan keberanian politik Indonesia dalam melawan neokolonialisme.

“Kita memimpin dengan ide dan tindakan konkret melawan neokolonialisme dan imperialisme,” ujarnya.

Dalam pidatonya, Hasto juga nyinggung sikap Megawati Soekarnoputri saat masih menjadi presiden. Ia menyebut Megawati pernah bersikap tegas membela Irak ketika terjadi aksi militer sepihak Amerika Serikat.

Selain itu, Megawati juga disebut punya sikap kuat dalam isu Iran dan Timur Tengah.

Pernyataan Hasto ini muncul di tengah ramainya pembahasan soal kerja sama pertahanan Indonesia dan Amerika Serikat terkait rencana pembangunan fasilitas Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) pesawat Hercules C-130 di Bandara Kertajati, Jawa Barat.

Pemerintah AS sebelumnya menawarkan dukungan pendanaan untuk menjadikan Kertajati sebagai pusat perawatan regional pesawat Hercules di Asia.

Meski begitu, Kementerian Pertahanan RI menegaskan fasilitas tersebut bukan pangkalan militer AS.

Namun, sebagian publik dan pengamat tetap khawatir proyek itu bisa membuka jalan bagi kepentingan militer asing masuk ke Indonesia secara perlahan.

Sampai saat ini, Indonesia sendiri belum pernah secara resmi mengizinkan pendirian pangkalan militer asing di wilayah NKRI. Pemerintah juga masih berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. (*)

You Might Also Like

Pilkada Emang Banyak Masalah, tapi Bukan Lempar ke DPRD Solusinya

Pesona Indonesia Bikin Pecah Bazar Amal di Bucharest

RUU Sisdiknas dan “PR Besar” Papua Pegunungan: Ketika Pendidikan Tak Cukup Sekadar Regulasi

Muhammadiyah Rayain Milad ke-113, Puan: Terus Berkhidmat Layani Umat

Baru, David Beckham Tukang Kebun: Dari Lapangan ke Lahan

TAGGED:bandara kertajatiheadlineherculespesawat assekjen pdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp
Previous Article Mengapa Kita Bicara Semakin Cepat dan Nyaring?
Next Article BEKAS ARTIS - Mantan artis ibu kota berinisial F, jadi tersangka penipuan investasi bodong dengan modus love scamming. Jaringan internasional yang berkantor di Solo Raya ini dibongkar oleh Polda Jateng. (ist) Bikin Bule AS Klepek-klepek, Mantan Artis Indonesia Terseret Love Scamming Rp41 Miliar

Ikuti Kami

FacebookLike
InstagramFollow
TiktokFollow

Must Read

Cara Unik Posyandu Solo Rawat Kesehatan Mental Warga

ENGLISH CASTER--Talitha Shahiza menjadi English caster pada grand final Surge Valkyrie Clash, turnamen kualifikasi menuju Esports World Cup. (ist)

Suara Caster Cantik asal Indonesia Menggema di Final Esports Eropa

Wagub: Vokasi Jangan Nunggu SMK, Mulai Saja dari SMP

Dari 22,5 Ribu Lulusan PAUD, Hanya 12 Ribu yang Daftar SD Negeri

Pingin Dagangan Laris? Ikuti Doa-doa Ini

- Advertisement -
Ad image

You Might Also Like

Ilustrasi air keras.
Info

Aktivis KontraS Diteror Siram Air Keras, Begini Reaksi Kapolri

Maret 13, 2026
Ilustrasi godaan mudahnya pencairan pinjaman online (pinjol).
Ekonomi

Utang Pinjol RI Tembus Rp100 Triliun, Gen Z dan Milenial Paling Banyak Terjerat

April 22, 2026
Ekonomi

Jangan Sampai Nyangkut, Pemprov Jateng Buka Posko THR

Maret 4, 2026
Terpidana korupsi, Dheky Martin (baju batik) berdisi usai jadi saksi sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Senin (13/7/2026). (bae)
Hukum

Terpidana Dheky: Gus Miftah Terima Duit Rp100 Juta dari Korupsi DJKA

Juli 13, 2026

Diterbitkan oleh PT JIWA KREASI INDONESIA

  • Kode Etik Jurnalis
  • Redaksi
  • Syarat Penggunaan (Term of Use)
  • Tentang Kami
  • Kaidah Mengirim Esai dan Opini
Reading: PDIP Bersuara Keras soal Kertajati: Jangan Sampai RI Diam-diam Jadi Halaman Belakang AS
© Bacaaja.co 2026
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?